Inara Rusli Kembali Rujuk dengan Insanul Fahmi, Ini Penjelasan dan Alasan yang Membuatnya Memilih Berdamai
Inara Rusli, selebgram ternama di Indonesia, dikabarkan kembali rujuk dengan suami sirinya, Insanul Fahmi. Pasangan ini sebelumnya menikah secara siri pada Agustus 2025 lalu. Rujuknya mereka terjadi setelah bertemu dan meminta nasihat dari Buya Yahya. Peristiwa ini menarik perhatian publik, terutama karena keterkaitan Insan dengan istri sahnya, Wardatina Mawa.
Peran Buya Yahya dalam Rujuknya Inara dan Insan
Menurut Ustaz Derry Sulaiman, mantan gitaris band Betrayer, ia tidak tahu apa pun tentang keputusan Inara untuk kembali ke pelukan Insan. Ia mengatakan bahwa Inara dan Insan telah rujuk setelah pulang dari pertemuan dengan Buya Yahya.
“Mereka itu kan seperti itu tuh (rujuk) setelah pulang dari Buya Yahya. Jadi aku enggak tahu apa di balik semua ini,” ujar Derry, dikutip dari Intens Investigasi, Sabtu (3/1/2025).
Ia juga menyebut bahwa selama ini Inara hanya memperkenalkan Insan sebagai calon suaminya. “Kalau yang aku tahu tuh mereka waktu dikenalkan ke aku masih calon, tahu-tahu sudah menikah saya enggak tahu,” katanya.
Derry bahkan tidak tahu bagaimana proses pernikahan antara Inara dan Insan berlangsung. “Bagaimana cara menikah saya juga enggak tahu. Jadi kalau sekarang ada statement seperti itu ya mungkin lebih tahu ya orang-orang yang menikahkan dan Buya sendiri,” tambahnya.
Alasan Inara Mau Rujuk dengan Insan
Sebelumnya, Inara merasa dibohongi oleh Insan tentang status single-nya hingga mau dinikahi secara siri. Padahal, Insan diketahui masih memiliki istri sah, Wardatina Mawa. Akibatnya, Inara melaporkan Insan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penipuan dan perselingkuhan.
Namun, setelah kasus ini memanas, Inara memilih untuk berdamai dengan Insan dan mencabut laporannya di Polda Metro Jaya, Senin (29/12/2025). Ada tiga alasan utama yang membuatnya memilih berdamai:
-
Insan Menunjukkan Iktikad Baik
Inara menyebut bahwa Insan telah menunjukkan iktikad baik dengan berani menemui keluarganya. “Karena saudara Insan sudah menunjukkan iktikad baik untuk menemui keluarga saya,” kata Inara, dikutip dari YouTube Grid ID. -
Insan Mengklarifikasi Masalah
Inara juga menyebut bahwa Insan bersedia mengklarifikasi permasalahan yang sedang ramai dibicarakan. “Dia mau mengklarifikasi semuanya,” lanjutnya. -
Inara Ingin Taat kepada Suami
Sebagai seorang muslimah, Inara ingin tetap menjadi wanita yang taat kepada suami. Meskipun hubungan mereka awalnya penuh kontroversi, Inara memilih untuk berdamai dan mencabut laporan yang telah diajukan.
Peran Kuasa Hukum Inara
Kuasa hukum Inara, Daru Quthny, juga membenarkan bahwa kliennya dan Insan sempat melakukan pertemuan dengan dihadiri keluarga. “Jadi udah beberapa kali pertemuan antar keluarga,” kata Daru.
Menurutnya, Insan telah menunjukkan itikad baik usai masalah ini ramai menjadi perbincangan publik. Inara akhirnya memilih untuk berdamai dan mencabut laporan yang telah masuk di kepolisian. “Kita lihat dia ada itikad baik dari pihak terlapor, yaudah kita jalankan seperti itu,” jelas Daru.
Inara dan tim kuasa hukum juga berharap perdamaian bisa terjadi dengan Wardatina Mawa. “Saya berharap kita akan mau lakukan juga terhadap Ibu Mawa,” ujar Daru.
Status Perdamaian dengan Wardatina Mawa
Di sisi lain, Wardatina Mawa belum mau berdamai dengan Insan. Hal ini diungkap oleh kuasa hukum Mawa, Darma Praja. “Kalau kita bicara masalah perdamaian ya, sampai detik ini memang tidak ada arah pembicaraan perdamaian sampai sekarang,” ungkap Darma.
Sebelumnya, Insan sempat menghubungi Mawa untuk bertemu, tetapi ditolak mentah-mentah karena ingin bertemu berdua tanpa adanya pihak lain. “Memang ada dari pihak Insan itu mengirimkan WA kepada Mawa untuk bertemu berdua, itu ditolak oleh Mawa, dia keberatan,” beber Darma.
Menurut Darma, Insan seharusnya menemui keluarga Mawa terlebih dahulu untuk memberikan klarifikasi langsung. “Ya harusnya kan mungkin lebih baik lagi misalkan dia bisa bertemu keluarganya Mawa juga,” tuturnya.
Darma kembali menegaskan bahwa sampai saat ini, kliennya belum membicarakan mengenai perdamaian dengan Insan. “Jadi sampai saat ini belum ada perdamaian,” tandasnya.
