Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Kesehatan

Ternyata, Bermain Game Bisa Membuat Otak Lebih Muda 4 Tahun

Adriatno Majid
Last updated: January 14, 2026 1:20 am
Adriatno Majid
Share
4 Min Read
SHARE

Contents
  • Manfaat Bermain Game Strategi untuk Otak
  • Jenis Game yang Membantu Pemrosesan Informasi Otak
  • Peran Game StarCraft II dalam Penelitian
  • Manfaat Konsisten pada Genre Strategi dan Action
  • Gamer Pemula Juga Bisa Mendapat Manfaat
  • Pentingnya Keseimbangan dalam Bermain Game

Manfaat Bermain Game Strategi untuk Otak

Bermain video game sering kali dianggap sebagai kegiatan yang tidak produktif. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa beberapa jenis permainan, khususnya strategi dan action, bisa memberikan manfaat signifikan bagi otak. Bahkan, hasil riset menunjukkan bahwa bermain game tertentu bisa membuat otak tampak lebih muda hingga empat tahun dibandingkan usia kronologis pemainnya.

Jenis Game yang Membantu Pemrosesan Informasi Otak

Para peneliti menemukan bahwa game yang membutuhkan strategi, kecepatan berpikir, dan pengambilan keputusan kompleks dapat melatih otak bekerja lebih efisien. Sebaliknya, game yang minim tantangan kognitif tidak menunjukkan efek serupa. Menurut Aaron Seitz, professor psikologi sekaligus direktur Brain Game Center for Mental Fitness and Well-being di Northeastern University, bermain video game merupakan bentuk latihan keterampilan otak yang kompleks.

Dalam wawancaranya dengan outlet media The Washington Post, Seitz menjelaskan bahwa seseorang yang sering bermain video game secara tidak langsung melatih kemampuan otak dalam memproses informasi dan beradaptasi dengan lingkungan dinamis. Hal ini berbeda dengan game “latihan otak” konvensional yang biasanya dirancang terlalu sederhana tanpa unsur merangsang kemampuan kognitif otak manusia.

Peran Game StarCraft II dalam Penelitian

Studi yang terbit di jurnal Neurolmage pada tahun 2024 menempatkan game StarCraft II sebagai objek penelitian. StarCraft II termasuk dalam genre permainan strategi yang memaksa pemain mengatur sumber daya, mengoordinasikan pasukan, dan berpikir cepat di bawah tekanan. Riset yang dilakukan oleh Carlos Coronel dan timnya menelaah bagaimana karakter permainan strategi waktu nyata memengaruhi cara kerja otak manusia.

Secara keseluruhan, ada 62 subjek penelitian yang terlibat, dengan rincian 31 orang merupakan pemain StarCraft II berpengalaman, sementara 31 lainnya dari kalangan non-gamer. Uji coba dilakukan melalui pemindaian otak untuk melihat perbedaan cara otak keseluruhan subjek dalam memproses informasi. Hasilnya, kelompok gamer berpengalaman memiliki efisiensi pemrosesan informasi yang lebih baik, dibanding non-gamer. Gamer berpengalaman juga tercatat memiliki konektivitas yang lebih tinggi pada area otak yang berperan dalam perhatian visual dan fungsi eksekutif.

Manfaat Konsisten pada Genre Strategi dan Action

Penelitian lanjutan tahun 2025 yang dipublikasikan di Nature Communications menunjukkan bahwa otak gamer berpengalaman tampak hingga empat tahun lebih muda dibandingkan usia kronologis mereka. Menurut Coronel, hasil tersebut mengindikasikan bahwa kompleksitas kognitif dalam bermain game mirip dengan aktivitas kreatif seperti seni atau musik, di mana keduanya sama-sama dapat membantu mempertahankan koneksi saraf yang rentan terhadap penuaan.

Aktivitas bermain game strategi juga meningkatkan kapasitas otak dalam memproses informasi, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari TechSpot.

Gamer Pemula Juga Bisa Mendapat Manfaat

Yang menarik, efek bermain video game bergenre strategi ternyata tidak hanya ditemukan pada pemain lama. Paparan dalam durasi terbatas pun menunjukkan perubahan. Bagi non-gamer yang menghabiskan sekitar 30 jam dalam beberapa minggu untuk mempelajari StarCraft II, tercatat mengalami perlambatan penuaan otak dibandingkan peserta yang memainkan game kartu berbasis aturan seperti Hearthstone.

Coronel menegaskan bahwa meskipun latihan lebih lama memberi manfaat lebih besar, peningkatan kognitif sudah mulai terlihat bahkan ketika sebelum peserta mencapai tingkat mahir.

Pentingnya Keseimbangan dalam Bermain Game

Meskipun hasil riset ini terdengar menjanjikan karena bisa membuat otak lebih muda hingga empat tahun, para peneliti mengingatkan bahwa bermain video game secara berlebihan juga tidak baik bagi kesehatan otak. Coronel secara khusus menekankan pentingnya keseimbangan antara bermain game, dengan hal lain seperti aktivitas fisik, interaksi sosial, dan tidur. Adapun durasi bermain yang dianjurkan oleh Professor Seitz yaitu berkisar antara 30 hingga 60 menit.

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByAdriatno Majid
Seorang penulis berita online yang mengutamakan kecepatan dan ketelitian dalam menyampaikan informasi terkini kepada pembaca. Aktif mengikuti perkembangan isu sosial dan digital. Memiliki hobi membaca artikel sejarah, bersepeda pagi, serta memotret momen sederhana yang menarik. Baginya, proses menulis adalah ruang untuk melihat dunia lebih dekat. Motto hidupnya: "Informasi yang jujur adalah fondasi kepercayaan."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Kesehatan

Stres ibu hamil gangguhi perkembangan plasenta, ini penelitiannya!

March 4, 2026
Kesehatan

Bayi lahir prematur membutuhkan dukungan jangka panjang, ini fakta!

April 22, 2026
Kesehatan

5 Rekomendasi Tas Bencana untuk Siap Hadapi Bencana, Persiapkan Sekarang!

December 5, 2025
Kesehatan

8 Ketidaknyamanan Masa Kecil di Tahun 60-an Membuat Anda Lebih Kuat Secara Mental

February 4, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?