Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Olahraga

Kisah Perjuangan Ibu Jual Es Kelapa yang Menginspirasi Anaknya Berprestasi di Timnas

Hartono Hamid
Last updated: April 3, 2026 11:59 pm
Hartono Hamid
Share
6 Min Read
SHARE

Latar Belakang Keluarga yang Penuh Perjuangan

Pemain Timnas Indonesia, Dony Tri Pamungkas, memiliki kisah keluarga yang sederhana namun penuh perjuangan. Ayahnya, Slameto, dulu bekerja sebagai tukang tambal ban, sedangkan ibunya, Saparti (56), menjual es kelapa muda di kampung halamannya di Dukuh Tegalrejo, Desa Gumukrejo, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali.

Contents
  • Latar Belakang Keluarga yang Penuh Perjuangan
  • Pulang Kampung Sebelum Dipanggil Timnas
  • Tetangga Ikut Bangga
  • Jualan Kelapa Ibunda Dony Dipertahankan

Usaha jualan es kelapa muda ini sudah dijalani oleh Saparti sejak lama. Ia mengatakan bahwa hasil dari usaha tersebut digunakan untuk membiayai kebutuhan keluarga dan mendukung cita-cita anak-anaknya. “Ya itu selalu melanjutkan jualan es kelapa yang saya buat, karena dari hasil itu dulu untuk memperjuangkan anak-anak,” ujarnya saat ditemui wartawan.

Saparti menegaskan bahwa ia akan terus mempertahankan usaha tersebut selama masih diberi kesehatan. “Sampai sekarang tetap saya pertahankan. Selagi ibu masih diberi kesehatan, tetap jualan es kelapa,” jelasnya.

Dony merupakan anak ketiga dari tiga bersaudara. Kakak pertamanya, Joko Sasongko, juga menekuni dunia sepak bola. Sementara ayahnya, Slameto, telah meninggal dunia pada tahun 2022.

Meski kini Dony berkarier di level nasional bersama Timnas Indonesia dan klub Persija, Saparti memilih hidup sederhana dan tidak melupakan masa-masa sulit yang pernah dilalui. “Tapi saya tetap harus mengingat perjuangan saya. Dari jualan itu, bapaknya dulu tambal ban, ibu itu awalnya tidak punya apa-apa,” ungkapnya.

Di tengah kebanggaan melihat anaknya membela Timnas dalam ajang FIFA Series 2026, Saparti hanya berharap Dony terus memberikan yang terbaik. “Untuk anak saya Dony Tri, ibu selalu mendoakan yang terbaik. Semoga semakin sukses, jangan merasa puas diri,” katanya.

Ia juga berpesan agar sang putra mampu membuktikan kemampuannya dan tidak mengecewakan banyak pihak. “Buktikan kemampuanmu. Jangan mengecewakan negara dan klub Persija,” pungkasnya.

Pulang Kampung Sebelum Dipanggil Timnas

Sebelum memenuhi panggilan Timnas Garuda, Dony Tri Pamungkas menyempatkan diri pulang ke kampung halamannya di Dukuh Tegalrejo, Desa Gumukrejo, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali. Hal ini diungkapkan oleh ibunda Dony, Saparti (56), saat ditemui wartawan.

“Kemarin sebelum dipanggil Timnas sempat pulang ke Boyolali,” ujarnya.

Kepulangan tersebut dimanfaatkan Dony untuk melakukan sejumlah kegiatan bersama keluarga. Salah satunya adalah berziarah ke makam sang ayah. “Sempat pulang itu pertama untuk nyekar bapaknya. Setiap ada panggilan Timnas, selalu meluangkan waktu pulang. Walaupun hanya satu dua hari, dia pasti pulang,” jelasnya.

Selain itu, Dony juga memanfaatkan momen tersebut untuk bersilaturahmi dengan keluarga besar menjelang Hari Raya Idul Fitri. “Sekalian silaturahmi mau Lebaran ke saudara-saudara. Neneknya, bude-budenya semua didatangi,” paparnya.

Diketahui, kunjungan Dony ke kampung halaman tersebut dilakukan sekitar tiga hari sebelum Lebaran.

Tetangga Ikut Bangga

Sosok pemain Timnas Indonesia, Dony Tri Pamungkas, yang berasal dari Kabupaten Boyolali, menjadi kebanggaan warga sekitar, termasuk para tetangganya. Salah satu tetangga, Aris Mulyono (36), mengaku bangga atas pencapaian Dony. Hal tersebut disampaikannya kepada wartawan.

“Yo nek ora bangga aku diuncalke kaya kene no (kalau tidak bangga, saya dilempar dari sini),” ujarnya sambil tertawa.

Aris mengaku mengetahui perjalanan Dony sejak awal sebelum akhirnya berhasil menembus Timnas Indonesia. Ia juga menyinggung sosok kakak Dony, Joko Sasongko, yang lebih dulu menekuni dunia sepak bola.

“Ngerti dari dulu main seperti itu, sekarang disuruh tidak bangga ya tidak mungkin. Namanya bisa mengharumkan nama daerah juga,” jelasnya.

Menurut Aris, keberhasilan Dony turut membawa dampak positif bagi nama Kabupaten Boyolali yang semakin dikenal luas. “Gara-gara Dony, juga Joko Sasongko, Boyolali jadi dikenal, tidak hanya di luar daerah tapi juga sampai luar Jawa, bahkan se-Indonesia,” katanya.

Ia pun berpesan agar Dony terus berjuang dan memberikan yang terbaik saat bertanding bersama Timnas Indonesia. “Terus berjuang, harumkan nama negara,” pungkasnya.

Jualan Kelapa Ibunda Dony Dipertahankan

Ibunda pemain tim nasional (Timnas) Indonesia Dony Tri Pamungkas, Saparti (56), memberikan pesan kepada sang putra yang sedang membela Timnas dalam laga FIFA Series 2026. Ia mengatakan, supaya Dony dapat memberi penampilan terbaik dan tidak membuat kecewa.

“Untuk anak saya Dony Tri, ibu selalu mendoakan yang terbaik. Semoga karyanya semakin sukses, jangan merasa puas diri,” ujarnya saat ditemui wartawan di Dukuh Tegalrejo, Desa Gumukrejo, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali pada Sabtu (28/3/2026).

Saparti menambahkan, agar Dony dapat membuktikan kemampuannya dalam bermain kulit bundar. “Buktikan kemampuanmu. Jangan mengecewakan negara, dan klub di Persija. Jangan sampai mengecewakan,” ucapnya.

Dony merupakan putra ketiga Saparti, dari tiga bersaudara. Dimana sang kakak pertama, juga pemain sepak bola bernama Joko Sasongko. Keluarga Dony sendiri, merupakan keluarga sederhana. Ibunda Dony, sehari-hari bekerja sebagai penjual es kelapa dan mendiang ayahnya bekerja sebagai tukang tambal ban. Sang ayah, Slameto diketahui telah meninggal sejak tahun 2022.

“Ya itu (aktivitas) selalu melanjutkan jualan es kelapa yang saya buat itu, karena hasil dari itu juga dulu yang untuk memperjuangkan anak-anak itu juga,” jelasnya. “Sampai sekarang tetap saya pertahankan sampai kapanpun. Selagi Ibu masih diberi kesehatan, tetap jualan es kelapa,” tambahnya.

Meski karir anak tengah moncer, ibunda Dony tetap memilih hidup sederhana di Kabupaten Boyolali. “Tapi saya tetap harus mengingat perjuangan saya, itu dari jualan itu (es kelapa). Bapaknya (dulu) tambal ban, ibu itu (asalnya) enggak punya,” pungkasnya.

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByHartono Hamid
Penulis berita yang aktif menggali cerita dari sudut pandang humanis. Ia senang mengamati kebiasaan masyarakat dan perubahan kultur digital. Hobinya termasuk membuat catatan refleksi, menonton film, dan mengikuti kelas online. Motto: "Menulis adalah jembatan antara fakta dan empati."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Olahraga

Tawaran besar Liverpool untuk bintang terbaik tim lawan

January 19, 2026
Olahraga

KONI Aceh Gelar Buka Puasa Bersama Pengprov dan Atlet di SHB, Pon Yaya Ajak Kenang Abu Razak

March 15, 2026
Olahraga

Rekor buruk menghantui PSIS Semarang sebelum laga melawan Persiku Kudus

April 20, 2026
Olahraga

Hasil Tes Pramusim MotoGP 2026 – Marc Marquez Kalah dari Pembalap Aprilia

February 27, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?