Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Kriminal

Seniman Sukoharjo Diduga Lakukan Pelecehan, Korban Akui Diperlakukan Tidak Senonoh

Hendra Susanto
Last updated: April 1, 2026 11:47 pm
Hendra Susanto
Share
4 Min Read
SHARE

Kasus Kekerasan Seksual di Sukoharjo: Korban Mengungkap Pengalaman Traumatis

Kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan seorang seniman dan musisi asal Kabupaten Sukoharjo kembali menjadi sorotan setelah korban, X, mengungkap pengalamannya secara terbuka. Korban, yang berasal dari Boyolali, mengaku menjadi korban tindakan pelecehan seksual oleh oknum seniman berinisial PSHA (34). Kejadian ini tidak hanya terbatas pada hubungan seksual tanpa persetujuan, tetapi juga mencakup permintaan untuk mengirimkan foto bagian tubuh sensitif serta pemberian foto alat kelamin tanpa diminta.

Peristiwa yang Menyebabkan Trauma Berat

Menurut laporan korban, kejadian tersebut terjadi dalam beberapa tahap. Pada 17 April 2025, terlapor diduga meminta foto bagian tubuh sensitif korban. Selanjutnya, pada 15 November 2025, terlapor disebut mengirimkan foto alat kelaminnya kepada korban tanpa diminta. Rangkaian peristiwa ini menimbulkan dampak serius pada kondisi psikologis korban, hingga ia kehilangan fokus dalam bekerja dan akhirnya kehilangan pekerjaan. Bahkan, korban sempat melakukan percobaan bunuh diri akibat tekanan yang dialaminya.

Proses Hukum yang Masih Berlangsung

Pihak kuasa hukum korban, Achmad Bachrudin dari Spek-HAM, menjelaskan bahwa proses hukum masih berjalan. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menyebutkan identitas lengkap terduga pelaku kepada publik. Hal ini berkaitan dengan prinsip dasar dalam hukum pidana, yakni asas praduga tak bersalah. Menurut Achmad, setiap orang yang dilaporkan atau disangka melakukan tindak pidana harus dianggap tidak bersalah sebelum adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Achmad menambahkan bahwa proses pembuktian sepenuhnya menjadi kewenangan aparat penegak hukum. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi atau menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya, terutama terkait identitas pribadi seseorang.

Penyebaran Nama Terduga Pelaku di Media Sosial

Baru-baru ini, nama lengkap terduga pelaku beredar di media sosial maupun sebagian pemberitaan. Namun, Achmad mengaku tidak mengetahui sumber penyebaran tersebut. Ia menegaskan bahwa hal itu berada di luar kewenangan dan tanggung jawab pihaknya sebagai kuasa hukum korban. “Kalau di media massa ada yang sudah menyebut nama sosok personal, saya tidak tahu karena itu di luar kewenangan saya,” tegasnya.

Pengalaman Korban Saat Melaporkan Kasus

X resmi melaporkan terduga pelaku ke Kepolisian Resor Sukoharjo pada Rabu (18/2/2026) atas dugaan kekerasan seksual. Dalam keterangannya, korban menyebut peristiwa paling berat terjadi pada 5 November 2025. Ia mengungkapkan bahwa saat peristiwa itu terjadi, dirinya berada dalam kondisi mental yang rapuh. Ia baru saja menjalani perawatan dari psikiater, sehingga merasa tidak dalam keadaan stabil untuk menghadapi situasi yang dialaminya.

Menurut korban, relasi antara dirinya dan terlapor tidak setara. Terlapor disebut berperan sebagai guru sekaligus investor dalam sebuah proyek, sedangkan korban berada pada posisi murid dan eksekutor. Ketimpangan relasi kuasa tersebut membuatnya merasa sulit menolak permintaan terlapor.

Respons Publik dan Dampak Viral

Kasus ini sebelumnya sempat menuai simpati publik setelah akun X yang diduga milik korban, @tmptmengeluhku, membagikan pengalamannya di media sosial. Unggahan tersebut menjadi sorotan setelah korban membalas salah satu postingan influencer sekaligus dokter, dr. Tirta. Dalam unggahan tertanggal 12 Februari 2026, korban mengaku telah melaporkan kasus tersebut ke UPTD PPA. Namun, ia menyebut justru diminta untuk “bertaubat” karena dianggap telah berzina.




Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByHendra Susanto
Reporter online yang antusias menjelajahi isu terkini dengan pendekatan analitis. Ia suka membaca buku motivasi, mendengarkan musik akustik, dan membuat catatan ide. Menurutnya, menulis adalah proses belajar yang tak berakhir. Motto: "Setiap paragraf harus mengandung nilai."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Kriminal

Netizen Kecam Konten Sewa Pacar di Tasikmalaya

February 4, 2026
Kriminal

Pembaruan fakta penikaman Godbless Solang di Manado, 1 pelaku, 1 jadi saksi

February 4, 2026
Kriminal

Jejak Karier Gus Alex yang Berujung pada Kasus Korupsi Haji

January 19, 2026
Kriminal

Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Air Canada di Bandara LaGuardia, Masih Berusia 30 Tahun

March 26, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?