Alter Ego Gagal Meraih Gelar Juara di M7 World Championship
Alter Ego harus mengakui keunggulan Aurora PH dalam pertandingan grand final M7 World Championship. Tim asal Indonesia ini kalah telak dengan skor 0-4 dalam format best of seven (Bo7) yang digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Tidak satu pun gim yang berhasil mereka raih, sehingga gagal meraih gelar juara.
Aurora PH tampil sangat dominan sejak awal pertandingan. Strategi yang terencana, kontrol objektif yang disiplin, serta kemampuan dalam team fight membuat mereka selalu berada di atas angin. Sementara itu, Alter Ego kesulitan keluar dari tekanan dan sering melakukan kesalahan krusial.
Meski tidak mampu meraih gelar juara, Alter Ego tetap mencatatkan prestasi yang membanggakan sebagai runner-up M7 World Championship. Mereka juga menjadi wakil terbaik Indonesia dalam turnamen dunia kali ini. Dengan hasil tersebut, Alter Ego berhak mendapatkan hadiah sebesar $150.000 atau sekitar Rp2,5 miliar.
Perjalanan Alter Ego Esports di M7 World Championship bisa dibilang luar biasa. Mereka berhasil melangkah hingga babak grand final setelah menyingkirkan beberapa tim kuat. Di babak play-off, Alter Ego bahkan berhasil melengserkan ONIC, juara Indonesia, ke lower bracket setelah menang 2-0.
Namun, harapan untuk meraih gelar juara harus terhenti di partai puncak. Alter Ego gagal mengulangi performa gemilangnya saat menghadapi Aurora PH. Meskipun sempat membuat kejutan dengan mengalahkan Team Liquid PH dan Selangor Red Giants, mereka tidak mampu mempertahankan momentum tersebut di grand final.
Jalannya Pertandingan
Game 1
Pada game pertama, Aurora PH memilih hero terlebih dahulu dengan komposisi Zhuxin, Fredrinn, Lapu-Lapu, Hylos, dan Harith. Alter Ego merespons dengan memilih Kalea, Claude, Phoveus, Pharsa, serta Noland.
Dalam permainan, Aurora PH langsung menunjukkan dominasinya sejak early game. Mereka berhasil mengamankan tiga Turtle tanpa perlawanan berarti. Situasi semakin memburuk bagi Alter Ego setelah gagal mengamankan Lord pertama pada menit ke-10. Tekanan bertubi-tubi dari Aurora PH membuat Alter Ego tak mampu bertahan lebih lama. Akhirnya, Aurora PH menghancurkan base lawan dan menutup game pertama dalam waktu 16 menit.
Game 2
Di game kedua, Alter Ego memilih hero terlebih dahulu dengan komposisi Zhuxin, Chou, Yu Zhong, dan Sora. Sementara itu, Aurora PH membalas dengan Grock, Pharsa, Leomord, Claude, Granger, dan Suyou.
Awal pertandingan berbeda dari game pertama. Alter Ego tampil agresif dan berhasil mengamankan Turtle pertama pada menit ke-3. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Setelah kalah dalam perebutan Turtle kedua pada menit ke-5, Aurora PH unggul sekitar 1.300 gold. Keunggulan ini terus bertambah hingga 3.500 gold setelah mereka memenangkan beberapa team fight. Pada menit ke-10, Aurora PH berhasil mengamankan Lord pertama. Dengan pertahanan yang terbuka lebar, Aurora PH akhirnya menyudahi perlawanan Alter Ego dalam waktu 16 menit.
Game 3
Pada game ketiga, Alter Ego kembali memilih hero terlebih dahulu: Grock, Cici, Yve, Leomord dan Lapu-lapu. Aurora PH membalasnya dengan Zhuxin, Granger, Chou, Fredrinn, Arlott.
Aurora PH tampil agresif sejak menit awal dan unggul 2.000 gold setelah memenangkan turtle pertama pada menit ke-3. Alter Ego semakin tertekan setelah kalah dalam team fight pada menit ke-6, membuat keunggulan Aurora PH meningkat menjadi 4.700 gold. Dengan keunggulan tersebut, Aurora PH berhasil mendapatkan Lord pertama tanpa perlawanan pada menit ke-10. Serangan Lord tersebut akhirnya menghancurkan base Alter Ego dalam kurun waktu 11 menit.
Game 4
Di game keempat, giliran Aurora PH yang memilih hero terlebih dahulu: Lapu-lapu, Leomord, Khaleed, Harith, Zetian. Alter Ego membalasnya dengan Phoveus, Yin Sun-sin, Kalea, Zhuxin dan Granger.
Seperti game-game sebelumnya, Aurora PH kembali memenangkan early game dengan mudah. Perfect turtle berhasil didapatkan Aurora PH dan memegang kendali penuh atas game ini. Malapetaka bagi Alter Ego datang setelah Aurora PH mendapatkan Lord pertama. Lewat serangan Lord pertama, seluruh penggawa Alter Ego tumbang dan membuat Aurora PH dengan mudah menyudahi perlawanan dalam kurun waktu 12 menit.
