Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Politik

Kecam Skandal Guru di Masjid, Gubernur Mahyeldi Usulkan Penjara Terpencil untuk Isolasi

Denis Arjuna
Last updated: December 22, 2025 12:50 pm
Denis Arjuna
Share
5 Min Read
SHARE

Usulan Pembangunan Penjara Khusus di Mentawai untuk Pelaku Penyimpangan Sosial

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, melontarkan usulan tegas yang langsung menyita perhatian publik. Ia mengusulkan pembangunan penjara khusus di Kepulauan Mentawai bagi pelaku penyimpangan sosial, dengan tujuan mengisolasi mereka dari kehidupan masyarakat luas. Usulan ini mencuat di tengah kegemparan publik setelah terungkapnya kasus dugaan perbuatan asusila yang melibatkan oknum guru SMA di Kota Padang.

Peristiwa tersebut dinilai telah mencoreng dunia pendidikan dan melukai nilai-nilai sosial serta agama yang dijunjung tinggi masyarakat Sumatera Barat. Kasus ini memicu reaksi keras dari pemerintah daerah, termasuk pengambilan tindakan tegas terhadap pelaku.

Peristiwa Penggerebekan di Masjid

Kegemparan bermula dari penggerebekan seorang oknum guru berinisial S (58) yang diduga melakukan perbuatan asusila dengan seorang pria muda di toilet sebuah masjid. Pria muda tersebut diketahui berinisial LVSZ (18) dan merupakan mantan murid dari oknum guru bersangkutan. Peristiwa ini terjadi di sebuah masjid di Kota Padang pada Senin (15/12/2025) dan sontak memicu kemarahan warga.

Gubernur Mahyeldi menilai bahwa kasus ini tidak bisa dipandang sebelah mata, karena berpotensi menimbulkan dampak sosial yang luas jika tidak ditangani secara serius. Ia memastikan bahwa oknum guru tersebut telah diproses oleh pihak terkait dan meminta agar aturan ditegakkan, termasuk aturan adat.

Penjara Khusus di Mentawai: Tujuan dan Alasan

Dalam pernyataannya, Mahyeldi kembali mengingatkan bahwa dirinya pernah mengusulkan pembangunan penjara khusus di wilayah kepulauan. Ia menyampaikan bahwa Mentawai perlu dirancang penjara, di suatu pulau, dengan harapan bahwa pelaku-pelaku penyimpangan atau pelanggaran lainnya bisa terisolasi di satu tempat.

Ia menilai, perilaku menyimpang memiliki potensi untuk menyebar apabila tidak ditangani secara serius dan sistematis. “Ini seperti penyakit yang bisa melebar. Biasanya orang yang pernah mengalami perlakuan itu, kemudian bisa menjadi pelakunya,” sambung Mahyeldi.

Seleksi Ketat Guru Jadi Sorotan

Mahyeldi juga mengungkapkan bahwa jauh sebelum kasus ini mencuat, ia telah memberikan penekanan khusus kepada Dinas Pendidikan Sumatera Barat agar lebih selektif dalam menempatkan tenaga pendidik. Ia menegaskan bahwa lingkungan pendidikan harus benar-benar steril dari perilaku yang berpotensi merusak moral dan kepercayaan masyarakat.

Disdik Sumbar Siapkan Sanksi Terberat

Sementara itu, Dinas Pendidikan Sumatera Barat (Disdik Sumbar) menyatakan sikap tegas atas dugaan tindakan asusila yang melibatkan oknum guru SMA berinisial S (58). Oknum ASN tersebut diduga tertangkap basah bersama LVSZ (18) saat melakukan hubungan sesama jenis di kamar mandi masjid pada Senin (15/12/2025).

Disdik Sumbar memastikan akan mengusulkan sanksi disiplin terberat, termasuk pemecatan, apabila yang bersangkutan terbukti bersalah secara hukum.

Kronologi Penggerebekan di Masjid

Peristiwa penggerebekan terjadi sekitar pukul 10.45 WIB di kamar mandi masjid yang berlokasi di Kelurahan Teluk Kabung Utara, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang. Kapolsek Bungus Teluk Kabung, AKP Syamsurijal, membenarkan bahwa kedua orang tersebut diamankan oleh pengurus masjid bersama warga setempat.

“Identitas kedua orang tersebut, satu berinisial S (58) merupakan ASN guru, dan satu lagi LVSZ (18) adalah mantan pelajar,” ujar AKP Syamsurijal. Setelah diamankan, keduanya beserta barang bukti berupa dua unit ponsel dan satu unit sepeda motor diserahkan ke Satpol PP Kota Padang untuk diproses lebih lanjut.

Disdik: Ini Mencoreng Dunia Pendidikan

Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Habibul Fuadi, mengaku sangat prihatin atas kasus yang dinilainya mencoreng marwah dunia pendidikan. Ia menyebutkan bahwa Disdik Sumbar telah melakukan pemeriksaan internal dan tengah memproses pemberhentian oknum guru tersebut sebagai ASN dan tenaga pendidik.

Saat ini, yang bersangkutan juga sudah tidak lagi menjalankan aktivitas mengajar. “Ini menyangkut marwah guru, martabat sekolah, dan kepercayaan orang tua. Hasil pemeriksaan akan mengarah pada hukuman disiplin berat berupa pemberhentian,” tegasnya. Habibul menekankan bahwa guru harus menjadi teladan dan memiliki tanggung jawab moral di tengah masyarakat. Perilaku yang melanggar nilai agama dan norma sosial, menurutnya, tidak akan ditoleransi di lingkungan pendidikan Sumatera Barat. Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua siswa, agar tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada pihak berwenang.

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByDenis Arjuna
Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Politik

Sinyal Kuat “Mr J” Menggema dari Cirebon, Jokowi Siapkan PSI Kuasai Pemilu 2029

February 4, 2026
Politik

Presiden Prancis ke Cina, Redam Ketegangan Dagang Eropa-Beijing?

December 3, 2025
Politik

Di Balik Kritik Mens Rea, Pandji Sebut Harga Rumah Naik Setiap Senin

January 19, 2026
Politik

Bupati Bogor Minta KPK Awasi Proyek Tambang dan Jalan Rancabungur-Leuwiliang

January 25, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?