Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Kriminal

Ayah Bocorkan Pesan Terakhir dengan Pramugari ATR di Sulsel

Rafitman
Last updated: January 22, 2026 12:20 am
Rafitman
Share
7 Min Read
SHARE

Identifikasi Korban dan Proses Pencarian di Gunung Bulusaraung

Esther Aprilita Sianipar menjadi salah satu dari delapan kru pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, perbatasan Kabupaten Pangkep dan Maros, Sulawesi Selatan pada hari Sabtu (18/1/2026). Esther, yang merupakan pramugari pesawat ATR tersebut, tercatat sebagai warga Jawa Barat. Ia tinggal di Bukit Rancamaya, Bojong Koneng, Kabupaten Bogor.

Contents
  • Identifikasi Korban dan Proses Pencarian di Gunung Bulusaraung
  • Satu Korban Laki-laki Ditemukan
  • Pesawat Sempat Ada Masalah

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jabar telah mengambil sampel DNA keluarga Esther untuk membantu proses identifikasi korban. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan menyebutkan bahwa Esther diketahui menjadi salah satu awak kabin yang ikut dalam penerbangan ATR 42-500. Pengambilan sampel DNA dilakukan bersama keluarga korban di kediamannya di Bogor. Menurutnya, pengambilan data ante mortem dan sampel DNA pembanding merupakan bagian penting dalam proses identifikasi korban secara ilmiah.

Pihak keluarga Esther Sianipar akhirnya angkat bicara terkait peristiwa yang menimpa putrinya. Dikutip dari Tribunnews.com, Minggu (18/1/2025), ayah Esther Aprilita Sianipar, Adi Sianipar, mengungkapkan komunikasi terakhir dengan sang putri tercinta. Adi menyebut, dirinya sempat mengirim pesan lewat aplikasi percakapan WhatsApp kepada Esther pada Sabtu (17/1/2026) siang kemarin, sekitar pukul 12.00. Akan tetapi, pesan tersebut tidak berbalas.

“Terakhir berkomunikasi, kemarin saya jam 12 WA (WhatsApp) dia, karena saya lagi di Jakarta, dia kan kos di Jakarta, jadi saya mau jemput dia kalau mau pulang,” kata Adi. “Ternyata, jam 12 itu nggak ada balasan dari dia. HP-nya sudah nggak aktif,” lanjutnya.

Kemudian, Adi mendapat kabar bahwa pesawat jenis ATR 42-500 hilang kontak. Kabar itu disampaikan oleh pihak IAT, perusahaan jasa penerbangan charter yang telah beroperasi sejak 1968. Maskapai ini melayani penerbangan fixed-wing dan helikopter, khususnya untuk kebutuhan industri minyak dan gas, pertambangan, korporasi, serta penerbangan VIP.

“Saya dihubungi kantor IAT (terkait kabar pesawat ATR 42-500) tempat dia (Esther) bertugas. Melalui telepon, tapi karena saya ada di jalan, nggak saya angkat. Dia (lalu) WA gitu, bahwasanya pesawat yang ditumpangi Esther dari Jogja ke Makassar lost contact,” tutur Adi.

Adi mengatakan, pihak keluarga terus berharap ada mukjizat, sehingga para kru dan penumpang pesawat tersebut ditemukan dengan selamat. “Kami berharap masih ada mukjizat karena sampai jam sekarang (Minggu (18/1/2026) kan belum ditemukan, kami berharap mereka semua ditemukan dalam keadaan selamat,” jelas Adi.

Adi juga mengungkap, putrinya tidak bertugas terbang pada pertengahan hingga akhir Desember 2025, lantaran pesawat sedang dipasangi kamera. Menurutnya, Esther baru aktif terbang lagi memasuki Januari 2026. Akan tetapi, Adi tidak tahu-menahu kenapa Esther ikut bertugas dalam penerbangan rute Yogyakarta-Makassar, sebab putrinya itu biasanya bertugas di Bandara Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

“Dari pertengahan Desember dia kan ga terbang, sampai akhir Desember, karena pesawatnya itu lagi dipasang kamera katanya,” papar Adi. “Pasang kamera di bawah pesawat gitu, CCTV. Jadi, mereka sementara nggak terbang. Masuk Januari, mereka sudah aktif lagi,” ujarnya. “Saya nggak tahu ya (tentang rute-rute pesawat ATR 42-500), dia (Esther) standby-nya di Halim, saya nggak tahu juga kenapa dari Jogja ke Makassar gitu,” sambungnya.

Satu Korban Laki-laki Ditemukan

Satu dari 10 korban penumpang pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan, ditemukan Tim SAR gabungan pada Minggu (18/1/2026). Mayat berjenis kelamin laki-laki diduga korban pesawat ATR 42-500 belum bisa dievakuasi akibat cuaca buruk.

Akibatnya, 10 petugas SAR menginap di lokasi keberadaan jenazah itu, yakni di jurang sedalam 200 meter di sekitar lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep. Petugas SAR terpaksa membangun tenda tak jauh dari lokasi jenazah tersebut. Selain kondisi medan yang menyulitkan petugas SAR, cuaca di kawasan Gunung Bulusaraung juga tidak memungkinkan dilakukan evakuasi di malam hari.

“Tadi sudah menemukan satu korban. Namun kami sampai saat ini belum bisa mengevakuasi korban karena terkendala dari kondisi cuaca,” kata Kasi Ops Basarnas Makassar, Andi Sultan. “Namun kita tadi sudah melakukan koordinasi dengan anggota di bawah bersama korban, memutuskan untuk malam ini camp,” katanya.

Sultan mengatakan, jenazah itu berada di jurang dengan kedalaman 200 meter. Tim SAR sudah berupaya mengevakuasi jenazah itu, namun terkendala cuaca. “Kondisi medan kurang bagus dan kabut di situ sekitar 3-5 meter untuk visibility jarak pandang,” terang Sultan. “Kita sudah berupaya melakukan evakuasi J-trik (menarik mayat dari atas tebing) namun cuaca tidak memungkinkan,” lanjutnya.

Rencananya, proses evakuasi terhadap jenazah itu akan dilakukan Senin (19/1/2026) pukul 5.00 Wita. Evakuasi akan dilakukan melalui jalur udara atau helikopter. “Besok kami merencanakan kalau cuaca mendukung, kami akan melakukan evakuasi dengan udara,” katanya.

Dengan ditemukannya satu korban itu, korban yang masih dalam pencarian tersisa sembilan orang.

Pesawat Sempat Ada Masalah

Sehari sebelum dilaporkan jatuh, Pesawat ATR 42-500 yang membawa 10 orang itu, mengalami permasalahan di bagian mesin. Petinggi IAT yang menjabat sebagai Direktur Operasional, Capt Edwin membenarkan hal itu. Pihak IAT mengklaim permasalahan sudah berhasil diperbaiki di hari pertama penemuan. Akan tetapi, Capt Edwin tidak membeberkan secara gamblang soal masalah mesin tersebut.

“Memang ada problem di enginering kami, tapi kami sudah tes.” “Problem kecil, tapi kami sudah perbaiki hari Jumat,” kata Edwin, dikutip dari Tribun-Timur.com.

Pesawat yang bertolak dari Yogyakarta ke Makassar tersebut disewa KKP untuk patroli udara di wilayah Pengelolaan Perikanan RI 712 dan mengangkut tujuh kru dan tiga penumpang. Berikut daftar korban:

  1. Capt Andy Dahananto
  2. SIC FO M Farhan Gunawan
  3. FOO Hariadi
  4. EOB Restu Adi P
  5. EOB Dwi Murdiono
  6. Flight attendant Florencia Lolita
  7. Flight attendant Esther Aprilitas
  8. Deden dari KKP
  9. Ferry dari KKP
  10. Yoga dari KKP


Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByRafitman
Reporter digital yang mencintai dunia jurnalisme sejak bangku sekolah. Ia aktif mengikuti perkembangan media baru dan belajar teknik storytelling modern. Hobinya antara lain menyunting foto, menonton film thriller, dan berjalan malam. Motto: "Setiap cerita punya sudut pandang yang menunggu ditemukan."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Kriminal

Jejak Karier Gus Alex yang Berujung pada Kasus Korupsi Haji

January 19, 2026
Kriminal

Aksi Tegas Warga Panerokan Jambi Tahan Truk Batu Bara di Siang Hari

March 15, 2026
Kriminal

Advokatungkap Skandal Gaji ASN Yalimo yang Dikuras Bank Papua

February 28, 2026
Kriminal

OTT KPK Terbaru, 13 Orang Termasuk Bupati Gatut Sunu Diperiksa di Gedung KPK

April 20, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?