Konflik Keluarga Selebgram Tasyi Athasyia dan Kakaknya, Selvi Salavia
Momen Lebaran yang biasanya menjadi waktu untuk mempererat ikatan keluarga kini justru menjadi sumber polemik di kalangan keluarga selebgram Tasyi Athasyia. Perselisihan antara Tasyi dengan kakak sulungnya, Selvi Salavia alias Ceppy, terjadi setelah foto kebersamaan dalam acara Lebaran diunggah oleh Ceppy tanpa izin dari Tasyi. Kejadian ini memicu perdebatan di media sosial dan menunjukkan dinamika hubungan keluarga yang selama ini tidak terlihat.
Peristiwa Awal yang Memicu Ketegangan
Pada awalnya, foto kebersamaan keluarga yang diunggah oleh Ceppy tampak hangat dan harmonis. Namun, di balik layar, hubungan antara Tasyi dan Ceppy ternyata sedang tidak baik. Tasyi merasa tidak dihargai karena fotonya diunggah tanpa izin, meskipun mereka sebenarnya tidak saling menyapa saat momen tersebut berlangsung.
Tasyi mengungkapkan kekecewaannya melalui media sosial. Ia menegaskan bahwa ia tidak memulai konflik tersebut, tetapi merasa diperlakukan tidak adil oleh kakaknya. “Ka Ceppy kaget banget! Kok bisa upload foto aku, padahal aslinya enggak mau nyapa aku,” ujar Tasyi.
Penjelasan dari Selvi Salavia
Menanggapi komentar Tasyi, Ceppy memberikan klarifikasi melalui kolom komentar. Ia menjelaskan bahwa unggahan foto tersebut dilakukan karena ada tamu yang tidak mengetahui kehadiran Tasyi dalam acara keluarga tersebut. Ia juga menegaskan bahwa foto tersebut sudah dihapus dan meminta agar situasi tidak dibesar-besarkan, terutama karena masih dalam suasana Lebaran.
“Karena ada tamu aku yang enggak melihat ada kamu. Santai dan tenang, sudah dihapus kok. Sabar ya baru beres Lebaran masa marah-marah dan nyalahin mama?” ujar Ceppy.
Keterlibatan Sang Ibu dalam Konflik
Situasi semakin memanas ketika sang ibu, Alawiyah Alatas, turut angkat bicara. Ia mengaku menerima perlakuan kurang menyenangkan dari anaknya terkait unggahan foto tersebut. Pernyataan itu memicu beragam reaksi dari warganet, mulai dari yang menyayangkan sikap Ceppy hingga mengkritik peran ibu yang dianggap tidak menjadi penengah.
Di tengah derasnya komentar publik, Alawiyah Alatas akhirnya menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf melalui unggahan terbarunya di Instagram. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan doa yang diberikan untuk keluarganya.
“Terimakasih untuk semua yang sudah mendoakan keluarga saya,” ujar Ibu Ala, dikutip Tribunnews, Rabu (25/3/2026).
Ia juga berterima kasih karena publik terus memberikan doa serta pandangan yang baik untuk keluarganya di tengah situasi ini. “Terimakasih untuk memberikan pandangan penilaian dukungan, mohon doa,” lanjutnya.
Selain itu, ia menyampaikan permohonan maaf kepada warganet atas kegaduhan yang terjadi akibat unggahan sebelumnya. “Dan mohon maaf untuk semua yang telah komen di foto saya sebelumnya love you all.”
Menutup pernyataannya, ia mengingatkan bahwa sebagai manusia, dirinya dan keluarga tidak luput dari kesalahan. “Manusia tidak luput dari kesalahan kesempurnaan hanya milik Allah,” pungkasnya.

Kronologi Permasalahan
Permasalahan ini bermula dari momen kebersamaan keluarga saat Lebaran yang sempat diabadikan dalam sebuah foto yang diunggah oleh Selvi Alavia di Instagramnya. Dalam unggahan tersebut, Tasyi Atashyia terlihat berada dalam satu frame bersama keluarga, termasuk sang kakak, Selvi Alavia alias Ceppy.
Namun, di balik foto itu, hubungan keduanya ternyata sedang tidak baik. Ketegangan mulai muncul ketika Ceppy mengunggah foto tersebut ke media sosial tanpa izin dari Tasyi. Merasa keberatan, Tasyi kemudian menegur sang kakak secara terbuka. Ia mengaku terkejut karena fotonya diunggah, padahal menurutnya mereka bahkan tidak saling menyapa saat momen itu berlangsung.
Perselisihan yang terjadi di ruang publik itu kemudian berlanjut dan menarik perhatian sang ibu, Alawiyah Alatas. Ia mengaku ikut terseret dalam konflik tersebut, bahkan mendapatkan respons emosional dari Tasyi melalui sambungan telepon.
“Saya dibentak-bentak lewat telepon. Dia minta saya bilang ke Ceppy kenapa (fotonya) diupload. Saya sampai deg-degan nangis. Kalian enggak tahu sifat asli dia. Kepada ibunya saja dia tidak punya adab. Dia merasa pemegang kunci surga,” imbuh ibu Ala.
