Pemain Lokal Jadi Andalan Persebaya Surabaya
Bukan Bruno Moreira, pemain dengan menit bermain tertinggi di Persebaya Surabaya justru berasal dari sektor lokal. Sosok tersebut adalah Arief Catur Pamungkas yang tampil konsisten sepanjang putaran pertama Super League 2025/2026 bersama Green Force.
Persebaya Surabaya menunjukkan wajah berbeda musim ini dengan tidak sepenuhnya bergantung pada legiun asing. Tim Kota Pahlawan justru memberi peran besar kepada pemain lokal yang mampu menjawab kepercayaan pelatih lewat performa stabil.
Dari lima pemain yang paling sering diturunkan Persebaya Surabaya, dua di antaranya merupakan pemain lokal. Bahkan, satu nama lokal menempati posisi teratas dalam daftar menit bermain terbanyak di skuad Green Force.
Arief Catur Pamungkas menjadi pemain dengan menit tampil tertinggi sejauh ini. Bek kanan asal Mojokerto tersebut tampil dalam 17 pertandingan dengan total 1.461 menit bermain. Catatan tersebut membuat Arief unggul tipis dari pemain asing andalan Persebaya Surabaya. Ia melampaui Milos Rajkovic, Bruno Moreira Soares, hingga Francisco Rivera yang selama ini dikenal sebagai tulang punggung tim.
Peran Arief begitu krusial di sisi kanan pertahanan Persebaya Surabaya. Ia nyaris tak tergantikan dan selalu dipercaya mengisi starting eleven dalam sebagian besar laga putaran pertama.
Lahir di Mojokerto pada 25 Juli 1999, Arief kini berusia 26 tahun dan berada pada fase matang kariernya. Tingginya 1,74 meter dengan kaki dominan kanan membuatnya ideal sebagai bek kanan modern.
Selain beroperasi sebagai bek kanan, Arief juga fleksibel menempati beberapa posisi lain. Ia bisa dimainkan sebagai bek kiri maupun bek tengah sesuai kebutuhan tim.
Arief bergabung dengan Persebaya Surabaya sejak 20 April 2022. Kontrak terakhirnya diperpanjang pada 9 Mei 2023 dan hingga kini masih menjadi bagian penting skuad Green Force.
Dari sisi statistik, kontribusi Arief tak hanya terlihat dari jumlah menit bermain. Ia mencatatkan satu gol, satu assist, dan delapan percobaan tembakan sepanjang musim ini. Expected Goals atau xG Arief mencapai angka 2,39 yang cukup tinggi untuk ukuran pemain bertahan. Statistik ini menunjukkan keberaniannya membantu serangan saat Persebaya Surabaya menekan lawan.
Dalam distribusi bola, Arief mencatatkan akurasi umpan sebesar 78 persen. Ia juga menciptakan empat keypass yang berujung peluang berbahaya bagi Persebaya Surabaya.
Secara defensif, Arief tercatat melakukan 21 pelanggaran dan 17 kali dilanggar lawan. Ia mengoleksi tiga kartu kuning tanpa satu pun kartu merah.
Mentalitas Arief menjadi salah satu faktor penting di balik konsistensinya. “Di saat kamu diragukan jawablah dengan tenang dan tetaplah berjalan untuk menatap tantangan yang ada di depan,” ungkap Arief Catur Pamungkas di kanal media pribadinya.
Selain Arief, satu pemain lokal lain yang juga memiliki menit bermain tinggi adalah Ernando Ari Sutaryadi. Kiper kelahiran Semarang itu hanya sekali absen sepanjang putaran pertama Super League 2025/2026. Ernando mencatatkan total 1.440 menit bermain dari 16 penampilan. Ia terus menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang Persebaya Surabaya.
Sementara itu, tiga nama lain dalam daftar lima besar menit bermain merupakan pemain asing. Mereka adalah Milos Rajkovic, Bruno Moreira Soares, dan Francisco Rivera. Milos Rajkovic tampil konsisten dengan bermain penuh dalam 17 pertandingan. Bek tengah tersebut mencatatkan total 1.459 menit bermain, hanya terpaut dua menit dari Arief.
Bruno Moreira yang kerap disebut sebagai motor serangan Persebaya Surabaya justru berada di posisi keempat. Pemain asal Brasil itu mencatatkan 1.437 menit bermain dan hanya sekali absen. Francisco Rivera melengkapi daftar lima besar pemain andalan Persebaya Surabaya. Meski hanya tampil 13 kali, gelandang asing tersebut mengoleksi 1.150 menit bermain.
Daftar menit bermain ini memperlihatkan keseimbangan Persebaya Surabaya dalam memadukan pemain lokal dan asing. Kepercayaan terhadap pemain lokal terbukti bukan sekadar pelengkap.
Arief Catur Pamungkas menjadi simbol keberhasilan pembinaan dan kepercayaan kepada pemain daerah. Ia menjawab peluang dengan kerja keras dan performa konsisten di lapangan.
Dengan putaran kedua yang masih panjang, peran Arief diprediksi tetap vital. Jika mampu menjaga kebugaran dan konsistensi, posisinya di skuad utama Persebaya Surabaya akan semakin tak tergoyahkan.
Catatan menit bermain tertinggi ini menjadi bukti nyata kontribusi Arief bagi Green Force. Bukan Bruno Moreira, Arief Catur Pamungkas kini berdiri sebagai pemain paling sibuk dan paling diandalkan Persebaya Surabaya musim ini.
