Bukan Risto Mitrevski yang kini menjadi pusat perhatian Bonek Mania menjelang laga melawan Borneo FC. Suporter Persebaya Surabaya justru menantikan pengumuman pelatih baru yang belum juga dirilis oleh klub. Hal ini membuat para pendukung tim semakin gelisah, terlebih karena laga melawan Borneo FC akan digelar dalam rangka Super League 2025/2026 pada Sabtu (20/12). Laga tersebut menjadi sorotan karena dihelat dalam situasi yang masih belum stabil.
Di tengah ketidakpastian soal pelatih, Persebaya Surabaya justru mendapat kabar gembira dari sisi pemain. Bek asing andalan, Risto Mitrevski, akhirnya kembali ke Surabaya setelah lama absen karena cedera. Ia telah menuntaskan program pemulihan setelah menjalani operasi bahu kiri. Pemain bernilai Rp 2,61 miliar ini sempat menjalani masa pemulihan cukup panjang di Kroasia.
Kabar kembalinya Risto diumumkan langsung melalui akun Instagram resmi klub, @officialpersebaya. Unggahan tersebut dipublikasikan pada Senin (15/12) dan langsung menyedot perhatian Bonek. Dalam unggahan itu, manajemen menulis singkat namun bermakna, “Risto is Back.” Kalimat tersebut menjadi penanda kembalinya salah satu pilar penting lini belakang Green Force.
Manajemen juga menjelaskan kondisi terbaru sang pemain. “Risto Mitrevski sudah kembali gabung tim,” tulis Persebaya Surabaya dalam keterangan resminya. Selain itu, klub juga membeberkan proses pemulihan yang dijalani Risto. Saat ini, ia masih berada dalam tahap akhir pemulihan di Surabaya.
“Dia sudah menuntaskan program pemulihan di Kroasia untuk operasi bahu kirinya,” lanjut pernyataan tersebut. “Kini, dia dalam tahap akhir pemulihan di Surabaya sebelum kembali bermain,” tulis ofisial Persebaya Surabaya.
Risto sejatinya sudah berada di Surabaya sejak 3 Desember 2025. Namun, ia belum bisa langsung dimainkan karena masih perlu pemantauan intensif. “Risto sudah bergabung dalam latihan Persebaya sejak 3 Desember,” tulis manajemen klub. Meski begitu, dia belum sepenuhnya dilepas untuk bertanding. Persebaya Surabaya menegaskan kehati-hatian tim medis dalam menangani kondisi sang pemain.
“Dia masih harus menjalani pengawasan intensif dari tim medis untuk memastikan kapan bisa tampil,” tulis klub. Kabar ini awalnya disambut gembira sebagian Bonek Mania. Banyak yang menilai comeback Risto menjadi tambahan tenaga penting jelang laga berat. Namun suasana di kolom komentar justru bergerak ke arah lain. Mayoritas Bonek Mania malah menyinggung satu hal yang dianggap lebih mendesak: sosok pelatih kepala baru Persebaya Surabaya.
Bonek ramai mempertanyakan sosok pelatih kepala baru. Mereka merasa pengumuman pelatih jauh lebih ditunggu dibanding kabar pemain. Beberapa komentar mencoba mengungkapkan harapan mereka. “Benjamin Mora selangkah lagi resmi? Mantan pelatih JDT,” tulis salah satu komentar yang langsung mendapat respons dari sesama Bonek. “Mana head coach Tavares,” komentar lain dengan nada singkat.
Ada pula yang membandingkan beberapa nama pelatih. “Benjamin Mora kui loh apik pelatihe lek ngga Thomas Doll lek pengen juara tahun iki,” tulis akun lain. Harapan besar pun disematkan pada calon pelatih anyar. Nada desakan makin terasa di kolom komentar. “Ayo endi pelatih anyar mu,” tulis seorang Bonek dengan nada tegas. Ada pula yang meluapkan kekesalan karena merasa manajemen terlalu fokus konten. “Pelatihmu loh endi ojok kakean konten,” tulis akun lainnya.
Sebagian Bonek bahkan mengira unggahan itu berisi pengumuman pelatih baru. “Kirain welcome pelatih,” tulis salah satu komentar singkat. Situasi ini tak lepas dari pemecatan Edu Perez beberapa waktu lalu. Keputusan tersebut diambil menyusul performa Persebaya Surabaya yang dinilai mengecewakan. Di bawah asuhan Edu Perez, Persebaya Surabaya tampil inkonsisten sepanjang Super League 2025/2026. Tim kesulitan menjaga momentum kemenangan.
Edu Perez mencatatkan 12 pertandingan bersama Persebaya Surabaya. Catatannya empat kemenangan, lima hasil imbang, dan tiga kekalahan. Rentetan hasil tersebut membuat Persebaya Surabaya sulit menembus papan atas. Manajemen akhirnya memilih mengakhiri kerja sama lebih cepat.
Sejumlah nama pelatih kemudian dikaitkan dengan Persebaya Surabaya. Bernardo Tavares sempat disebut sudah mencapai kesepakatan. Namun kabar itu langsung dibantah oleh agen Bernardo Tavares. Dia menegaskan kliennya tak pernah sepakat dengan klub Super League mana pun. Nama Eduardo Almeida lalu mencuat ke permukaan. Hingga kini, Persebaya Surabaya tak pernah merilis pernyataan resmi terkait rumor tersebut.
Miljan Radovic juga sempat dikaitkan dengan Green Force. Lagi-lagi, rumor itu tak kunjung berujung pengumuman. Terbaru, nama Benjamin Mora mencuat dan langsung memantik antusiasme Bonek. Rekam jejaknya bersama Johor Darul Takzim dinilai menjanjikan. Di tengah comeback Risto Mitrevski, fokus Bonek tetap pada sosok pelatih. Laga melawan Borneo FC pun dinanti sebagai momen penting. Bonek berharap manajemen segera menjawab penantian panjang tersebut. Menarik dinantikan, apakah Persebaya Surabaya merilis pelatih baru sebelum duel krusial itu.
