Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Entertainment

Berkaca dari Mens Rea Pandji Pragiwaksono, Mengapa Komedi Bikin Banyak Orang Bereaksi?

Ratna Purnama
Last updated: January 19, 2026 1:39 am
Ratna Purnama
Share
5 Min Read
SHARE

Contents
  • Pertunjukan Standup Comedy Pandji Pragiwaksono di 10 Kota
  • Mengapa Ada yang Merasa Tersinggung?
  • Laporan Memperburuk Demokrasi
  • Komedi dan Laporan Hukum
  • Batas Berkomedi yang Aman

Pertunjukan Standup Comedy Pandji Pragiwaksono di 10 Kota

Pertunjukan standup comedy komika Pandji Pragiwaksono di 10 kota kembali menjadi perbincangan hangat masyarakat, terutama setelah pertunjukan Mens Rea yang digelar di Jakarta ditayangkan di Netflix pada Kamis (1/1/2026). Materi yang dibawakan dalam pertunjukan tersebut membahas isu-isu sosial dan politik di Indonesia, yang memicu berbagai respons dari publik. Mulai dari apresiasi hingga keberatan dan rasa tersinggung.

Euforia terhadap pertunjukan Mens Rea yang menjadi pertunjukan nomor satu untuk kategori TV Shows di Netflix Indonesia harus diwarnai dengan laporan pencemaran nama baik oleh Angkatan Muda Nahdlatul Ulama dan Aliansi Muda Muhammadiyah ke Polda Metro Jaya pada Rabu (7/1/2025). Laporan ini segera dibantah oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Muhammadiyah. Kedua organisasi Islam tersebut menyatakan bahwa pelapor bukan merupakan bagian dari mereka.

“Bukan orang NU itu,” ujar Ketua PBNU KH Ulil Abshar Abdalla, dilansir dari sumber tertentu, Jumat (9/1/2026).

Mengapa Ada yang Merasa Tersinggung?

Pengamat Komunikasi Politik sekaligus Sosiolog Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun menilai ada beberapa faktor yang menyebabkan materi Mens Rea menimbulkan reaksi publik, baik yang mendukung maupun yang tidak. Berikut penjelasannya:

  1. Komedi yang cukup tajam

    Mengangkat isu politik, Ubed menilai bahwa materi komedi Pandji di pertunjukan Mens Rea mengandung kritik yang tajam. “Isi komedinya cukup tajam dalam melakukan kritik terhadap elit politik atau institusi negara atau institusi sosial yang besar,” ungkap Ubed, saat dihubungi sumber tertentu, Jumat (9/1/2026).

    Ia menjelaskan, kritik yang tajam itu dianggap oleh elit politik, institusi negara, dan institusi sosial sebagai ancaman, sehingga mampu merusak kredibilitas negara. Akibatnya, pihak yang dikritik dan pengikutnya mencermati secara serius isi komedi tersebut hingga menjadi informasi yang meluas.

  2. Aktor komedian

    Faktor berikutnya adalah aktor komedian itu sendiri. Ubed menjelaskan, rekam jejak seorang komedian bisa dianggap sebagai lawan elit politik tertentu. “Track record komedian dianggap atau telah memiliki kedekatan pikiran pada elit politik tertentu sehingga yang dikritik menganggap pengkritik sebagai lawan politik,” kata dia.

    “Jadi tidak hanya melihat materinya tetapi dilihat siapa pengkritiknya. Situasi itu yang berpotensi menimbulkan perhatian luas,” imbuh Ubed.

  3. Penggunaan media sosial

    Faktor amplifikasi di media sosial melalui video pendek yang menyebar-luas juga memicu reaksi publik yang beragam. “Publik tidak menontonnya secara utuh tetapi penggalan video itu mudah disebarluaskan,” ungkap Ubed.

Laporan Memperburuk Demokrasi

Beberapa materi standup comedy Pandji yang dipersoalkan antara lain adalah pengelolaan tambang oleh NU dan Muhammadiyah, pemilihan pemimpin berdasarkan aspek ibadah, hingga stereotip etnis Sunda. Menurut pelapor, materi tersebut berpotensi menimbulkan kebencian, merendahkan nilai agama Islam, dan mendiskreditkan kelompok etnis tertentu jika dilihat secara utuh.

Atas dasar itu, Pandji dilaporkan dengan Pasal 300 dan Pasal 301 KUHP baru tentang penghasutan dan penistaan agama, dengan ancaman pidana maksimal 3 hingga 4 tahun penjara. Namun, Ubed menyayangkan laporan tersebut. “Upaya melaporkan Pandji ke ranah hukum itu langkah yang memperburuk demokrasi,” ujarnya.

Komedi dan Laporan Hukum

Meski dibalut dengan canda, komedi satir rawan dikenai hukum Indonesia. Komedi satir adalah bentuk humor yang berisi pernyataan sindiran terhadap keadaan atau seseorang. Menurut Ubed, komedi jenis ini berpotensi kena delik hukum karena praktik hukum di Indonesia masih subyektif dan pasal-pasal yang tidak jelas dan ambigu. “Materi komedi satir politik rawan kena delik hukum karena praktik hukum di Indonesia seringkali dibangun dengan tafsir subyektif kekuasaan terhadap pasal karet yang digunakan dasar delik hukum,” jelasnya.

Di saat yang sama, Ubed mengatakan bahwa hukum di Indonesia masih digunakan sebagai instrument kekuasaan. Ini artinya, hukum akan digunakan sebagai “senjata” bagi pihak yang berkuasa ketika merasa diancam. “Disaat yang sama hukum di Indonesia masih menjadi instrumen kekuasaan dan mafia,” ungkap Ubed.

“Jadi ketika kekuasaan terancam karena kritik maka hukum dijadikan instrumen kekuasaan. Ini salah satu problem hukum yang serius di Indonesia,” imbuhnya.

Batas Berkomedi yang Aman

Oleh karena itu, sangat sulit menentukan batas berkomedi yang aman dari jerat hukum di Indonesia, terutama humor tentang politik. Menurutnya, komedi yang aman dari jerat hukum Indonesia adalah komedi yang sama sekali tidak menyentuh praktik politik secara kritis. “Batas komedi tentang politik yang aman dari jerat hukum di Indonesia sangat sulit karena budaya demokrasi di Indonesia kualitas dan indeksnya masih sangat rendah akibat intervensi kekuasaan yang masih kuat,” kata dia.

“Kritis bisa aman jika tidak melakukan kritik terhadap subyek kekuasaan secara terang,” tandas Ubed.

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByRatna Purnama
Seorang reporter yang gemar meliput isu publik, transportasi, dan dinamika perkotaan. Ia memiliki kebiasaan membaca opini koran setiap pagi untuk memperluas perspektif. Hobi utamanya adalah jogging, fotografi, dan menikmati senja. Motto: "Kepekaan adalah modal utama seorang penulis."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Entertainment

Penuh liku, kisah cinta Nancy Wheeler di Stranger Things

December 31, 2025
Entertainment

Terungkap alasan Sherina Munaf dan Baskara bercerai setelah artis ini unggah konten soal perselingkuhan

April 20, 2026
Entertainment

Curhat Pramono Anung Ditegur Anak Soal ARMY, Pilih Mengalah Soal Lokasi Konser BTS

April 22, 2026
Entertainment

Siap Menikah? Cinta Laura dan Arya Vasco Bicara Keuangan: Mewah atau Sederhana?

March 10, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?