Kekalahan Dramatis Persiraja Banda Aceh dari Adhyaksa FC
Persiraja Banda Aceh gagal meraih poin dalam laga melawan Adhyaksa FC. Tim yang bermain di kandang lawan, Banten International Stadium, harus menerima kekalahan 3-4 setelah gol penentu dari Ramiro Fergonzi pada menit ke-99 (90+9). Gol tersebut menjadi hat-trick bagi pemain asal Argentina itu dan memastikan kemenangan Adhyaksa.
Kekecewaan Pelatih terhadap Wasit
Pelatih Persiraja, Jaya Hartono, menyampaikan kekecewaannya terhadap keputusan wasit, terutama terkait tambahan waktu yang dinilai terlalu lama. Ia mengungkapkan bahwa babak kedua seharusnya berakhir pada menit ke-52, namun pertandingan terus berlangsung hingga menit ke-54. Hal ini membuat timnya kehilangan peluang untuk meraih satu poin.
“Seharusnya kami bisa mendapatkan satu poin, tapi dengan kejadian ini, kami gagal. Saya minta jujur lah semua, supaya sepakbola kita enak ditonton,” ujarnya.
Performa Tim yang Mengalami Kekurangan Pemain
Persiraja datang ke laga dengan kondisi yang tidak ideal. Beberapa pemain utama seperti Juan Mera tidak masuk dalam starting eleven, sementara Connor Flynn yang baru sembuh dari cedera hanya bermain sebagai cadangan. Tim hanya menurunkan satu pemain asing, yaitu Omid Popalzay.
Di lini depan, Sutan Zico menjadi andalan, dibantu oleh Jackson Tiwu dan Asghal Habib. Di lini tengah, Omid dan Fitra Ridwan bertugas mengatur permainan. Namun, kekurangan pemain tersebut memberi ruang bagi Adhyaksa untuk tampil lebih agresif.
Perjalanan Laga yang Dinamis
Pada babak pertama, Persiraja kesulitan membuka peluang. Tuan rumah membuka keunggulan melalui Adelson Silva pada menit ke-15, kemudian memperbesar keunggulan lewat gol Fergonzi di menit ke-41. Skor 2-0 untuk Adhyaksa memperlihatkan dominasi tim tuan rumah.
Memasuki babak kedua, pelatih Persiraja melakukan beberapa perubahan. Sutan Zico digantikan oleh Connor Flynn, serta Ilham Kusuma digantikan oleh Risna Prahalabenta. Perubahan ini memberikan dampak positif. Pada menit ke-60, Persiraja mendapat hadiah penalti yang dieksekusi oleh Connor Flynn, memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.
Namun, Adhyaksa juga berhasil mencetak gol lewat Fergonzi, menjadikannya 3-1. Persiraja terus berjuang dan berhasil mencetak gol melalui Fitra Ridwan di menit ke-80, mengubah skor menjadi 3-2.
Gol Penyeimbang dan Kegagalan Akhir
Pada menit ke-93, Almuzani yang baru masuk berhasil mencetak gol setelah menerima umpan dari Omid Popalzay. Skor berubah menjadi 3-3, memberi harapan kepada Persiraja untuk meraih poin.
Dengan tambahan waktu tujuh menit, Persiraja hanya perlu bertahan beberapa menit lagi. Namun, wasit belum meniup peluit akhir hingga menit ke-100. Di menit ke-99 (90+9), Adhyaksa berhasil mencetak gol lewat sundulan backheel Fergonzi yang tak terbendung. Skor berubah menjadi 4-3, dan laga pun berakhir.
Klasemen dan Harapan Masa Depan
Hasil ini membuat Adhyaksa FC memimpin klasemen dengan 47 poin, sedangkan Persiraja tertahan di posisi empat dengan 37 poin. Meskipun kekalahan dramatis ini, Jaya Hartono tetap mengapresiasi perjuangan para pemainnya.
