Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Daerah

Kalbar Terendam Banjir, Ratusan Ribu Terdampak, BPBD Minta Daerah Tetapkan Status Bencana

Wahyudi
Last updated: January 19, 2026 1:39 am
Wahyudi
Share
5 Min Read
SHARE

Cuaca Ekstrem Terus Mengancam Wilayah Kalimantan Barat

Hujan ekstrem masih berpotensi terjadi di Kalimantan Barat hingga 10 Januari 2026. Berdasarkan prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), intensitas hujan yang sangat ekstrem dilaporkan terjadi di Kabupaten Landak. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi cuaca yang tidak menentu masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Banjir dan banjir bandang telah melanda berbagai daerah di Kalbar, termasuk Kabupaten Sambas, Sekadau, Sintang, Melawi, Bengkayang, serta Kota Singkawang. Ribuan warga terdampak, sementara sebagian data masih dalam proses pendataan. Koordinator Harian Pusdalops Penanggulangan Bencana BPBD Kalbar, Daniel, mengungkapkan bahwa hampir seluruh kabupaten dan kota di Kalbar diguyur hujan sedang hingga lebat pada Jumat, 9 Januari 2026. Bahkan, hujan dengan intensitas sangat ekstrem dilaporkan terjadi di Kabupaten Landak.

Akibat kondisi cuaca tersebut, banjir dilaporkan melanda sejumlah daerah di Kalbar. Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Kalbar, banjir terjadi di Kabupaten Sambas, Sekadau, Sintang, Melawi, Bengkayang, serta Kota Singkawang. Di Kabupaten Sambas, banjir telah terjadi sejak 5 Januari 2026 di Kecamatan Galing. Sebanyak 406 kepala keluarga (KK) atau 1.724 jiwa terdampak akibat genangan air yang merendam permukiman warga.

Di Kabupaten Sekadau, banjir melanda dua kecamatan. Di Kecamatan Nanga Taman, banjir merendam Desa Melati dengan 246 KK atau 902 jiwa terdampak, serta Desa Mongko dengan 530 KK atau 1.921 jiwa terdampak. Di Kecamatan Nanga Mahap, banjir terjadi di Desa Lembah Beringin dengan jumlah terdampak mencapai 417 KK atau 1.382 jiwa.

Di Kota Singkawang, banjir dilaporkan terjadi di Jalan Kediri, tepatnya di kawasan belakang Kantor Wali Kota Singkawang. Namun hingga Jumat pagi, BPBD Kalbar belum menerima laporan resmi terkait jumlah warga maupun fasilitas umum yang terdampak. “Banjir di Singkawang dipicu hujan lebat yang terjadi sejak 7 hingga 8 Januari 2026 serta dipengaruhi oleh banjir rob,” jelas Daniel.

Untuk Kabupaten Sintang, BPBD melaporkan terjadinya banjir bandang di Desa Nanga Pari, Kecamatan Tempunak. Hingga saat ini, data jumlah warga dan fasilitas umum yang terdampak masih dalam proses pendataan karena BPBD setempat masih melakukan kaji cepat di lapangan.

Selain itu, banjir juga dilaporkan terjadi di Kabupaten Bengkayang, meskipun data rinci dampak banjir masih menunggu laporan resmi dari BPBD setempat. Di Kabupaten Melawi, dampak bencana terbilang cukup luas. Banjir dan banjir bandang terjadi di sejumlah kecamatan.

Di Kecamatan Tanah Pinoh, banjir merendam Desa Bata Luar dengan 88 KK atau 245 jiwa terdampak, Desa Maris Permai 55 KK atau 160 jiwa, Desa Bina Jaya 45 KK atau 120 jiwa, serta Desa Pelita Kenaya sebanyak 51 KK atau 172 jiwa. Sementara itu, di Kecamatan Tanah Pinoh Barat, banjir bandang melanda Desa Keluas Hulu, Harapan Jaya, Laja, Lintah Taum, Ulak Muid, Pelita Jaya, dan Bukit Raya.

Di Kecamatan Belimbing, banjir terjadi di Desa Balai Agas dengan 179 KK terdampak dan Desa Upit sebanyak 70 KK. Selain banjir, tanah longsor juga dilaporkan terjadi di Desa Bemban Permai, Kecamatan Ella Hilir, meski data dampaknya masih dalam pendataan.

Untuk mengantisipasi dampak bencana yang lebih luas, BPBD Kalbar mendorong pemerintah kabupaten dan kota segera menetapkan status siaga banjir dan tanah longsor. “Dengan penetapan status siaga, penanganan bisa lebih masif karena melibatkan banyak pihak,” ujar Daniel. Hingga saat ini, baru dua daerah yang telah menetapkan status siaga bencana, yakni Kabupaten Mempawah dengan status siaga hingga 11 Maret 2026 dan Kabupaten Ketapang hingga 31 Maret 2026.

BPBD Kalbar juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai, wilayah pesisir, dan daerah rawan banjir, agar tetap waspada. Warga diminta menyiapkan tas siaga berisi obat-obatan, perlengkapan evakuasi mandiri, serta dokumen penting keluarga. Selain itu, pengurus lingkungan seperti RT, RW, dan kepala dusun diimbau untuk segera berkoordinasi dengan pihak PLN apabila banjir merendam rumah warga, agar aliran listrik dapat diputus sementara guna mencegah terjadinya kejadian yang tidak diinginkan.

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByWahyudi
Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Daerah

Petugas Wisata Kembalikan Dompet Pengunjung, Putri Lega Isinya Utuh

March 30, 2026
Daerah

Kalender 2026: Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama Sesuai SKB 3 Menteri, Kapan Lebaran?

January 29, 2026
Daerah

5 Fakta Menarik Kota Salinas, Penghasil Selada Terbesar Amerika!

December 29, 2025
Daerah

Ratusan Sopir Angkot Lembang Demo Kantor Bupati, Minta Uang Kompensasi Dedi Mulyadi Diselesaikan

January 4, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?