Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Bisnis

Denmark Tutup Layanan Pos Nasional Setelah 400 Tahun, Surat Fisik Berakhir

admin
Last updated: January 1, 2026 7:00 am
admin
Share
4 Min Read
SHARE



Denmark resmi menjadi negara Eropa pertama yang menghentikan pengiriman surat fisik melalui layanan pos nasionalnya. Keputusan ini menandai akhir dari bab panjang sejarah layanan pos Denmark yang telah berjalan selama lebih dari 400 tahun. Dominasi komunikasi digital membuat peran surat fisik semakin terpinggirkan dan dianggap tidak relevan lagi.

Contents
  • Kotak pos hilang, kekhawatiran muncul di kelompok rentan
  • Sejarawan komunikasi: Perubahan sebagai kelanjutan evolusi media surat
  • Surat fisik menyusut, tapi belum sepenuhnya hilang

Menurut laporan, perusahaan pos milik negara, PostNord, mengirimkan surat terakhirnya pada hari Selasa (30/12/2025), menutup bab sejarah layanan pos Denmark. Bangunan bekas Kantor Pos Pusat di Kopenhagen yang dibuka pada tahun 1912 kini beralih fungsi menjadi hotel mewah, menjadi simbol perubahan besar tersebut.

Penurunan volume surat terjadi sangat drastis. Sepanjang tahun 2024, jumlah surat yang dikirim oleh PostNord tercatat lebih dari 90 persen lebih rendah dibandingkan tahun 2000. Tren serupa juga terlihat di negara lain seperti Amerika Serikat, meski belum sampai menghentikan layanan sepenuhnya.

“Hampir seluruh warga Denmark telah sepenuhnya beralih ke layanan digital, sehingga surat fisik tidak lagi memiliki fungsi yang sama seperti sebelumnya,” ujar juru bicara PostNord, Andreas Brethvad. Ia menambahkan bahwa saat ini sebagian besar komunikasi masyarakat telah beralih ke kotak surat elektronik, sementara sektor perdagangan daring dan layanan pengiriman paket justru terus mengalami pertumbuhan.

“Sebagian besar komunikasi kini masuk ke kotak surat elektronik, sementara e-commerce dan pengiriman paket justru terus tumbuh,” ucapnya.

Kotak pos hilang, kekhawatiran muncul di kelompok rentan

Sebagai bagian dari transisi, PostNord telah menyingkirkan sekitar 1.500 kotak pos di seluruh Denmark sejak Juni 2025. Kotak-kotak tersebut kemudian dijual untuk kegiatan amal dan menarik minat besar masyarakat.

Ke depan, pengiriman surat domestik dan internasional akan ditangani perusahaan swasta DAO, sementara PostNord tetap fokus pada layanan paket. Namun, perubahan ini memunculkan kekhawatiran, terutama bagi warga lanjut usia dan kelompok yang belum sepenuhnya melek digital.

“Sangat mudah bagi kita yang terbiasa dengan teknologi untuk mengakses surat secara daring, tetapi tidak semua orang memiliki kemampuan yang sama,” kata Marlene Rishoej Cordes, juru bicara Asosiasi DaneAge. Menurutnya, meskipun tersedia layanan pengambilan surat ke rumah, sistem pembayaran tetap mengharuskan penggunaan platform digital.

Sejarawan komunikasi: Perubahan sebagai kelanjutan evolusi media surat

Sejarawan komunikasi, Dirk van Miert, menilai pergeseran ini sebagai kelanjutan dari evolusi panjang media surat. “Format surat selalu berubah dari papirus, perkamen, hingga perangkat elektronik. Jaringan pengetahuan yang dulu dibangun lewat surat kini justru berkembang pesat secara daring,” ujarnya.

Meski demikian, nostalgia mulai terasa. Seorang pengguna media sosial di Denmark menulis, “Suatu hari nanti, saya harus menjelaskan kepada anak saya seperti apa kotak pos di masa lalu,” katanya.

Surat fisik menyusut, tapi belum sepenuhnya hilang

Dikutip dari The Guardian, layanan pos Denmark telah menangani pengiriman surat sejak 1624, namun dalam 25 tahun terakhir volumenya merosot tajam hingga lebih dari 90 persen seiring percepatan digitalisasi. Meski demikian, riset terbaru menunjukkan secercah anomali.

Generasi muda justru mulai kembali menulis surat, dengan kelompok usia 18–34 tahun tercatat mengirim surat dua hingga tiga kali lebih banyak dibanding kelompok usia lain. Bagi mereka, kembali menulis surat untuk bernostalgia dan sebagai upaya mencari jeda dari kejenuhan digital.

Secara hukum, Denmark tetap mewajibkan adanya layanan pengiriman surat, sehingga ketika PostNord menghentikan operasinya, fungsi itu dialihkan ke perusahaan lain tanpa perubahan praktis bagi publik. Namun, bagi sebagian pengamat, langkah ini bersifat final dan sulit dibalik, mengingat hampir seluruh komunikasi resmi kini berjalan lewat sistem identitas digital nasional MitID, yang digunakan oleh 97 persen penduduk dewasa.

Di tengah semakin langkanya penggunaan, surat fisik justru mendapatkan makna baru sebagai medium komunikasi yang lebih personal, intim, dan bernilai. Fenomena ini sekaligus menandai penutupan bab panjang layanan pos tradisional di salah satu negara dengan tingkat digitalisasi tertinggi di dunia.

Share This Article
Facebook Copy Link Print
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Bisnis

Kinerja CPO Grup Salim Menggembirakan, Ini Rekomendasi Sahamnya

March 10, 2026
Bisnis

Warga Kalimantan Utara Bisa Cek Emas Antam, Harga Naik Lagi Hari Ini

December 19, 2025
Bisnis

Balikpapan Jadi Pusat Industri, IEE Series 2026 Perluas Pasar

March 10, 2026
Bisnis

RI Mulai Kembangkan Industri Semikonduktor, Investasi Besar AS-Jerman Datang ke Batam

December 3, 2025
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?