Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Bisnis

5 cara cerdas mengatur THR dengan rumus 10-20-60-10

Bayu Purnomo
Last updated: March 10, 2026 12:24 am
Bayu Purnomo
Share
6 Min Read
SHARE

Pentingnya Pengelolaan THR yang Bijak

Menjelang hari raya keagamaan, Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi pendapatan tambahan yang paling dinanti oleh para pekerja di Indonesia. THR biasanya cair paling lambat tujuh hari sebelum hari raya. Untuk tahun ini, THR PNS lebih cepat cair, sementara pekerja swasta maksimal sepekan sebelum Lebaran. THR kerap dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari mudik, belanja keperluan Lebaran, hingga berbagi dengan keluarga dan kerabat. Tidak sedikit orang menganggap THR sebagai “uang bonus” sehingga langsung menggunakannya tanpa perencanaan yang jelas. Akibatnya, THR sering kali habis dalam waktu singkat dan tidak memberikan dampak positif bagi kondisi keuangan setelah hari raya berlalu.

Contents
  • Pentingnya Pengelolaan THR yang Bijak
  • Alokasikan 10 Persen THR untuk Kewajiban Zakat dan Berbagi
  • Sisihkan 20 Persen THR untuk Tabungan dan Investasi
  • Gunakan Maksimal 60 Persen THR untuk Kebutuhan Hari Raya
  • Manfaatkan Sisa Pos 60 Persen untuk Membayar Utang Jika Ada
  • Sisihkan 10 Persen THR sebagai Dana Darurat

Dengan pengelolaan yang tepat, THR bisa membantu memenuhi kebutuhan Lebaran sekaligus memperkuat kondisi finansial ke depan. Karena itu, penting memahami cara bijak alokasi uang THR dengan rumus 10-20-60-10 agar pengeluaran tetap terkendali dan manfaatnya terasa lebih panjang.

Alokasikan 10 Persen THR untuk Kewajiban Zakat dan Berbagi

Dalam cara bijak alokasi uang THR dengan rumus 10-20-60-10, pos pertama yang perlu diprioritaskan adalah kewajiban zakat dan berbagi. Bagi pekerja muslim, zakat merupakan kewajiban yang harus ditunaikan sebelum menggunakan THR untuk kepentingan lain. Oleh karena itu, idealnya alokasi zakat diambil sebesar 10 persen dari total THR yang diterima agar kewajiban tersebut tidak terlewat.

Selain menunaikan kewajiban agama, menyisihkan THR untuk berbagi juga memberikan manfaat sosial yang besar. Dana zakat dan sedekah dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama menjelang hari raya ketika kebutuhan meningkat. Dengan memprioritaskan pos ini, penggunaan THR tidak hanya berfokus pada kepentingan pribadi, tetapi juga mencerminkan tanggung jawab sosial yang lebih luas.

Sisihkan 20 Persen THR untuk Tabungan dan Investasi

Langkah selanjutnya dalam cara bijak alokasi uang THR dengan rumus 10-20-60-10 adalah menyisihkan dana untuk tabungan dan investasi. Sebanyak 20 persen dari THR sebaiknya langsung dialokasikan ke pos ini segera setelah dana diterima. Cara ini penting untuk mencegah THR habis akibat pengeluaran impulsif yang sering terjadi menjelang hari raya.

THR juga bisa dimanfaatkan sebagai momentum untuk mulai menabung atau meningkatkan porsi investasi yang sudah berjalan. Pilihan instrumen dapat disesuaikan dengan tujuan keuangan dan profil risiko masing-masing, seperti tabungan berjangka, reksa dana pendapatan tetap, atau reksa dana campuran. Dengan langkah ini, THR tidak hanya habis untuk kebutuhan jangka pendek, tetapi juga membantu memperkuat kondisi finansial di masa depan.

Gunakan Maksimal 60 Persen THR untuk Kebutuhan Hari Raya

Dalam rumus 10-20-60-10, porsi terbesar memang dialokasikan untuk kebutuhan hari raya, yaitu maksimal 60 persen dari total THR. Dana ini biasanya digunakan untuk berbagai pengeluaran khas Lebaran, seperti biaya mudik, membeli makanan khas hari raya, pakaian baru, serta menjamu keluarga dan tamu. Meski porsinya cukup besar, pengeluaran tetap perlu dikendalikan agar tidak berlebihan.

Cara bijak alokasi uang THR pada pos ini adalah dengan membuat perencanaan anggaran yang jelas sejak awal. Menentukan batas pengeluaran untuk mudik dan belanja Lebaran dapat membantu menghindari pemborosan. Dengan pengelolaan yang tepat, suasana hari raya tetap terasa meriah tanpa menimbulkan masalah keuangan setelahnya.

Manfaatkan Sisa Pos 60 Persen untuk Membayar Utang Jika Ada

Bagi pekerja yang masih memiliki utang, cara bijak alokasi uang THR dengan rumus 10-20-60-10 juga menganjurkan pemanfaatan sisa dana dari pos kebutuhan hari raya untuk membayar kewajiban tersebut. Membayar utang, baik secara penuh maupun sebagian, dapat membantu mengurangi beban cicilan di bulan-bulan berikutnya. Langkah ini juga penting untuk menjaga stabilitas keuangan jangka menengah.

Prioritaskan pembayaran utang dengan bunga tinggi atau yang memiliki jatuh tempo paling dekat. Dengan memanfaatkan THR untuk melunasi utang, risiko keuangan di masa depan bisa ditekan secara signifikan. Selain itu, kondisi mental juga cenderung lebih tenang karena beban finansial berkurang.

Sisihkan 10 Persen THR sebagai Dana Darurat

Pos terakhir dalam cara bijak alokasi uang THR dengan rumus 10-20-60-10 adalah dana darurat sebesar 10 persen. Dana darurat berfungsi sebagai perlindungan keuangan untuk menghadapi kondisi tak terduga, seperti biaya kesehatan, kerusakan rumah, atau kebutuhan mendesak lainnya. Sayangnya, banyak orang masih mengabaikan pos ini karena dianggap tidak memberikan manfaat langsung.

Padahal, keberadaan dana darurat sangat penting untuk menjaga stabilitas keuangan. Dana ini sebaiknya disimpan di rekening terpisah agar tidak mudah terpakai untuk kebutuhan konsumtif. Dengan memiliki dana darurat yang cukup, kamu tidak perlu bergantung pada utang ketika menghadapi situasi darurat.

Menerapkan cara bijak alokasi uang THR dengan rumus 10-20-60-10 membantu menyeimbangkan antara kewajiban, kebutuhan, dan perencanaan keuangan. Dengan pembagian yang jelas dan disiplin dalam pelaksanaannya, THR dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa habis dalam waktu singkat. Perencanaan yang matang akan membuat momen hari raya terasa lebih tenang, nyaman, dan bermakna.

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByBayu Purnomo
Penulis yang terbiasa meliput isu-isu pemerintahan, ekonomi, hingga gaya hidup ringan. Ia gemar bersepeda sore dan merawat tanaman hias di rumah. Rutinitas sederhana itu membantunya menjaga fokus dan kreativitas. Motto: "Berpikir jernih menghasilkan tulisan yang kuat."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Bisnis

Gaji CEO Berkshire Hathaway Naik 19 Persen, Jauh Lebih Tinggi dari Buffett

January 19, 2026
Bisnis

Pergerakan Saham Bank Menjelang Penutupan 2025, Beberapa Naik 43%

December 31, 2025
Bisnis

Wall Street Tumbang Akibat Kenaikan Harga Minyak dan Ketidakpastian Perang Iran

March 30, 2026
Bisnis

Tesla Tidak Lagi Puncak, BYD Jadi Pemimpin Pasar Mobil Listrik

January 8, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?