Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Politik

Profil Sidharto Reza Suryodipuro, Duta Besar Indonesia yang Pimpin Dewan HAM PBB

Rafitman
Last updated: January 19, 2026 1:40 am
Rafitman
Share
4 Min Read
SHARE

Contents
  • Profil Sidharto Reza Suryodipuro, Duta Besar Indonesia yang Terpilih Sebagai Presiden Dewan HAM PBB
  • Latar Belakang Keluarga dan Pendidikan
  • Awal Karier Diplomatik
  • Visi Kepemimpinan di Dewan HAM PBB

Profil Sidharto Reza Suryodipuro, Duta Besar Indonesia yang Terpilih Sebagai Presiden Dewan HAM PBB

Indonesia kembali menunjukkan perannya di panggung internasional dengan keberhasilan Duta Besar Republik Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Sidharto Reza Suryodipuro, yang resmi terpilih sebagai Presiden Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB. Penunjukan ini menjadi pencapaian penting bagi diplomat senior Indonesia dan membuktikan posisi strategis negara dalam isu-isu global.

Sidharto Reza Suryodipuro dilantik sebagai Presiden Dewan HAM PBB pada 8 Januari 2026, setelah mendapatkan dukungan mayoritas dari anggota Dewan. Penunjukan ini disetujui dalam pertemuan Dewan HAM PBB pada 23 Desember 2025, dengan 34 dari 47 negara anggota memberikan dukungan. Jabatan ini akan berlangsung selama satu tahun hingga 31 Desember 2026.

Latar Belakang Keluarga dan Pendidikan

Dalam profil Sidharto Reza Suryodipuro, tercatat bahwa ia lahir di Cologne (Koln), Jerman Barat, pada 29 September 1966. Ia berasal dari keluarga diplomat sekaligus bangsawan Jawa. Kakeknya, Suyoto Suryodipuro, dikenal sebagai salah satu pendiri Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan Radio Republik Indonesia (RRI). Garis keturunan Keraton Mangkunegaran Surakarta turut membentuk latar belakang kehidupannya.

Awalnya, Sidharto tidak memiliki rencana untuk menjadi diplomat. Saat duduk di bangku SMA, ia bercita-cita menjadi pilot dan memilih jurusan Ilmu Pengetahuan Alam. Namun, keterbatasan penglihatan mengubah arah hidupnya. Ia kemudian menempuh pendidikan Hubungan Internasional di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Katolik Parahyangan pada 1986.

Awal Karier Diplomatik

Perjalanan karier dalam profil Sidharto Reza Suryodipuro dimulai secara resmi ketika ia melamar ke Kementerian Luar Negeri RI pada 1991 dengan restu sang kakek. Ia memulai pengabdiannya sebagai diplomat sejak Maret 1992.

Pendidikan internasional turut memperkuat kompetensinya. Pada 2003, Sidharto meraih gelar Master of Arts (M.A) bidang keamanan nasional dari Naval Postgraduate School, Monterey, California, Amerika Serikat, melalui beasiswa Fulbright. Ia lulus dengan predikat istimewa.

Selama lebih dari tiga dekade berkarier, Sidharto Reza Suryodipuro dipercayai berbagai penugasan strategis. Ia pernah menjadi delegasi Indonesia dalam komite penjaga perdamaian PBB, diplomat di Kedutaan Besar RI di Canberra, serta perwakilan Indonesia di Dewan Keamanan PBB di New York.

Ia juga menjabat sebagai Wakil Kepala Misi RI di Washington DC, Wakil Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, serta Duta Besar RI untuk India dan Bhutan. Bahkan, Sidharto tercatat sebagai Duta Besar RI pertama untuk Bhutan sejak hubungan diplomatik kedua negara terjalin pada 2011.

Di tingkat nasional, profil Sidharto Reza Suryodipuro semakin menonjol saat ia dipercaya menjadi Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri RI sejak 2020. Ia berperan penting ketika Indonesia memegang Keketuaan ASEAN pada 2023.

Visi Kepemimpinan di Dewan HAM PBB

Dalam pidato sambutannya, Sidharto mengajak negara-negara anggota menjadikan dua dekade perjalanan Dewan HAM PBB sebagai kompas dalam menentukan arah kebijakan ke depan. Ia menegaskan pentingnya mengesampingkan perbedaan demi penghormatan universal terhadap hak asasi manusia.

“Dewan harus tetap setia pada prinsip-prinsip inti universalitas, obyektivitas, dan non-selektivitas dalam mempertimbangkan isu-isu hak asasi manusia, memperlakukan semua hak asasi manusia—termasuk hak atas pembangunan—secara adil dan setara,” ujar Sidharto.

Dalam menjalankan tugasnya, Sidharto didampingi Wakil Presiden Dewan HAM PBB Marcelo Vazquez Bermudez dari Ekuador, serta anggota biro lainnya dari Ethiopia, Estonia, dan Spanyol. Meski Dewan HAM PBB telah menyepakati rancangan program kerja tiga tahun (2026–2028), kepemimpinan Sidharto menghadapi tantangan berupa krisis likuiditas dan keuangan PBB yang menyebabkan beberapa kegiatan tertunda.

Agenda terdekat, Sidharto dijadwalkan memimpin sidang sesi ke-51 Kelompok Kerja Peninjauan Berkala Universal (UPR) pada 19–30 Januari 2026. Dengan rekam jejak panjang dan pengalaman lintas kawasan, profil Sidharto Reza Suryodipuro menegaskan peran Indonesia sebagai aktor penting dalam diplomasi dan penegakan HAM di tingkat global.

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByRafitman
Reporter digital yang mencintai dunia jurnalisme sejak bangku sekolah. Ia aktif mengikuti perkembangan media baru dan belajar teknik storytelling modern. Hobinya antara lain menyunting foto, menonton film thriller, dan berjalan malam. Motto: "Setiap cerita punya sudut pandang yang menunggu ditemukan."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Politik

ASN Pergi Keluar Rumah Jumat Saat WFH, Wamendagri: Viralkan Saja

April 20, 2026
Politik

Serangan AS-Israel Picu Krisis, Trump Minta Israel Hentikan Serangan ke Fasilitas Energi Iran

March 26, 2026
Politik

Pengantin Ojol Nikahi Wanita Polandia, Wabup Marah Karena Status Mantan Pacar Diungkit

April 3, 2026
Politik

Birokrasi Budaya: Dinas Kebudayaan NTB Terjebak sebagai EO

January 8, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?