Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Politik

Kapal WNI Terkena Rudal di Selat Hormuz

Rommy Argiansyah
Last updated: March 15, 2026 12:08 am
Rommy Argiansyah
Share
4 Min Read
SHARE

Lima Orang WNI Jadi Korban Serangan Rudal di Selat Hormuz



Beberapa hari lalu, lima orang warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban dari serangan rudal yang terjadi di Selat Hormuz. Kapal tug boat Musaffah 2 yang mereka tumpangi tenggelam setelah mengalami serangan pada Jumat (6/3) dini hari. Dalam video yang beredar, kapal tersebut disebut sempat terkena rudal, meskipun tidak dijelaskan siapa yang melakukan serangan tersebut. Video tersebut juga menyebutkan bahwa kapal tersebut kemudian terbakar.

Contents
  • Lima Orang WNI Jadi Korban Serangan Rudal di Selat Hormuz
  • Pelaksana Tugas Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI
  • 4 Orang Selamat, 3 WNI Hilang
  • Komunikasi Terakhir Kapten Kapal dengan Keluarga

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan bahwa insiden kapal Musaffah 2 terjadi sekitar pukul 02.00 waktu setempat di perairan antara Persatuan Emirat Arab (PEA) dan Oman. Kapal berbendera PEA itu dilaporkan mengalami ledakan sebelum akhirnya terbakar dan tenggelam.

Pelaksana Tugas Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI

Plt Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, menjelaskan bahwa pemerintah menerima laporan kejadian tersebut pada hari yang sama. “Pada tanggal 6 Maret 2026, Kementerian Luar Negeri melalui KBRI Abu Dhabi dan KBRI Muscat menerima laporan terkait insiden yang menimpa tug boat Musaffah 2 berbendera Persatuan Emirat Arab,” ujar Heni kepada media.



Berdasarkan keterangan saksi mata, kapal tersebut mengalami ledakan hebat yang memicu kebakaran sebelum akhirnya tenggelam. Hingga kini, otoritas di PEA dan Oman masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti insiden tersebut.

Pihak Perwakilan RI langsung berkoordinasi dengan otoritas setempat serta perusahaan operator kapal, Safeen Prestige. Dari informasi awal, kapal Musaffah 2 diawaki tujuh kru dari tiga negara, yakni Indonesia, India, dan Filipina.

4 Orang Selamat, 3 WNI Hilang

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Jubir Kemlu) RI, Yvonne Mewengkang, mengatakan satu WNI ABK selamat dan saat ini tengah menjalani perawatan medis di Oman. Sedangkan satu WNI lainnya merupakan teknisi kapal kontainer yang terpisah dengan tug boat telah dibawa ke Uni Emirat Arab (UEA).

“Status para WNI yaitu satu WNI ABK mendapat perawatan luka bakar dan sedang berada di rumah sakit kota Khasab, Oman. Dan satu WNI teknisi yang selamat telah berada di kota Abu Dhabi, tiga WNI ABK masih terus diupayakan pencarian oleh otoritas setempat,” kata Yvonne dalam keterangannya pada Minggu (8/3).

“Musaffah 2 berawak total tujuh ABK termasuk empat WNI ABK dan berpenumpang enam teknisi termasuk satu WNI teknisi,” ujar Yvonne.

Saat kejadian, kapal Musaffah 2 sedang melakukan pengecekan terhadap kapal kontainer Safeen Prestige yang mengalami kerusakan. “Berdasarkan saksi mata, Musaffah 2 mengalami ledakan yang menyebabkan kapal terbakar,” jelasnya.

Pada saat kejadian, empat WNI yang merupakan awak kapal berada di tug boat tersebut, sementara satu WNI teknisi berada di kapal kontainer yang diperiksa. Saat ini, tiga WNI awak kapal yang dilaporkan hilang masih dalam proses pencarian oleh otoritas setempat.

Kemlu menyatakan Perwakilan RI di kawasan terus melakukan koordinasi intensif dengan otoritas setempat dan perusahaan kapal untuk memastikan proses pencarian serta penanganan korban.

Komunikasi Terakhir Kapten Kapal dengan Keluarga



Salah satu dari korban dari kapal tersebut ialah warga asal Desa Pattedong, Kecamatan Ponrang Selatan, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, bernama Miswar Paturusi. Miswar ialah kapten dari kapal tug boat milik perusahaan Abu Dhabi Port tersebut. Pihak keluarga telah mendapatkan kabar insiden tersebut dari rekan kerja korban pada Jumat (6/3) sekitar pukul 10.00 WITA.

Sumarlin, perwakilan keluarga, mengatakan korban berkomunikasi dengan sang istri terakhir kali pada Rabu (4/3). “Beliau menyampaikan bahwa akan melakukan perjalanan menuju lokasi kerja,” kata Sumarlin saat dikonfirmasi pada Minggu (8/3).

Pada Kamis siang (5/3), sekitar pukul 13.00 WITA, korban masih sempat membaca pesan dari anaknya melalui aplikasi percakapan. Namun pesan tersebut tidak dibalas. “Pesannya sempat dibaca, tapi tidak sempat dibalas. Setelah itu sudah tidak ada lagi kabar,” ujar dia.

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByRommy Argiansyah
Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Politik

Kunjungan Sehari Prabowo Pantau Banjir di 3 Provinsi Sumatra

December 3, 2025
Politik

Pemkab Aceh Besar Pastikan Gaji Keuchik Cair

April 15, 2026
Politik

Purbaya Lantik 43 Pejabat Eselon II Kemenkeu, Ini Daftar Lengkapnya

February 9, 2026
Politik

Pemkab Sigi Serap Aspirasi Warga Pipikoro untuk Kembangkan Ekonomi Hijau dan Hilirisasi Pertanian

February 10, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?