Respons Kontras Bobotoh Usai Kekalahan Persib Bandung
Persib Bandung mengalami kekalahan telak di kandang Ratchaburi FC dalam babak 16 besar ACL Two. Pertandingan yang berlangsung di Dragon Solar Park pada Rabu (11/2/2026) berakhir dengan skor 3-0 untuk kemenangan tim asal Thailand tersebut. Tiga gol yang memutus harapan Persib Bandung dicetak oleh Pedro Tanausu (5′ dan 84′) serta Gabriel Mutombo (53′). Hasil ini menimbulkan reaksi yang beragam dari para penggemar Persib, atau yang dikenal sebagai Bobotoh.
Banyak komentar muncul di media sosial setelah pertandingan, baik itu yang menyentuhkan kritik tajam maupun dukungan positif. Beberapa Bobotoh menyoroti kesalahan pelatih, Bojan Hodak, serta performa buruk Uilliam Barros. Di sisi lain, sejumlah penggemar mencoba menjaga sikap dewasa dan memberikan motivasi agar para pemain Persib tetap semangat.
Berikut beberapa komentar yang menarik dari para penggemar:
- @m_asrap772036: “#barosAnakEmas,”
- @diazdomani: “Dari match terakhir diliga Baros udah ga perform ini malah tetep kekeh mainin full sampe akhir…”
- @saepulmuhyi1221: “Mau nanya, apa yang spesial dari BAROS? Dia tidak menggantikan setiap pertandingan, tidak di liga atau afc. Serius nanya dan bingung?????????”
- @edwhy_: “Balas 8-0 ke di bandung, aing paenkeun menit 65 nya!”
- @officialvikingcilegon: “Semangat terus sayang masih ada hari rabu, OPTIMALKAN!”
- @secfiiathooriq: “Allahuakbar teu nanaon sib bales ke di GBLA semangat teruss haturnuhun tos berjuang.”
- @dimasstefa: “Ai Ramon ker hade di abuskeun na telat.”
- @footballabroadindonesia: “Kali ini Bojan Hodak blunde, padahal skuad lebih mewah dari Ratchaburi.”
- @dijayyba: “Setuju, telat pergantian pemain juga dan gabisa evaluasi kekurangan.”
- @ali.masudi.23: “Apa yang dilakukan Bojan hanya reaktif bukan taktik. Dia memasukkan striker baru berharap pada kualitasnya, tapi gak mengukur dari kebutuhan tim. Berginho dan Jung sebenernya bagus dibabak pertama saat membangun serangan. Hanya saja keterlambatan posisi bek kiri aja yg terlihat di serang tapi gak buru⊃2; di ganti dengan pemain kuat bertahan.”
Selain itu, banyak Bobotoh juga mengkritik pilihan pelatih dalam mengatur strategi dan rotasi pemain. Beberapa bahkan menyarankan agar Bojan Hodak segera melakukan evaluasi terhadap kelemahan yang terjadi selama pertandingan.
Performa Wasit Ahmed Darwish
Pertandingan antara Ratchaburi FC dan Persib Bandung dipimpin oleh wasit asal Uni Emirat Arab, Ahmed Eisa Mohamed Darwish. Dalam ajang UAE Pro League, wasit berusia 34 tahun ini memiliki catatan statistik yang cukup menarik. Selama musim 2025/2026, ia telah memberikan 26 kartu kuning dalam 7 penampilannya. Meski dikenal ringan tangan dalam memberikan kartu kuning, ia belum pernah memberikan kartu merah sejauh ini.
Salah satu momen menarik adalah saat ia memimpin laga Afganistan U23 kontra Kuwait U23, di mana ia memberikan 7 kartu kuning dalam satu pertandingan. Pada pertandingan tersebut, hanya satu kartu kuning kedua yang diberikan, yaitu kepada pemain Kuwait U23, Yousef Majed.
Selain itu, wasit ini pernah menjadi pengadil dalam laga Irak kontra Timnas Indonesia era Shin Tae-yong di Kualifikasi Piala Dunia zona Asia. Dalam pertandingan tersebut, ia hanya memberikan dua kartu kuning, satu kepada Asnawi Mangkualam dan satu lagi kepada Marc Klok.
Catatan Statistik Wasit Ahmed Darwish
- UAE Pro League: 4 penampilan dan 15 kartu kuning
- International Friendlies: 1 penampilan
- UAE League Cup: 4 pertandingan dan 4 kartu kuning
- Kualifikasi Piala Asia AFC U23: 1 pertandingan, 7 kartu kuning dan 1 kartu kuning kedua.
Profil Wasit Ahmed Darwish
- Nama Lengkap: Ahmed Eisa Mohamed Darwish (Ahmed Darwish)
- Tanggal Lahir: 24 Mei 1991
- Usia: 34 tahun
- Kewarganegaraan: Uni Emirat Arab (UEA)
Menarik dinantikan bagaimana performa Persib Bandung pada leg kedua yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (18/2/2026). Para Bobotoh berharap bahwa tim Maung Bandung dapat bangkit dan menunjukkan permainan yang lebih baik.
