Kecelakaan Maut di Tol Indrapura-Kisaran
Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Indrapura-Kisaran Km 134 Jalur B, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, pada Jumat (6/3/2026). Insiden ini melibatkan dua kendaraan, yaitu mobil Toyota Innova bernomor polisi BK 1873 SX dan truk boks. Akibat kecelakaan tersebut, empat orang meninggal dunia dan tiga korban lainnya mengalami luka-luka.
Kasi Humas Polres Batubara, AKP P Tamba, mengonfirmasi kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Ia juga mengungkap identitas korban tewas, yaitu Martua Siregar (48), Saiful Silitonga (40), Menten Tarigan (60), dan Masnun Br Sihombing (70).
Kronologi kecelakaan dimulai ketika mobil melaju dari arah Asahan menuju Kota Medan. Tiba-tiba mobil yang dikendarai Opel Hutagalung menabrak bagian belakang truk boks yang melaju di jalur lambat sebelah kiri. “Mobil truk berjalan lambat di sebelah kiri, kemudian dari arah belakang ditabrak oleh mobil Innova warna abu-abu,” ujar AKP Tamba dalam keterangan persnya.
Benturan keras dengan bagian belakang truk menyebabkan empat orang meninggal dunia dan tiga lainnya luka-luka. Tiga korban luka-luka langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bidadari Batubara. Pengemudi truk boks dan kernetnya selamat dari kecelakaan maut tersebut.
AKP Tamba menambahkan bahwa kecelakaan maut ini ditangani Satlantas Polres Batubara. Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.
Identitas Korban
Innova Reborn tersebut membawa total tujuh orang penumpang saat kecelakaan terjadi di lajur cepat menuju arah Medan. Empat korban yang dinyatakan meninggal dunia adalah:
- Martua Siregar (48)
- Saiful Silitonga (40)
- Menten Tarigan (60)
- Masnun Br Sihombing (70)
Sementara itu, tiga penumpang lainnya, termasuk pengemudi mobil, mengalami luka berat dan harus mendapatkan perawatan intensif. Seluruh korban, baik yang meninggal dunia maupun luka-luka, telah dievakuasi oleh petugas ke Rumah Sakit Umum (RSU) Bidadari Indrapura.
“Setelah dilakukan evakuasi, ditemukan empat orang meninggal dunia. Seluruh korban telah dievakuasi ke RS Bidadari Indrapura,” kata Kepala Regional Sumbagut PT Hutama Karya, Taufiq Hidayat.
Kronologi Kecelakaan
Hal senada juga disampaikan oleh Taufiq Hidayat, menjelaskan bahwa minibus datang dari arah Kisaran menuju Medan di lajur cepat. Setibanya di KM 134 + 600, minibus tersebut tiba-tiba menghantam bagian belakang truk boks yang sedang melaju di lajur lambat.
Kuatnya tabrakan membuat bagian atap Kijang Innova Reborn tersebut menganga dan ringsek parah hingga kendaraan terhenti di lajur cepat. Truk boks yang tertabrak sempat terdorong dan akhirnya terhenti di bahu jalan, sementara kondisi lalu lintas di lokasi sempat tersendat selama proses evakuasi.
“Kijang Innova datang dari arah Kisaran menuju arah Medan di lajur cepat. Truk boks yang berjalan di lajur lambat, tiba-tiba dihantam dari belakang oleh Kijang Innova di KM 134 +600,” jelas Taufiq Hidayat.
Pernyataan PT Hutama Karya
Pihak PT Hutama Karya menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi di ruas tol tersebut. Taufiq mengonfirmasi bahwa saat ini kondisi jalan tol sudah kembali normal setelah proses pembersihan puing-puing kendaraan selesai dilakukan.
Ia kembali mengingatkan seluruh pengguna jalan tol untuk selalu mematuhi rambu-rambu serta menjaga batas kecepatan minimal 60 km/jam dan maksimal 100 km/jam. Pengendara juga diminta untuk memastikan kondisi fisik dalam keadaan fit dan tidak memaksakan diri mengemudi jika merasa mengantuk demi keselamatan bersama.
“Kami juga meminta agar berhati-hati dalam berkendara, memastikan kendaraan dalam kondisi prima dan tidak mengemudi dalam kondisi mengantuk. Kita harus setuju bahwa keselamatan adalah nomor satu,” pungkasnya.
