Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Politik

Buruh Akan Demo Lagi di Istana Untuk Tuntut Kenaikan UMP

Dian Sasmita
Last updated: January 14, 2026 1:26 am
Dian Sasmita
Share
5 Min Read
SHARE



Pemimpin Partai Buruh, Said Iqbal, mengumumkan bahwa elemen buruh dari berbagai daerah akan kembali melakukan aksi unjuk rasa hingga tuntutan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 dipenuhi oleh pemerintah provinsi. Rencananya, para buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan menggelar aksi di Istana Kepresidenan Jakarta dan gedung Dewan Perwakilan Rakyat.

“Pada tanggal 8 Januari 2026, ribuan buruh dari DKI Jakarta akan bergabung dengan buruh Jawa Barat untuk kembali melakukan aksi di Istana atau DPR,” ujar Said Iqbal dalam konferensi pers secara daring pada Jumat, 2 Januari 2026.

Iqbal menjelaskan bahwa aksi mendatang ini merupakan kelanjutan dari tuntutan kenaikan UMP yang belum dipenuhi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. UMP 2026 di Jakarta telah ditetapkan sebesar Rp 5.729.876, naik 6,17 persen dari UMP 2025. Namun, organisasi buruh menuntut kenaikan UMP Jakarta sebesar Rp 5.898.511 sesuai dengan angka ideal Kebutuhan Hidup Layak (KHL) menurut Badan Pusat Statistik (BPS). Mereka juga menyuarakan agar besaran upah sesuai rekomendasi wali kota dan bupati, bukan yang ditetapkan resmi oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Menurut Said Iqbal, saat ini besaran upah di berbagai kota dan kabupaten di Jawa Barat tidak sesuai dengan penetapan dari wali kota dan bupati. Para buruh akan berkonvoi menggunakan sepeda motor dari jalan Pantura, Priangan Timur hingga menuju ke jalan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Sepeda motor dipilih karena dianggap lebih hemat ongkos dibanding menyewa armada bus.

“Buruh dari Cirebon, Subang, Purwakarta, Karawang, dan Bekasi akan masuk ke Jakarta menggunakan motor,” tutur Said Iqbal.

Dia menegaskan bahwa tuntutan kenaikan upah ini penting untuk terus digencarkan dengan beberapa alasan. Pertama, untuk mendorong kenaikan kelayakan hidup pekerja di Jakarta yang mendapat upah minimum lebih rendah daripada di Bekasi dan Karawang. Apalagi masa berlaku Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025 tentang pengupahan adalah 10-15 tahun.

Alasan kedua kata Said Iqbal adalah untuk meningkatkan daya beli terutama di Jakarta. Ia menilai peningkatan UMP bisa mengatasi daya beli yang menurun beberapa waktu ke belakang. Kemudian, alasan ketiga adalah untuk mengejar selisih antara jumlah pendapatan dan biaya hidup di Jakarta yang dilaporkan membutuhkan 15 juta per bulan.

Dua tuntutan tersebut telah disampaikan oleh para buruh yang menggelar aksi di BSI Tower, kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin siang, 29 Desember 2025. Sejumlah elemen buruh yang turun ke jalan antara lain dari KSPI, Serikat Pekerja Nasional (SPN), hingga Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI).

Ratusan buruh itu batal melakukan aksi di depan Istana Negara, Jakarta Pusat lantaran terhalang oleh barrier kepolisian. “Kami mau ke Istana Negara, bahkan yang biasanya di Patung kuda saja, dibarier oleh polisi,” katanya di depan BSI Tower, Jakarta Pusat, Senin, 29 Desember 2025.

Adapun sejumlah pemerintah daerah telah mengumumkan besaran UMP tahun depan dengan nominal yang beragam, mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan. Dalam PP Pengupahan terbaru, rumus perhitungan kenaikan upah tahun depan adalah inflasi + (pertumbuhan ekonomi x alfa). Rentang koefisien alfa dari pusat untuk UMP 2026 berada di angka 0,5 hingga 0,9.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa rapat Dewan Pengupahan diputuskan penetapan UMP 2026 ini berdasarkan indeks alfa 0,75. “Dengan demikian UMP Jakarta naik Rp 333.115 dari sebelumnya Rp 5.396.761,” ucapnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan UMP dan UMSP Jabar tahun depan masing-masing mencapai Rp 2.317.601 dan Rp 2.339.995. Dedi Mulyadi mengatakan, khusus upah minimum sektoral yang diusulkan kabupaten/kota tersebut, yang ditetapkan untuk ketentuan sektor mengikuti peraturan pemerintah. Dedi menyatakan nilai UMK dan UMSK tersebut paling ideal. “Kalau dalam pandangan saya ideal. Tapi, menurut pengusaha pasti dianggap terlalu mahal. Pandangan pekerja pasti dianggap terlalu murah. Kan, itu biasa. Tapi pemerintah berada di tengah,” ucapnya.

Sultan Abdurrahman dan Hendrik Yaputra berkontribusi dalam tulisan ini.

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByDian Sasmita
Penulis yang memulai karier dari blog pribadi sebelum akhirnya bergabung dengan media online. Ia menyukai dunia tulis-menulis sejak sekolah. Hobinya adalah traveling, membaca novel klasik, dan membuat jurnal harian. Setiap perjalanan dan interaksi manusia selalu menjadi bahan inspirasinya. Motto: "Setiap sudut kota punya cerita yang patut dibagikan."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Politik

Kalla Laporkan Rismon Terkait Tuduhan Pendanaan Kasus Ijazah Jokowi Rp5 Miliar

April 9, 2026
Politik

Saiful Mujani Picu Kontroversi, Pakar Hukum Ingatkan Kestabilan Demokrasi

April 20, 2026
Politik

Strategi nasional jaga ketahanan energi dan hemat BBM, masyarakat tenang

April 1, 2026
Politik

Kunjungi Kantah Humbang Hasundutan, Ini Pesan Wamen Ossy

April 6, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?