Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Politik

Aceh Dapat Bantuan Malaysia, Menteri: Bukan Bantuan Asing

Rizal Hartanto
Last updated: December 14, 2025 11:13 am
Rizal Hartanto
Share
6 Min Read
SHARE

Penanganan Bencana di Aceh dan Wilayah Sumatra

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan bahwa bantuan yang diterima oleh Pemprov Aceh dari Malaysia dan China bukan termasuk bantuan dari negara asing. Menurutnya, bantuan tersebut bersifat personal dan ditujukan kepada Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem.

Contents
  • Penanganan Bencana di Aceh dan Wilayah Sumatra
  • Perbedaan Bencana Banjir dengan Tsunami 2004
  • Harga Bahan Pokok Melambung dan Listrik Masih Terbatas
  • Korban Jiwa Bertambah dan Bantuan Dibutuhkan

“Sebenarnya yang dimaksud itu adalah (bantuan) personal. Termasuk bantuan personal dari China kepada Mualem yang ingin mencari jasad-jasad dari para korban bencana,” ujar Sjafrie ketika dikutip dari keterangan video, Rabu (10/12/2025). Kelima personel dari China itu tiba di Aceh pada Sabtu, 6 Desember 2025 dan bertugas mengevakuasi jenazah korban bencana. Mualem pada Minggu, 7 Desember 2025 mengatakan lima personel asal Negeri Tirai Bambu itu akan dikerahkan di titik-titik paling terdampak dari banjir dan longsor di Aceh yang mayoritas berlokasi di pesisir timur.

Di sisi lain, mantan Pangdam Jaya itu bersikeras pemerintah masih mampu mengatasi sendiri banjir di tiga provinsi di Sumatra, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Sehingga, bantuan dari negara lain belum dibutuhkan. Apalagi berdasarkan hasil evaluasi Presiden Prabowo, pemerintah mengklaim masih memiliki sumber daya yang cukup untuk mengatasi banjir di Sumatra.

“Beliau (Presiden Prabowo) sudah mengambil suatu evaluasi bahwa bencana ini adalah bencana yang dapat diatasi oleh bangsa kita sendiri,” tutur dia.

Perbedaan Bencana Banjir dengan Tsunami 2004

Sjafrie mengatakan, bencana banjir yang menghantam Aceh, Sumatra Barat (Sumbar), dan Sumatra Utara (Sumut) berbeda dengan tsunami ketika melanda Indonesia pada 2004. Ia menyebut, ketika itu pemerintah masih kesulitan dan belum mandiri sehingga meminta bantuan negara lain.

“Jadi, ini berbeda dari saat dulu kita menghadapi tsunami (pada 2004). Kita ketika itu masih mengalami kesulitan karena kita tak memiliki kemandirian. Sekarang kan kita sudah mandiri untuk mengatasi bencana yang ada di Sumatra Utara, Aceh dan Sumatra Barat,” tutur mantan Wakil Menteri Pertahanan itu.

Namun, banyak yang menepis klaim pemerintah itu. Jurnalis senior, Najwa Shihab yang turun langsung ke lokasi bencana di Aceh menyebut, logistik bukan lagi masalah. Tetapi, logistik dan bantuan itu sebagian besar menumpuk di posko karena tak bisa didistribusikan lewat jalur darat.

“Bantuan ada, logistik ada, makanan ada. Yang diperlukan sekarang adalah jalan agar bantuan ini diterima oleh mereka yang membutuhkan. Saat ini beberapa daerah masih terisolasi di Aceh Tengah, Gayo Lues, beberapa daerah Aceh Utara. Akses darat terputus karena longsor maupun banjir,” kata Najwa, dikutip dari akun media sosialnya.

Alat berat, kata Najwa, memang ada tetapi tantangannya adalah ketersediaan bahan bakar minyak (BBM). “Jadi, satu-satunya harapan adalah lewat udara. Lewat helikopter atau pesawat udara yang tentu saja memiliki keterbatasan karena hanya mampu mengangkut maksimal 850 kilogram bantuan,” tutur dia. Pesawat yang berukuran lebih besar mampu mengangkut bantuan hingga dua ton, tetapi jumlah armadanya terbatas.

Harga Bahan Pokok Melambung dan Listrik Masih Terbatas

Harga Bahan Pokok di Aceh Melambung Usai Banjir, Cak Imin: Stok Tidak Ada

Sementara, hingga Senin kemarin listrik di Aceh belum sepenuhnya menyala. Padahal, pemerintah menjanjikan listrik sudah hidup 100 persen di Aceh pada awal pekan ini. Mengutip data dari PLN, Selasa (9/12/2025) pukul 06.00 WIB, masih ada 1.234 desa yang padam. Sedangkan, total desa di Aceh mencapai 4.717. Artinya, sekitar 79 persen wilayah terdampak di 18 kabupaten kini telah kembali teraliri listrik.

Beberapa wilayah yang sudah pulih sepenuhnya antara lain Aceh Besar, Aceh Selatan, Lhokseumawe, Subulussalam, Langsa, Aceh Singkil, dan sebagian besar Aceh Barat. Lantaran hal itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia meminta maaf karena aliran listrik belum mencapai 93 persen di Aceh. Ia beralasan banyak tantangan yang harus dihadapi dalam memperbaiki sistem kelistrikan di wilayah terdampak bencana longsor dan banjir, sehingga proses pemulihan memerlukan waktu lebih panjang.

“Saya yakin dan percaya bahwa pasti masih banyak kekurangan, pasti masih terjadi hal-hal yang tidak pernah kita perkirakan terjadi di lapangan,” ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM pada Selasa kemarin.

“Karena itu, sebagai pemerintah juga ikut prihatin yang sedalam-dalamnya, dan kalau ada yang memang belum maksimal kami memberikan pelayanan, kami memohon maaf,” imbuhnya.

Korban Jiwa Bertambah dan Bantuan Dibutuhkan

Jumlah korban meninggal dunia akibat bencana Sumatra tembus 964 jiwa

Sementara, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan, berdasarkan data terbaru per Rabu (10/12/2025) sore, jumlah korban meninggal dunia akibat bencana di Sumatra Barat (Sumbar), Sumatra Utara (Sumut), dan Aceh menjadi 969 orang. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan terdapat penambahan jumlah korban meninggal dunia dibandingkan data sehari sebelumnya.

“Untuk korban meninggal dunia bertambah lima jasad yang ditemukan. Dari jumlah 964 jiwa korban meninggal dunia pada hari Selasa, 9 Desember 2025, di hari ini menjadi 969 jiwa dengan ditemukannya tambahan dua orang di Langkat, Sumatra Utara dan tiga korban di Padang Pariaman, Sumatra Barat, sehingga total 969 korban meninggal dunia,” kata dia dalam jumpa pers yang ditayangkan secara daring hari ini.

Data BNPB juga menunjukkan 252 orang masih dinyatakan hilang. Namun jumlah tersebut mengalami penurunan jika dibandingkan data sebelumnya. Selain itu, Abdul memaparkan, jumlah korban yang kini mengungsi bertambah sebanyak 500 orang. Kini total ada 894.501 orang yang masih mengungsi.

CEK FAKTA: Pemerintah Gelontorkan Triliunan Rupiah ke Aceh usai Banjir

Prajurit TNI Jalan Kaki Demi Distribusikan Obat ke Aceh Usai Bencana

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByRizal Hartanto
Penulis berita dengan ketertarikan pada human interest dan kisah inspiratif. Ia senang berbincang dengan masyarakat untuk memahami realitas kehidupan. Ketika tidak menulis, ia menikmati hobi memasak dan mendengar podcast. Motto: "Menulis adalah cara merawat empati."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Politik

Kapal Tunda Meledak di Selat Hormuz, Kemenlu: 3 ABK WNI Dicari

March 14, 2026
Politik

Bupati Aceh Utara Ayahwa, Mantan Komandan GAM Pantau Banjir dengan Perahu di Malam Hari

December 3, 2025
Politik

Kapan Soeharto Jadi Presiden Menggantikan Bung Karno?

March 19, 2026
Politik

Jokowi Siap Maafkan Tersangka Ijazah Palsu, Kecuali 3 Nama Ini

December 29, 2025
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?