Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Entertainment

24 Tahun Tak Pernah Tinggal Bersama, Ressa Takut Panggil Denada sebagai Ibu, Trauma dan Kekecewaan

Kaila Azzahra
Last updated: February 14, 2026 11:31 pm
Kaila Azzahra
Share
4 Min Read
SHARE

Ressa Rizky Rossano dan Hubungan yang Penuh Duka

Ressa Rizky Rossano, putra kandung penyanyi Denada, mengakui bahwa ia masih merasa takut untuk memanggil sang ibu dengan sebutan “Ibu”. Hal ini disebabkan oleh pengalaman traumatis selama puluhan tahun di mana ia tidak pernah mendapatkan respons dari Denada. Bahkan, sebelum akhirnya menerima pengakuan dari ibunya kandung, Ressa sering kali mengirimkan pesan yang tidak pernah dibalas.

Contents
  • Ressa Rizky Rossano dan Hubungan yang Penuh Duka
  • Pengakuan yang Tidak Menyembuhkan Luka
  • Keinginan Ressa untuk Bertemu Langsung
  • Trauma Masa Lalu dan Permasalahan Hukum
  • Masalah Psikologis dan Kehadiran Denada

Pengakuan Denada terhadap Ressa sebagai anak kandung hanya terjadi setelah 24 tahun. Namun, hal itu justru tidak membuat Ressa luluh. Ia tetap merasa kecewa karena selama ini Denada membiarkannya hidup tanpa perhatian. Ressa justru dirawat dan dibesarkan oleh orang tua angkatnya, yakni Ratih dan Dino.

Meski begitu, Ressa tetap penasaran dengan asal-usulnya. Setelah mencari tahu sendiri, ia menemukan bahwa sosok yang kerap disapa “Mba” adalah ibunya. Ia bahkan diajari untuk memanggil Denada dengan sebutan “Mba”, bukan “Ibu”.

Pengakuan yang Tidak Menyembuhkan Luka

Setelah pengakuan Denada, Ressa mulai menerima respons dari ibunya. Namun, ia tidak begitu antusias. Saat Denada mencoba menghubunginya melalui pesan singkat, Ressa hanya menjawab dengan “Waalaikumsalam”.

Menurut Ressa, ia masih merasa takut untuk memanggil Denada dengan sebutan “Ibu”. Ia mengaku masih canggung dan takut akan kekecewaan berulang. “Ya karena itu tadi takut dan canggung juga. Karena memang selama ini memanggilnya Mbak Denada,” ujar Ressa.

Ronald Armada, kuasa hukum Ressa, menyatakan bahwa panggilan “Mbak” dari Ressa kepada Denada adalah hal yang wajar. Ia menilai bahwa rasa takut dan kecewa dari Ressa adalah hal yang wajar, mengingat selama 24 tahun ia dibiarkan sendirian.

Keinginan Ressa untuk Bertemu Langsung

Ressa menyampaikan pesan kepada Denada agar dapat bertemu secara langsung. Ia berharap adanya pertemuan yang hangat antara ibu dan anaknya. “Kan mba Dena tahu saya dimana, tinggal datang saja bukan hanya sekadar lewat chat,” ujar Ressa.

Denada, dalam beberapa kesempatan, telah mengunggah video permintaan maaf ke media sosial. Namun, pihak Ressa menilai bahwa hal tersebut belum cukup untuk menyembuhkan luka batin yang selama ini dirasakan. Ronald Armada menyayangkan sikap Denada yang memilih cara yang tidak langsung.

Menurut Ronald, komunikasi melalui pesan singkat atau unggahan media sosial tidak mampu mewakili perasaan dan empati yang seharusnya disampaikan dalam persoalan keluarga yang sangat personal.

Trauma Masa Lalu dan Permasalahan Hukum

Pihak Ressa juga menilai bahwa pengakuan Denada dilakukan secara mendadak dan di ruang publik. Ronald mengungkapkan kecurigaannya terkait kemungkinan adanya tekanan terhadap karier Denada. Ia menyinggung isu potensi kerugian hingga pemboikotan Denada di sejumlah stasiun televisi akibat kasus ini.

Ronald menegaskan bahwa jika orientasi pertemuan hanya didasari kepentingan karier, maka hal tersebut tidak sejalan dengan harapan Ressa. “Ressa cuma pengin menggapai rasa kasih sayang ibunya,” sambungnya.

Selain itu, gugatan yang diajukan pihak Ressa juga menyoroti pemulihan harkat dan martabat orang tua asuh Ressa, yakni Ratih dan Dino, yang telah membesarkan Ressa selama 24 tahun. Ronald menyayangkan Denada yang dinilai belum secara tegas dan eksplisit menyampaikan permintaan maaf kepada kedua orang tua asuh tersebut.

Masalah Psikologis dan Kehadiran Denada

Cara pengakuan Denada yang dilakukan melalui media sosial juga disebut berdampak langsung pada kondisi psikologis Ressa. Ronald menyebut kliennya merasa bingung dan tertekan, terlebih ketika Denada meminta Ressa memilih panggilan yang nyaman hanya lewat pesan singkat.

Menurutnya, perubahan besar dalam hubungan emosional tidak bisa dibangun secara instan, apalagi hanya melalui komunikasi digital. Saat ini, gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) yang diajukan pihak Ressa terhadap Denada masih terus bergulir di pengadilan.

Meski demikian, Ronald menegaskan bahwa pihak Ressa tidak menutup pintu perdamaian. Namun, perdamaian tersebut memiliki syarat utama, yakni adanya itikad baik dari Denada untuk menemui Ressa dan orang tua asuhnya secara langsung.




Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByKaila Azzahra
Penulis berita yang menggemari liputan ringan seputar tren, hiburan, dan dunia kreatif. Ia hobi mendengarkan musik pop, membuat catatan ide, dan memotret suasana kota. Menurutnya, kreativitas lahir dari rasa bahagia. Motto: "Tulislah apa yang bisa memberi senyum."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Entertainment

Sheila Dara Diungkap Harry Kiss, Tak Ikut Ziarahi Kuburan Vidi Aldiano

April 1, 2026
Entertainment

7 Fakta Menarik Peran Jisoo di Drakor Boyfriend on Demand

March 14, 2026
Entertainment

Prilly Akui Nembak Omara Duluan, Jawaban yang Membuatnya Terkejut

March 26, 2026
Entertainment

7 adegan penuh rahasia di drakor Undercover Miss Hong

March 10, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?