Pengakuan Denny Sumargo Mengenai Video CCTV Inara Rusli
Artis ternama Denny Sumargo mengaku pernah melihat video yang menampilkan Inara Rusli dan Insanul Fahmi. Video tersebut merupakan rekaman CCTV yang digunakan oleh Wardatina Mawa untuk melaporkan kasus tersebut ke pihak berwajib. Kesempatan ini diberikan oleh Mawa saat ia hadir dalam podcast CURHAT BANG Denny Sumargo.
Densu, sapaan akrab Denny Sumargo, menceritakan bahwa ia hanya melihat bagian awal dari video yang disebut-sebut berdurasi dua jam. Ia menyebutkan bahwa hanya ada dua orang yang terlihat di dalam ruangan, namun wajah keduanya tidak jelas terlihat.
“Waktu di podcast itu yang dikasih lihat cuma di awal aja,” kata Densu, seperti dikutip dari YouTube Cek Kabar Online. “Jadi ada 15 detik, ada dua orang di dalam ruangan. Wajahnya juga tidak terlihat jelas.”
Ia juga mengungkapkan keraguan terhadap identitas kedua orang tersebut. Densu memastikan kepada Mawa apakah mereka benar-benar Inara dan Insan. Mawa menjawab bahwa itu adalah pasangan tersebut, dan Densu mengatakan bahwa ia hanya bisa percaya karena bukti itu akan diserahkan ke polisi.
Penjelasan Mawa Mengenai Rekaman CCTV
Mawa, istri sah Insan sebelumnya, mengklaim memiliki bukti rekaman CCTV yang menunjukkan adegan asusila antara suaminya dan mantan istri Virgoun, Inara. Namun, ia menegaskan bahwa ia tidak akan mempublikasikan isi lengkap rekaman tersebut. Ia menyatakan bahwa video itu berisi aib Insan, yang masih menjadi suaminya.
“Aku cuma kasih lihat tindakan awal aja, dan dari situ aja mereka udah memanas. Padahal aku tetap yang pegang kendali dari awal sampai akhir,” tulis Mawa di akun Instagram-nya.
Ia menegaskan bahwa hanya penyidik yang berhak melihat keseluruhan bukti tersebut. Ia juga menyatakan bahwa ia tidak ingin membongkar aib dalam rekaman tersebut. “Aku enggak izinkan siapa pun lihat bukti full-nya, bukan karena gak ada bukti tapi justru karena ada aib yang harus aku jaga,” ujarnya.
Keterlibatan Inara Rusli dalam Hubungan Insan
Sementara itu, Mawa mengungkapkan isi rekaman CCTV yang ia miliki saat menjadi bintang tamu podcast Denny Sumargo. Meskipun ia tidak memperlihatkan video secara langsung, ia menjelaskan bahwa rekaman tersebut sangat memalukan. Ia menyatakan bahwa video itu berdurasi dua jam dan merekam perilaku zina besar antara Insan dan Inara.
“Kalau kita tangkap dalam bahasa itu seperti hubungan suami istri begitu?” tanya Densu. “Iya betul. Dan mereka melakukannya itu ‘haha hihi haha hihi’. Maksudnya kayak fun aja karena aku lihat suaranya juga keliatan, kedengeran. Tindakan mereka bener-bener luar biasa ya suami istri berhubungan.”
Inara Mengaku Di Jebak Poligami
Inara Rusli mengaku dirinya dijebak untuk melakukan poligami. Ia menyampaikan pengakuan ini dalam sebuah podcast bersama dr Richard Lee. Dalam percakapan DM antara Inara dan Mawa, Inara menanyakan tentang status hubungan Mawa dan Insan. Ia mengira bahwa Mawa sudah bercerai, sehingga ia merasa berhak melangkah ke jenjang pernikahan.
Namun, Mawa menyangkal klaim tersebut, dan Inara akhirnya mengaku bahwa ia dijebak untuk poligami. Ia menyatakan bahwa jika sedari awal ia niat menjadi istri kedua, ia sudah memiliki pasangan lain.
Inara Siap Minta Maaf ke Mawa
Inara mengungkapkan rasa penyesalan atas kejadian yang terjadi. Ia menyatakan bahwa ia ingin meminta maaf kepada Mawa. Namun, kondisinya saat ini sangat memprihatinkan, dan ia memilih untuk diam dan menenangkan diri.
Marisya Icha, kuasa hukum Inara, menyampaikan bahwa Inara sedang dalam kondisi depresi dan memilih untuk menghindar dari media sosial. Ia juga meminta agar Inara diberi waktu untuk pulih.
Mawa Siap Maafkan, Tapi Tolak Berdamai
Kuasa hukum Mawa, Darma Praja, menyatakan bahwa kliennya siap memberi maaf kepada Inara dan Insan. Namun, Mawa belum berniat untuk berdamai. Ia ingin proses hukum terus berlanjut. Alasan utamanya adalah ingin memberikan efek jera atas perbuatan yang dilakukan oleh keduanya.
“Belum (niat damai). Memang konsen kami fokus terhadap laporan dan proses yang dijalani,” jelas Darma. Ia menambahkan bahwa Mawa ingin menuntut hukuman terhadap keduanya sebagai bentuk efek jera.
