Banyuwangi Selatan, Surga Tersembunyi yang Menawarkan Pengalaman Wisata Alam Unik
Banyuwangi Selatan dikenal sebagai wilayah yang menyimpan keindahan alam yang masih sangat terjaga. Daerah ini menjadi surga bagi para pecinta wisata alam dan petualangan. Dengan berbagai pantai alami, hutan tropis, hingga kawasan konservasi yang masih asri, Banyuwangi Selatan menawarkan pengalaman yang tidak bisa ditemukan di tempat lain.
Pada tahun 2025, minat wisatawan terhadap destinasi anti mainstream di Banyuwangi Selatan semakin meningkat. Selain menawarkan pemandangan alam yang luar biasa, kawasan ini juga memberikan tantangan rute perjalanan, suasana yang sepi, serta kesempatan untuk menyatu dengan alam yang jarang ditemukan di tempat lain. Berikut empat rekomendasi wisata alam terbaik di Banyuwangi Selatan yang wajib masuk daftar kunjungan:
Teluk Hijau atau Teluk Ijo Green Bay
Teluk Hijau atau yang juga dikenal sebagai Teluk Ijo Green Bay merupakan salah satu pantai tersembunyi yang berada di kawasan Taman Nasional Meru Betiri. Lokasinya berada di Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi Selatan. Pantai ini terkenal karena warna air lautnya yang hijau toska bening serta pasir putih yang sangat halus.
Lokasi Teluk Hijau berjarak sekitar 90 kilometer dari pusat Kota Banyuwangi. Untuk mencapainya, wisatawan harus melewati kawasan hutan dan jalan pedesaan yang masih alami. Akses masuk biasanya melalui jalur Rajegwesi dan Pos Taman Nasional Meru Betiri.
Daya tarik utama Teluk Hijau terletak pada gradasi warna laut hijau zamrud yang berasal dari pantulan alga di dasar laut dangkal. Suasana pantai yang sepi, dikelilingi bukit karang dan hutan tropis, menjadikannya sangat cocok untuk berenang di tepian, bermain pasir, hingga berburu foto landscape.
Pantai Rajegwesi
Pantai Rajegwesi berada di Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, sekaligus menjadi gerbang utama menuju Teluk Hijau dan Pantai Sukamade. Pantai ini memiliki karakter pasir cokelat dengan ombak yang relatif lebih tenang karena dilindungi gugusan batu karang di mulut teluk.
Jarak Pantai Rajegwesi dari Kota Banyuwangi sekitar 75 hingga 90 kilometer. Namun, kondisi jalan yang terjal, berlubang, bahkan berlumpur membuat wisatawan disarankan menggunakan kendaraan tinggi seperti mobil jeep atau motor yang kuat.
Pantai ini juga merupakan kampung nelayan aktif, sehingga wisatawan bisa menyaksikan deretan perahu nelayan, aktivitas melaut, hingga menikmati suasana khas pesisir yang alami. Selain itu, Pantai Rajegwesi menjadi titik start naik perahu menuju Teluk Hijau serta jalur lanjutan ke Sukamade.
Pantai Sukamade
Pantai Sukamade merupakan destinasi wisata alam ekstrem yang berada di dalam kawasan Taman Nasional Meru Betiri, Banyuwangi Selatan. Pantai ini terkenal sebagai lokasi konservasi penyu dan menjadi salah satu tempat terbaik untuk melihat penyu bertelur secara langsung.
Jarak Pantai Sukamade dari pusat Kota Banyuwangi sekitar 95 hingga 100 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 4 hingga 6 jam. Akses menuju pantai ini terbilang cukup berat karena harus melalui jalan berbatu, menanjak, serta beberapa kali melintasi sungai.
Daya tarik utama Pantai Sukamade adalah aktivitas night tracking melihat penyu bertelur yang biasanya dilakukan antara pukul 20.00 hingga 23.00 WIB bersama petugas konservasi. Selain itu, pengunjung juga berkesempatan melepas tukik pada pagi hari serta menikmati pantai liar yang sangat sepi dan alami.
Hutan Pinus Songgon
Hutan Pinus Songgon menjadi alternatif wisata alam di Banyuwangi yang menawarkan suasana sejuk pegunungan. Lokasinya berada di Dusun Sumberagung, Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon, tepat di kaki Gunung Raung.
Akses menuju Hutan Pinus Songgon terbilang mudah dengan jarak tempuh sekitar satu jam dari pusat Kota Banyuwangi. Jalan menuju lokasi sudah dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Hutan pinus ini memiliki area yang luas dengan deretan pohon pinus yang rapi serta udara yang sangat sejuk. Selain cocok untuk foto foto, tempat ini juga menjadi destinasi favorit untuk camping keluarga, kegiatan outbound, hingga bisa dikombinasikan dengan rafting di Sungai Badeng bagi pecinta wisata alam dan adrenalin.
Empat wisata alam di Banyuwangi Selatan tersebut menawarkan pengalaman yang berbeda, mulai dari pantai eksotis, kampung nelayan, konservasi penyu, hingga hutan pinus sejuk di kaki gunung. Dengan karakter alam yang masih terjaga, destinasi ini sangat cocok untuk Anda yang mencari petualangan, ketenangan, sekaligus keindahan alam di tahun 2025.
