Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Politik

Kapan Pembebasan Lahan Tol Getaci Selesai? Daftar Desa dan Luas Lahan Terdampak di Kabupaten Bandung

Denis Arjuna
Last updated: December 5, 2025 8:02 am
Denis Arjuna
Share
4 Min Read
SHARE

Proyek Tol Getaci: Tantangan dan Perkembangan Terkini

Pada kunjungannya ke Bandung awal November 2025, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyampaikan target pembangunan proyek Tol Getaci akan dimulai pada tahun 2026. Hal ini sejalan dengan rencana pelaksanaan lelang ulang proyek jalan tol tersebut. Namun, untuk mencapai target tersebut, beberapa tantangan masih harus dihadapi, terutama dalam hal pembebasan lahan.

Contents
  • Proyek Tol Getaci: Tantangan dan Perkembangan Terkini
  • Fokus Pembebasan Lahan di Segmen Gedebage – Garut Utara
  • Luas Lahan yang Terdampak di Kabupaten Bandung

Pemprov Jabar sebelumnya berharap bahwa pembangunan konstruksi proyek Tol Getaci dapat dimulai setelah proses pembebasan lahan selesai. Namun, hingga saat ini, fokus pembebasan lahan masih berada di segmen Gedebage (Kota Bandung) hingga Kecamatan Banyuresmi (Garut utara). Padahal, ruas yang akan ditawarkan di lelang pada tahun 2026 kemungkinan adalah ruas Gedebage hingga Tasikmalaya.

Di segmen ini, sebanyak 44 desa dan 1 kelurahan yang berada di Kota Bandung, Kabupaten Bandung, dan Garut utara akan terdampak oleh proyek pembangunan jalan tol tersebut. Artinya, sebelum pelaksanaan lelang, proses pembebasan lahan harus sudah menunjukkan kemajuan signifikan. Sayangnya, hingga Oktober 2025, hanya 5 desa saja di wilayah Garut utara yang telah selesai melalui proses pembebasan lahan.

Fokus Pembebasan Lahan di Segmen Gedebage – Garut Utara

Saat ini, fokus pembebasan lahan masih berada di segmen Gedebage hingga Garut utara karena izin penetapan lokasi (penlok) yang dikeluarkan Pemprov Jabar baru berlaku di segmen tersebut. Pemprov Jabar masih menunggu izin penlok untuk segmen Garut utara hingga Tasikmalaya. Izin penlok ini sangat penting karena akan menjadi dasar bagi proses pembebasan lahan.

Hingga saat ini, pembebasan lahan belum mencapai segmen Garut utara hingga Tasikmalaya karena belum ada izin penloknya. Oleh karena itu, proses pembebasan lahan di segmen tersebut masih tertunda.

Luas Lahan yang Terdampak di Kabupaten Bandung

Untuk segmen Gedebage hingga Garut utara, rute jalan tol akan melewati 45 desa/kelurahan. Di antaranya, 1 kelurahan berada di Kota Bandung, 27 desa di Kabupaten Bandung, dan 17 desa di Kabupaten Garut. Luas lahan yang terdampak proyek Tol Getaci di wilayah Kabupaten Bandung bervariasi, tergantung dari kebutuhan dan rute atau trase yang telah ditentukan.

Beberapa desa memiliki lahan yang terdampak mencapai puluhan hektar, sementara ada juga desa yang lahannya terdampak relatif kecil, yakni di bawah satu hektar. Berikut adalah daftar desa dan luas lahan di wilayah Kabupaten Bandung yang terdampak proyek Tol Getaci:

  • Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang : 18,24 Ha
  • Desa Sukamanah, Kecamatan Rancaekek : 25,34 Ha
  • Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek : 5,70 Ha
  • Desa Tegalsumedang, Kecamatan Rancaekek : 10,08 Ha
  • Desa Cibodas, Kecamatan Solokanjeruk: 10,08 Ha
  • Desa Langensari, Kecamatan Solokanjeruk : 10,42 Ha
  • Desa Padamukti, Kecamatan Solokanjeruk : 41,42 Ha
  • Desa Panyadap, Kecamatan Solokanjeruk : 17,40 Ha
  • Desa Cijagra, Kecamatan Paseh : 11,73 Ha
  • Desa Cigentur, Kecamatan Paseh : 0,57 Ha
  • Desa Karangtunggal, Kecamatan Paseh : 0,77 Ha
  • Desa Tangsimekar, Kecamatan Paseh : 12,72 Ha
  • Desa Cipedes, Kecamatan Paseh : 7,85 Ha
  • Desa Srirahayu, Kecamatan Cikancung : 10,35 Ha
  • Desa Mekarlaksana, Kecamatan Cikancung : 10,64 Ha
  • Desa Ciluluk, Kecamatan Cikancung : 20,63 Ha
  • Desa Cikancung, Kecamatan Cikancung : 15,53 Ha
  • Desa Mandalasari, Kecamatan Cikancung : 3,27 Ha
  • Desa Cihanyir, Kecamatan Cikancung : 8,47 Ha
  • Desa Narawita, Kecamatan Cicalengka : 9,96 Ha
  • Desa Margaasih, Kecamatan Cicalengka : 1,96 Ha
  • Desa Ciherang, Kecamatan Nagreg: 23,08 Ha
  • Desa Ganjar Sabar, Kecamatan Nagreg: 13,79 Ha
  • Desa Bojong, Kecamatan Nagreg : 66,85 Ha
  • Desa Mandalawangi, Kecamatan Nagreg : 32,85 Ha
  • Desa Citaman, Kecamatan Nagreg : 2,03 Ha
  • Desa Nagreg, Kecamatan Nagreg: 0,41 Ha

Itulah daftar desa di wilayah Kabupaten Bandung yang terdampak proyek Tol Getaci, serta luas lahan yang akan tergusur untuk proyek calon jalan tol terpanjang di Indonesia tersebut.

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByDenis Arjuna
Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Politik

Pemkab Sigi Serap Aspirasi Warga Pipikoro untuk Kembangkan Ekonomi Hijau dan Hilirisasi Pertanian

February 10, 2026
Politik

Arus Mudik Dimulai, Menhub Tegaskan Sanksi untuk Pelanggar Diskon Transportasi

March 19, 2026
Politik

Jabatan Sipil Polisi: Antara Putusan MK dan Kebijakan Pemerintah

January 29, 2026
Politik

Saan Mustofa Tanyakan Niat KDM Relokasi Warga Karangligar untuk Bangun Danau

January 29, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?