Manfaat Kesehatan Kopi dan Teknik Menyeduh yang Tepat
Kopi bukan hanya sekadar minuman yang menggugah selera, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa. Dengan rasa pahit dan aroma khasnya, kopi mengandung berbagai senyawa aktif seperti antioksidan dan kafein yang bermanfaat bagi tubuh. Namun, cara menyeduh kopi bisa memengaruhi seberapa besar manfaat kesehatannya. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui metode penyeduhan yang tidak hanya enak, tetapi juga paling sehat.
Cara Paling Sehat Menyeduh Kopi
Komponen terpenting dalam penyeduhan kopi adalah suhu air. Banyak orang menggunakan air mendidih, padahal suhu ideal untuk menyeduh kopi adalah antara 90,5 hingga 96 derajat Celsius, atau sedikit di bawah titik didih. Suhu ini memungkinkan ekstraksi yang optimal dari senyawa-senyawa bermanfaat dalam kopi.
Jika di rumahmu tidak ada termometer, tunggu sekitar 30 detik setelah air mendidih sebelum menuangkannya. Jika suhu air terlalu rendah, kopi akan kurang terekstraksi, sehingga kamu tidak mendapatkan semua nutrisi penting. Sementara itu, jika air terlalu panas, rasanya akan gosong.
Disaring vs Tidak Disaring
Penelitian menunjukkan bahwa kopi yang diseduh dengan kertas saring lebih baik untuk kesehatan, terutama bagi orang yang lebih tua. Dalam sebuah studi yang melibatkan lebih dari 500 ribu orang sehat berusia 20–79 tahun selama 20 tahun, ditemukan bahwa orang berusia di bawah 60 tahun yang minum satu hingga empat cangkir kopi per hari—khususnya kopi saring—memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit pembuluh darah dan angka kematian yang lebih rendah.
Menurut para peneliti, kopi yang tidak disaring mengandung diterpena 30 kali lebih banyak dibanding kopi yang disaring. Diterpena adalah senyawa yang dapat meningkatkan kolesterol. Jadi, pastikan kamu menyaring kopi dengan kertas saring sebelum meminumnya.
Biji Kopi Paling Sehat
Kafein adalah senyawa dalam kopi yang paling populer, yang dikenal bermanfaat untuk meningkatkan fungsi mental dan memori. Namun, sebenarnya, sebagian besar manfaat kesehatan kopi berasal dari senyawa yang disebut polifenol. Polifenol telah terbukti mendukung kesehatan otak dan pencernaan serta membantu melindungi terhadap penyakit jantung, diabetes, dan beberapa jenis kanker.
Kopi dengan polifenol tertinggi adalah yang tumbuh di tempat-tempat dataran tinggi, seperti Ethiopia dan Amerika Tengah dan Selatan. Ditemukan 19.000 mg polifenol per cangkir jika menggunakan biji kopi dari wilayah tersebut; sementara kopi pada umumnya hanya mengandung 2.500 mg polifenol per cangkir.
Metode Sangrai yang Paling Sehat
Cara sangrai juga berperan penting dalam menentukan kualitas kopi. Menyangrai biji kopi akan memperdalam rasanya, tetapi panas juga memecah senyawa yang menyehatkan, seperti antioksidan dan polifenol. Sangrai ringan menghasilkan biji kopi yang mengandung antioksidan yang lebih tinggi. Kopi yang disangrai ringan juga mengandung konsentrasi asam klorogenat yang lebih tinggi.
Klorogenat adalah senyawa yang ditemukan dalam kopi yang telah terbukti membantu melindungi tubuh dari peradangan dan kerusakan sel.
Cara Paling Sehat Menyajikan Kopi
Setelah menyeduh secangkir kopi yang sehat, tentunya kamu tidak ingin menghilangkan semua manfaat itu dengan penyajian yang salah. Cara paling sehat untuk menyajikan kopi adalah kopi hitam, tanpa tambahan gula atau krim. Asalkan kamu menggunakan biji kopi berkualitas, kopi buatanmu sudah beraroma dan sedap tanpa perlu tambahan apa pun.
Intinya, cara menyeduh kopi yang terbaik adalah dengan menggunakan air panas namun tidak mendidih dan menyaringnya menggunakan kertas saring. Untuk mendapatkan manfaat kesehatan maksimal, gunakan biji kopi berkualitas yang disangrai ringan dan disajikan tanpa tambahan gula dan krimer.
