Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Bisnis

Kekhawatiran Batasan Nikotin dan Tar di Sektor Pekerjaan Intensif

Dian Sasmita
Last updated: April 1, 2026 11:48 pm
Dian Sasmita
Share
5 Min Read
SHARE



JAKARTA – Rencana pemeruitah terkait pembatasan kadar nikotin dan tar dalam produk hasil tembakau mendapat penolakan dari berbagai pihak, termasuk pelaku industri dan serikat pekerja. Kebijakan ini merupakan bagian dari Peraturan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan No 2/2025 yang diambil sebagai turunan dari Peraturan Pemerintah (PP) No 28/2024 tentang pelaksanaan UU No 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

Contents
  • Penolakan dari Ekosistem Pertembakauan Nasional
  • Perspektif Industri dan Pekerja
  • Pentingnya Industri Hasil Tembakau
  • Reaksi Serikat Pekerja
  • Ancaman bagi Lapangan Kerja
  • Permintaan Perlindungan dari Serikat Pekerja

Penolakan dari Ekosistem Pertembakauan Nasional

Wakil Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Pengusaha Indonesia (DPN Apindo), Anggana Bunawan menyatakan bahwa kebijakan tersebut menimbulkan ancaman serius bagi industri dari hulu hingga hilir. Ia menegaskan bahwa aturan ini berpotensi memengaruhi nasib ratusan ribu buruh dan tenaga kerja.

Menurut Anggana, meskipun pihaknya menghormati tujuan dari aturan tersebut, ada beberapa keberatan dari sisi pelaku usaha. Salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan adalah karakteristik bahan baku lokal, khususnya daun tembakau Indonesia yang secara alami memiliki kadar nikotin lebih tinggi dibandingkan negara lain.

Ia memberikan contoh dengan Brazil, yang sering dijadikan rujukan dalam sektor pertembakauan. Namun, karakteristik daun tembakau di Brazil memiliki kadar nikotin yang jauh lebih rendah dibandingkan Indonesia. Hal ini membuat standar yang diterapkan di luar negeri tidak bisa langsung disamakan dengan kondisi di dalam negeri.

Perspektif Industri dan Pekerja

Meskipun banyak produsen nasional yang telah merambah pasar global, Anggana menilai risiko jangka pendek dan menengah tetap harus diperhitungkan jika kebijakan baru ini dipaksakan berlaku dalam waktu singkat. Ia menilai masa transisi selama 5 tahun yang direncanakan pemerintah masih sangat jauh dari realistis untuk kesiapan industri nasional.

Apindo berharap adanya proses transisi yang jelas dan dialog konstruktif antara pemerintah dan pelaku usaha agar tidak terjadi polarisasi merugikan. Selain itu, ia meminta proses selanjutnya melibatkan pertimbangan ekonomi menyeluruh agar industri dan seluruh pemangku kepentingan dapat melakukan adaptasi dengan baik terhadap peraturan tersebut.

Pentingnya Industri Hasil Tembakau

Industri hasil tembakau (IHT) dinilai sebagai sektor padat karya yang perlu dilindungi. Sektor ini mampu menyerap sekitar 6 juta tenaga kerja, mulai dari petani hingga pekerja pabrik, logistik, dan distribusi. Selain itu, IHT juga berkontribusi signifikan terhadap APBN melalui cukai hasil tembakau (CHT) yang menyumbang sekitar 10-30% dari total penerimaan negara.

Anggana menilai bahwa kondisi perekonomian saat ini sedang sulit, ditambah dengan berbagai risiko global. Oleh karena itu, industri memerlukan kebijakan yang lebih akomodatif, bukan justru menekan.

Reaksi Serikat Pekerja

Di sisi lain, serikat pekerja menunjukkan reaksi yang lebih keras terhadap penentuan batas maksimal nikotin dan tar. Ketua Serikat Pekerja Rokok, Tembakau, Makanan, dan Minuman (RTMM) DIY, Waljid Budi Lestarianto menyebut wacana regulasi tersebut sebagai mimpi buruk bagi para buruh.

Ia menilai bahwa aturan seperti diversifikasi tembakau, penyeragaman kemasan, dan pembatasan bahan tambahan akan menghantam daya saing produk dalam negeri. Akhirnya, semua aturan ini berdampak pada keberlangsungan lapangan pekerjaan.

Ancaman bagi Lapangan Kerja

Waljid mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sekitar 158.000 anggota FSP RTMM-SPSI yang mayoritas bekerja di sektor Sigaret Kretek Tangan (SKT). Sektor ini menjadi paling rentan jika aturan pembatasan kadar maksimal nikotin dan tar diterapkan.

Standar kadar nikotin sebesar 1 miligram dan tar sebesar 10 miligram dinilai sangat mustahil untuk dipenuhi oleh produk rokok kretek asli Indonesia. Menurutnya, untuk Sigaret Kretek Mesin (SKM) saja sulit memenuhi syarat tersebut, apalagi bagi SKT yang biasanya tanpa filter dan memiliki kadar nikotin serta tar yang lebih tinggi.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar upaya pengendalian konsumsi. Ia menilai aturan baru ini sebagai upaya penghancuran industri secara sistematis yang akan berujung pada hilangnya mata pencaharian ratusan ribu pekerja.

Permintaan Perlindungan dari Serikat Pekerja

Waljid mengkritik sikap pemerintah yang terkesan tidak memberikan ruang negosiasi atau nilai tawar bagi para pekerja dalam perumusan kebijakan ini. Ia mengibaratkan aturan tersebut sebagai penanda akhir bagi industri hasil tembakau (IHT) di Indonesia karena tidak adanya keseimbangan antara kepentingan kesehatan dan keberlanjutan ekonomi rakyat kecil.

Pihak serikat pekerja telah melayangkan surat aspirasi kepada Presiden dan DPR RI untuk meminta perlindungan atas hak-hak mereka sebagai pekerja. Mereka menuntut pemerintah bertanggung jawab atas kehilangan mata pencaharian dan penghancuran sawah serta ladang tempat mereka bekerja. Jika tidak ada solusi, mereka akan melakukan aksi unjuk rasa kepada pemerintah.

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByDian Sasmita
Penulis yang memulai karier dari blog pribadi sebelum akhirnya bergabung dengan media online. Ia menyukai dunia tulis-menulis sejak sekolah. Hobinya adalah traveling, membaca novel klasik, dan membuat jurnal harian. Setiap perjalanan dan interaksi manusia selalu menjadi bahan inspirasinya. Motto: "Setiap sudut kota punya cerita yang patut dibagikan."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Bisnis

7 Tips Cari Uang Tambahan di Jelang Ramadhan: Ibu Rumah Tangga Manfaatkan Live Shopping

February 4, 2026
Bisnis

Galeri 24, Antam, UBS Serentak Rilis: Harga dan Buyback Emas Pegadaian 30 Desember 2025

December 31, 2025
Bisnis

Aldi Taher Siap Berkibar di New York Bersama Momen Official untuk Promosikan Batik

April 15, 2026
Bisnis

Saldo Ayu Puspita Tinggal Ratusan Ribu, Padahal Pernah Raup Rp19 M, Ternyata Buat DP Ini

December 10, 2025
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?