Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Politik

Forum Kiai Jabar–DKI Percepat Muktamar PBNU, Bahas Konflik Internal

Wahyudi
Last updated: January 25, 2026 12:21 pm
Wahyudi
Share
4 Min Read
SHARE

Forum Bahtsul Masail Kiai Jawa Barat dan DKI Jakarta Mendorong Percepatan Muktamar PBNU

Forum Bahtsul Masail para kiai se-Jawa Barat dan DKI Jakarta menggelar pertemuan untuk membahas isu-isu penting yang terjadi di dalam organisasi Nahdlatul Ulama (NU). Pertemuan ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Kempek, Cirebon, dan dihadiri oleh puluhan kiai muda. Di antara peserta forum tersebut adalah KH. Muhammad Shofy, KH. Ahmad Ashif Shofiyullah, KH. Nanang Umar Faruq, KH. Ghufron, KH Abdul Muiz Syaerozi, KH Jamaluddin Muhammad, KH. Ahmad Baiquni, KH. Mukti Ali, KH. Muchlis, KH. Asnawi Ridwan, KH. Roland Gunawan, Ustadz Ahmad Subhan, Ustadz Muhammad Sirojuddin, KH. Khozinatul Asror, dan lainnya.

Contents
  • Forum Bahtsul Masail Kiai Jawa Barat dan DKI Jakarta Mendorong Percepatan Muktamar PBNU
  • Alasan Percepatan Muktamar PBNU
  • Percepatan Muktamar sebagai Solusi Konflik
  • Kriteria Kepemimpinan Ulama yang Ideal

Dalam forum tersebut, para kiai membahas beberapa isu utama, termasuk pemberhentian Ketua Umum PBNU Gus Yahya serta masalah tata kelola organisasi yang dinilai tidak sesuai dengan prinsip-prinsip syariat dan undang-undang. Selain itu, mereka juga merumuskan landasan keagamaan terkait usulan percepatan Muktamar PBNU.

Alasan Percepatan Muktamar PBNU

Kiai Shofy, pengasuh Pesantren Kempek, menjelaskan bahwa percepatan muktamar sangat penting untuk mengakhiri konflik internal yang berkepanjangan dan memulihkan nama baik organisasi. Menurutnya, alasan pelaksanaan muktamar harus dipercekan berlandaskan pada kaidah fikih: Dar` al-mafasid muqaddam ‘ala jabl al-mashalih (Menolak kerusakan harus diprioritaskan daripada mengambil kemaslahatan).

Beberapa kerusakan yang perlu segera dihindari melalui percepatan muktamar antara lain:

  • Kepemimpinan PBNU saat ini tidak lagi efektif setelah Gus Yahya dipecat secara tidak terhormat oleh Rois Aam dan Syuriyah. Pemecatan ini diduga terkait dengan tata kelola keuangan yang tidak sesuai syariat dan Undang-Undang serta keterlibatan dalam jaringan zionisme internasional.
  • Dualisme kepemimpinan antara syuriyah dan tanfidziyah, di mana masing-masing pihak mengklaim legitimasi dan sah secara hukum (AD ART).
  • Perpecahan dan polarisasi di tengah warga NU, terutama di media sosial dan interaksi sosial yang menunjukkan kerenggangan dan ketegangan.
  • Kepengurusan PBNU saat ini, terutama Gus Yahya, sudah tidak layak dan kehilangan legitimasi moral, spiritual, sosial, bahkan politik.
  • Pembenahan keseluruhan organisasi NU yang memerlukan evaluasi dan pembenahan kepemimpinan struktural yang ada di PBNU.

Percepatan Muktamar sebagai Solusi Konflik

Menurut Kiai Shofy, percepatan muktamar PBNU adalah langkah penting untuk segera keluar dari prahara konflik. Dalam kaidah fikih dikatakan bahwa al-khuruj min al-khilaf mustahabbun (Keluar dari perselisihan adalah disunnahkan). Menurut Imam Jalaluddin al-Suyuthi dalam kitab al-Asybah wa al-Nadzhair, pentingnya segera keluar dari keruwetan konflik agar tidak memunculkan persoalan-persoalan baru yang dapat menambah konflik.

Dalam forum tersebut, para kiai mendukung Rois Aam sebagai pimpinan tertinggi PBNU beserta jajaran Suriyah untuk segera menggelar muktamar. Gus Yahya, yang telah dinyatakan dipecat dengan dua alasan yaitu afiliasi zionisme dan tata kelola keuangan yang tidak syar’i, tidak boleh lagi mencalonkan dirinya atau dicalonkan oleh pihak lain.

Kriteria Kepemimpinan Ulama yang Ideal

Para kiai juga merekomendasikan kriteria kepemimpinan ulama yang ideal ke depan bagi PBNU. Kriteria tersebut antara lain:

  • Sosok yang memiliki otoritas keilmuan, wawasan, dan pengetahuan yang luas, baik dalam bidang agama maupun umum, termasuk pengetahuan berorganisasi.
  • Otoritas spiritual dan akhlak mulia yang bisa menjadi teladan.
  • Zuhud alias tidak cinta dunia dan tidak ambisi jabatan.
  • Bisa menempatkan dirinya sebagai khadim (pelayan) organisasi.
  • Karismatik dengan basis dan pijakan lokal dan nasional.

Allah berfirman:

إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ

“Hanya saja yang takut kepada Allah dari sekian hamba-Nya adalah ulama,” (Q.S. Fathir: 28).

Ayat ini dengan sangat jelas menunjukkan bahwa hanya ulama yang punya rasa takut (khasyah) kepada Allah. Rasa takut ini muncul sebagai konsekuensi dari keimanan, keilmuan, spiritualitas, dan akhlak yang tertanam kuat di hatinya.

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByWahyudi
Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Politik

Penundaan Serangan Aset Energi Iran: Alasan Trump Beri Tenggat Waktu 6 April 2026

April 1, 2026
Politik

Sekda Aceh tekankan manfaat TKD pasca-bencana untuk masyarakat langsung

April 1, 2026
Politik

Respons Titiek Soeharto atas dugaan suap izin hutan, tiga perusahaan disegel

December 14, 2025
Politik

Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono Pingsan Saat Serahkan Jenazah Pesawat ATR 42-500

January 29, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?