Kekalahan Telak Persib Bandung di Babak 16 Besar ACL Two 2025/2026
Persib Bandung mengalami kekalahan telak dalam laga leg pertama babak 16 besar AFC Champions League (ACL) Two 2025/2026 melawan Ratchaburi FC. Pertandingan yang digelar di Ratchaburi Stadion, Thailand, Rabu, 11 Februari 2026 berakhir dengan skor 0-3 untuk kemenangan Ratchaburi FC. Tiga gol kemenangan Ratchaburi FC dicetak oleh brace Tana (5′ dan 84′) serta gol tunggal Gabriel Mutombo (53′).
Kekalahan ini menyisakan beberapa fakta menyesakkan bagi Pangeran Biru.
1. Kekalahan Terbesar di Musim Ini
Kekalahan kontra Ratchaburi FC menjadi yang terbesar dialami Persib Bandung di semua kompetisi musim 2025/2026. Sebelumnya, kekalahan terbesar Persib Bandung terjadi saat berhadapan dengan Malut United dalam lanjutan Super League 2025/2026, 14 Desember 2026 silam. Saat itu, Persib Bandung kalah dua gol tanpa balas. Sementara itu, kekalahan kontra Ratchaburi FC menjadi kedua bagi Persib Bandung di ACL Two 2025/2026. Kekalahan sebelumnya di ACL Two 2025/2026 terjadi saat berhadapan dengan Lion City Sailors pada babak penyisihan grup.
2. Unggul Penguasaan Bola dan Peluang
Persib Bandung sejatinya unggul dalam beberapa hal atas Ratchaburi FC. Pertama, Persib Bandung unggul dalam pengusaan bola atas Ratchaburi FC. Di mana, Persib Bandung berhasil menguasai pengusaan bola atas Ratchaburi FC sebesar 53 persen berbanding 47 persen. Persib Bandung juga unggul dalam segi peluang karena berhasil melesatkan 13 tembakan dan enam di antaranya on target. Sementara itu, Ratchaburi FC menciptakan 10 tembakan ke gawang dan enam di antaranya on target. Meski unggul dalam segapa aspek, Dewi Fortuna justru tak berpihak pada Pangeran Biru.
3. Keputusan Janggal Wasit
Laga ini juga diwarnai keputusan janggal wasit. Keputusan-keputusan janggal tersebut cenderung merugikan Pangeran Biru. Satu di antara keputusan janggal wasit yang paling kentara terjadi di menit-menit akhir babak pertama. Saat itu, Dua pemain Ratchaburi FC melakukan pelanggaran keras terhadap penggawa Persib Bandung. Pelanggaran paling krusial dilakukan Daniel Ting terhadap Uilliam Barros di dalam kotak penalti Ratchaburi FC. Wasit sempat menghentikan laga untuk sementara waktu setelah momen pelanggaran tersebut seolah mengecek VAR. Namun, wasit tidak membuat keputusan apapun dan memilih melanjutkan pertandingan.
4. Debut Miris Sergio Castel dan Layvin Kurzawa
Sergio Castel dan Layvin Kurzawa mencatatkan debut miris di laga ini. Keduanya kompak dimainkan Bojan Hodak di paruh babak kedua. Sergio Castel dimasukkan pada menit ke-58 untuk menggantikan Andrew Jung. Ia tampak kesulitan di awal-awal laga dan kerap kehilangan momentum. Sergio Castel punya peluang emas di menit-menit akhir babak kedua. Ia berada sangat bebas di depan gawang Ratchaburi FC setelah menerima umpan sodoran dari rekannya. Sergio Castel melesatkan tandukan tetapi bola melambung tinggi di atas mistar. Sementara itu, Layvin Kurzawa dimasukkan pada menit ke-83 untuk menggantikan Alfeandra Dewangga. Sayang, semenit setelah Layvin Kurzawa dimainkan, Persib Bandung kebobolan.
5. Diuhjat Bobotoh
Kekalahan dari Ratchaburi FC membuat Persib Bandung panen hujatan dari suporternya, Bobotoh. Meski demikian, tak sedikit Bobotoh yang memberikan dukungan agar Persib Bandung bangkit di leg kedua. Reaksi Bobotoh tersebut tampak pada kolom komentar unggahan terkini Persib Bandung yang memposting hasil laga kontra Ratchaburi FC. Beberapa komentar seperti “SEYOU IN BANDUNG !! tegakan kepala mu, asa itu masi ada COME ON!!”, atau “Maaf, apakah dengan Persib main di ACL Two, perekrutan 3 pemain tersebut sudah cukup?” menunjukkan perasaan campuran antara kekecewaan dan harapan.
6. Beban Berat Persib Bandung di Leg 2
Persib Bandung kini punya beban yang cukup berat jelang leg kedua kontra Ratchaburi FC. Maung Bandung setidaknya harus menang dengan skor 4-0 atau margin empat gol atas Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jawa Barat, 18 Februari 2026 kelak. Persib Bandung cukup beruntung karena aturan agresivitas gol di ACL Two 2025/2026 dihapus. Namun, mengalahkan Ratchaburi FC dengan margin empat gol bukan perkara gampang bagi Persib Bandung. Apalagi Persib Bandung punya masalah di lini serangnya pada musim ini. Di mana, Persib Bandung selalu menang dengan skor tipis di semua kompetisi pada musim 2025/2026. Patut dinantikan, apakah Persib Bandung berhasil menang dengan skor besar melawan Ratchaburi di GBLA kelak dan lolos ke babak 8 besar ACL Two 2025/2026.
