Kondisi Sergio Castel Setelah Insiden Benturan
Setelah mengalami insiden benturan saat berlaga melawan Persebaya Surabaya, Sergio Castel, pemain asal Spanyol dari Persib Bandung, kini dalam kondisi stabil. Hasil pemeriksaan X-ray yang dilakukan menunjukkan bahwa tulang rusuknya tidak mengalami kerusakan serius. Hanya saja, ia mengalami memar otot akibat benturan tersebut.
Insiden terjadi saat laga pekan ke-24 Super League 2025/2026 antara Persib Bandung dan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (2/3/2026). Castel sempat tergeletak di lapangan setelah bertabrakan dengan pemain lawan. Ia langsung memegangi bagian tubuhnya dan menunjukkan rasa nyeri.
Setelah mendapatkan penanganan medis di lapangan, Castel dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans untuk pemeriksaan lanjutan. Dalam proses evakuasi, terjadi sedikit penyesuaian teknis terkait penggunaan ambulans. Hal ini menyebabkan tim medis dan pemain harus berpindah kendaraan agar prosedur evakuasi tetap sesuai standar.
Setelah beberapa waktu menunggu ambulans pendamping, Castel akhirnya bisa menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dokter tim Persib Bandung, dr. Wira Prasetya Chandra, memberikan informasi bahwa hasil X-ray menunjukkan tidak ada kelainan pada tulang rusuk Castel. Meskipun masih ada keluhan di bagian rusuk kiri, ia hanya mengalami memar otot.
Setelah perawatan, Castel kembali ke hotel dan bergabung kembali dengan tim. Kondisi kesehatannya kini stabil, sehingga Persib Bandung dapat fokus pada pertandingan berikutnya.
Fokus Ke Pertandingan Berikutnya
Persib Bandung akan segera menjamu Persik Kediri di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin, 9 Maret 2026. Dengan kembalinya Castel ke latihan, pelatih Bojan Hodak dan seluruh pemain memiliki kesempatan untuk mempersiapkan diri secara optimal.
Sebelumnya, laga melawan Persebaya Surabaya berlangsung cukup sengit. Kedua tim saling berusaha membangun serangan sejak menit pertama. Persib Bandung tampil agresif dengan tempo cepat dan dominasi bola. Pada menit ke-20, Saddil Ramdani melepaskan tembakan yang berhasil ditepis oleh Ernando Ari.
Persebaya merespons dengan aksi Bruno Moreira yang merepotkan lini pertahanan Persib. Di menit ke-40, terjadi kontak antara Bruno dan Federico Barba di kotak terlarang. Wasit menunjuk titik putih setelah melihat VAR. Bruno Moreira sukses menjalankan eksekusi, mengubah skor menjadi 1-0 hingga turun minum.
Di babak kedua, Persib Bandung tampil lebih agresif. Pada menit ke-51, Luciano Guaycochea menyamakan kedudukan lewat gol yang dicetak dari pojok gawang. Kemudian, pada menit ke-71, Andrew Jung mencetak gol yang membuat Persib unggul 1-2.
Namun, keunggulan Persib sirna di menit akhir laga. Francisco Rivera melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang gagal dibendung, membuat skor berubah menjadi 2-2. Skor ini bertahan hingga akhir pertandingan.
Hasil imbang ini membuat Persib Bandung tetap berada di puncak klasemen dengan total 54 poin. Sementara itu, pelatih Bojan Hodak enggan berkomentar banyak tentang pertandingan. Ia hadir di konferensi pers hanya untuk menyampaikan apresiasi kepada media.

Hodak menegaskan bahwa setiap pernyataan yang ia keluarkan akan memiliki konsekuensi. Oleh karena itu, ia memilih untuk tidak berkomentar mengenai wasit atau VAR. “Lebih baik saya tidak memberikan pernyataan apa pun agar tidak terkena sanksi,” ujarnya.
