Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Politik

Heboh Tabel Bantuan Kementan untuk Bencana Sumatera, Harga Beras Rp60 Ribu/kg

Denis Arjuna
Last updated: December 14, 2025 11:14 am
Denis Arjuna
Share
7 Min Read
SHARE

Kementerian Pertanian Meminta Maaf Atas Kesalahan Penulisan Data Bantuan Beras

Sebuah foto yang menampilkan rincian bantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan) beredar di media sosial dan memicu heboh. Tabel tersebut menunjukkan 13 poin jenis barang, volume, dan nilai dalam rupiah. Dari foto tersebut, terlihat bahwa total bantuan sebesar Rp 73,5 miliar digunakan untuk berbagai kebutuhan.

Contents
  • Kementerian Pertanian Meminta Maaf Atas Kesalahan Penulisan Data Bantuan Beras
  • Update Bencana Alam Sumatra
  • Wilayah yang Masih Terisolasi

Namun yang menjadi sorotan utama adalah harga beras yang tercantum. Netizen ramai-ramai berkomentar karena jika diubah ke dalam satuan kilogram, harga beras mencapai Rp 60 ribu per kilogram. Padahal, harga beras medium di pasaran hanya sekitar Rp 14 ribu per kilogram.

Dalam laporan bantuan Kementan untuk korban bencana banjir dan longsor, terdapat data tentang beras dengan volume 21.874 dan nilai Rp 1.312.450.000. Jika dirupiahkan, harga beras per kilogram menjadi Rp 60 ribu. Narasi ini beredar liar dan menjadi konsumsi warganet yang tidak puas dengan harga beras yang terlalu mahal.

Pada Senin (8/12/2025), Biro Komunikasi Kementan menyampaikan permohonan maaf. Lewat akun Instagram resminya, Kementan mengklarifikasi bahwa bantuan beras sudah mencapai Rp 16 miliar, bukan lagi Rp 1,3 miliar. Penulisan awal 21.874 volume beras juga diluruskan menjadi 21.874 paket dengan masing-masing berisi 5 kilogram.

Berikut isi tulisan yang diunggah dalam gambar:

  • Bantuan beras Kini Sudah Mencapai 16 Miliar, Bukan Lagi 1,3 Miliar.
  • Terkait data bantuan logistik untuk wilayah terdampak bencana di Sumatera, Kementan menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan warganet yang ikut mengawasi penyaluran bantuan logistik.
  • Bantuan yang diterima Kementan bukan dalam bentuk dana, melainkan langsung berupa barang.
  • Terkait data bantuan beras, terdapat kurang sempurnanya penulisan informasi satuan, yakni semestinya per paket 5 kg.
  • Total volume beras yang dimaksud pada data awal adalah 21.874 paket, masing-masing berisi 5 kilogram.
  • Saat ini bantuan beras pemerintah sudah mencapai 1.200 ton senilai 16 miliar rupiah.
  • Kementerian Pertanian tidak membeli barang-barang bantuan tersebut menggunakan anggaran, melainkan menerima langsung bantuan dalam bentuk barang dari mitra dan pihak yang ingin berkontribusi.

Harga beras hasil klarifikasi tersebut sesuai dengan harga beras di pasaran umumnya, yaitu sekitar Rp 14 ribu per kilogram.

Update Bencana Alam Sumatra

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis perkembangan terbaru jumlah korban terdampak banjir dan longsor di Pulau Sumatra. Paska banjir menerjang Sumatra, lebih dari 900 orang meninggal dunia, banyak bangunan rumah dan infrastruktur layanan pemerintah serta kesehatan rusak. Penanganan bencana pun kini masih diupayakan.

BNPB melaporkan, total ada 961 orang meninggal dunia akibat banjir tiga provinsi hingga Senin (8/12/2025) siang pukul 14.30 WIB. Dikutip dari data Dashboard Penanganan Darurat Banjir dan Longsor Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara, bnpb.go.id, sebanyak 234 orang masih dalam pencarian. Sementara itu, korban yang mengalami luka-luka ada 5 ribu orang.

Dengan rincian, jumlah meninggal di Aceh sebanyak 389 orang, 62 jiwa hilang, dan 4,3 ribu mengalami luka-luka. Di Aceh, jumlah meninggal terbanyak berada di Aceh Utara sebanyak 138 orang. Korban yang meninggal akibat banjir di Sumbar, sebanyak 234 jiwa, 95 orang hilang, dan 112 orang terluka. Korban meninggal terbanyak berada di wilayah Agam, yakni 179 orang.

Di Sumatra Utara, jumlah korban meninggal sebanyak 338 jiwa, orang hilang ada 77 orang, dan korban terluka 650 orang. Adapun jumlah korban meninggal terbanyak di provinsi tersebut, berada di Tapanuli Tengah, sebanyak 110 jiwa.

Wilayah yang Masih Terisolasi

Sebelumnya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, menyampaikan daerah mana saja di Sumatra yang masih terisolasi akibat bencana banjir dan tanah longsor.

Provinsi Aceh

Ada dua kabupaten di Aceh yang terdampak cukup berat, yakni Bener Meriah dan Aceh Tengah. Hal tersebut disampaikan Suharyanto dalam rapat terbatas (ratas) bersama Presiden Prabowo Subianto dengan kementerian/lembaga pada Minggu (7/12/2025) malam.

“Kemudian kami laporkan per provinsi. Yang pertama untuk Aceh, kami laporkan untuk yang terisolir, daerah yang masih cukup berat, ada dua kabupaten di Aceh ini, adalah Bener Meriah dan Aceh Tengah, Bapak Presiden,” kata Suharyanto di Kabupaten Aceh Besar, Aceh.

Kepala BNPB menambahkan, ratusan gampong atau kelurahan yang terdampak banjir berada di dua kabupaten tersebut. “Untuk Bener Meriah 232 desa atau gampong, Aceh Tengah 295 desa di 14 kecamatan,” lanjutnya.

Namun, bantuan logistik di kabupaten/kota yang terdampak banjir sudah tersalurkan sebanyak 166,8 ton. Di Aceh Tamiang yang sebelumnya dilaporkan terisolasi kini sudah dapat mendistribusikan bantuan melalui jalur darat.

Provinsi Sumatra Utara

Saat ini, masih terdapat dua kabupaten yang terisolir di Provinsi Sumatra Utara, yakni Kabupaten Humbang Hasundutan dan Tapanuli Utara. “Sumatera Utara yang masih terisolir tinggal dua kabupaten. Dari 18 kota yang terdampak, 7 desa terisolir. Ini Humbang Hasundutan, satu kecamatan. Dan Tapanuli Utara ada 7 kecamatan,” jelas Suharyanto.

“Tapanuli Utara yang dua kabupaten/kota yang masih tadi dikatakan terisolir, ini ada dua kecamatan (Tapanuli Utara). Humbang Hasundutan ada enam kecamatan,” lanjutnya. Suharyanto menjelaskan, untuk logistik bencana sudah didistribusikan ke wilayah Sumut.

“Ini semuanya juga sudah didistribusikan logistik lewat udara,” kata alumnus Akmil tersebut. Lebih lanjut, Kepala BNPB menyebut, untuk pembukaan akses jalan dari Tapanuli Utara menuju Tapanuli Tengah melalui Sibolga akan terus diupayakan. Sementara itu, akses jalan dari Tapanuli Selatan menuju Mandailing Natal belum dapat dilalui kendaraan roda empat.

Mengenai jalur komunikasi di Sumut, Suharyanto mengatakan, sudah pulih 100 persen.

Provinsi Sumatra Barat

Ada dua kabupaten yang masih terisolasi di Sumatra Barat, yakni Kabupaten Agam dan Kabupaten Pesisir Selatan. Namun, kondisinya kini sudah lebih baik, tinggal dua kabupaten yang masih penanganan khusus.

“Agam, ada beberapa kecamatan dan lima nagari yang masih terisolasi. Dan Pesisir Selatan, ada satu kecamatan dan tiga nagari yang terisolasi,” ungkap Suharyanto. Ia juga memastikan, bantuan tetap tersalurkan untuk wilayah-wilayah yang masih terisolasi.

“Kemudian juga untuk daerah terdampak, dua kabupaten ini, Pesisir Selatan dan Agam, ada beberapa nagari yang masih terisolasi.” “Ini pun kami sudah drop logistik secara terus-menerus, di Pesisir Selatan masih lewat udara,” jelasnya.

Selain lewat udara, bantuan di Agam bisa tersalurkan lewat jalur laut/air. “Per hari ini sudah tersalur 98,8 ton dan kami masih punya sisa 24,12 ton. Untuk komunikasi di Sumatera Barat sudah pulih 100 persen,” lanjut Suharyanto.

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByDenis Arjuna
Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Politik

Pabrik Uang Bupati Natuna Cen Sui Lan Melonjak Jadi Rp293 Miliar dalam Setahun

April 12, 2026
Politik

Kesalahan Ega Kibar Jadi Sorotan: Dugaan Peran Informal di Pemkot Bandung Muncul Lagi

December 3, 2025
Politik

Profil Bupati Sudewo yang Tertangkap OTT KPK: Pernah Dihujat Warga

January 22, 2026
Politik

Sekda Terseret, Masih Tunggu Kejelasan ! Klaim JHT P3K Paruh Waktu Mandek

January 14, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?