Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Kriminal

Agen Biro Perjalanan Minta Hapus Video Viral Warga Musi Rawas Korban Penipuan Umroh

Lani Kaylila
Last updated: February 27, 2026 1:09 am
Lani Kaylila
Share
4 Min Read
SHARE

Kasus Penipuan Umroh di Lubuklinggau: Korbannya Nenek A Rifai

Sebuah video yang menyoroti dugaan penipuan umroh oleh agen travel di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, viral di media sosial. Video tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama Endi Semeteh, yang membagikan kisah nenek A Rifai, seorang warga Desa Semeteh, Musi Rawas, yang menjadi korban dari praktik tidak transparan ini.

Contents
  • Kasus Penipuan Umroh di Lubuklinggau: Korbannya Nenek A Rifai
  • Perjalanan yang Penuh Kekecewaan
  • Pengalaman Serupa dengan Jamaah Lain
  • Tuntutan dan Harapan
  • Langkah Hukum yang Diperkirakan

Dalam unggahan terbarunya, Endi mengaku telah dihubungi oleh pihak biro perjalanan tersebut setelah video tersebut viral. Mereka meminta agar video itu dihapus dengan alasan masih dalam proses administrasi dan pengurusan visa di Jakarta. Namun, permintaan itu ditolak oleh Endi karena ia menyatakan bahwa video tersebut sudah diposting dan tidak bisa dihapus.

Menurutnya, alasan yang diberikan oleh pihak travel tidak masuk akal. Ia menegaskan bahwa jamaah seharusnya tidak diberangkatkan sebelum seluruh administrasi dan visa selesai. “Kalau memang harus menunggu, lebih baik mereka menunggu di rumah,” ujarnya.

Perjalanan yang Penuh Kekecewaan

Video tersebut menceritakan bagaimana nenek A Rifai bersama rombongan 20 orang berangkat dari Palembang pada 4 Februari lalu. Mereka memiliki harapan besar untuk dapat menunaikan ibadah umroh ke Tanah Suci. Dalam perjanjian, mereka dijanjikan berangkat menuju Jeddah.

Namun, kenyataan yang terjadi sangat berbeda. Alih-alih terbang ke Jeddah, rombongan hanya sampai di Jakarta dan terlantar selama 15 hari tanpa kepastian keberangkatan. Dari 20 orang, hanya 12 orang yang akhirnya bisa berangkat umroh. Itupun bukan melalui travel yang sama.

Ke 12 orang tersebut terpaksa mencari travel lain dan kembali menyetor uang untuk kedua kalinya. Bahkan, disebutkan ada dua orang yang harus menambah dana hingga sekitar Rp70 juta agar bisa tetap berangkat. Sementara itu, nenek A Rifai harus pulang ke Musi Rawas dari Jakarta menggunakan uang pribadi, membawa pulang kekecewaan yang mendalam.

Pengalaman Serupa dengan Jamaah Lain

Kasus gagal berangkat umroh ternyata bukan kali pertama dilakukan oleh oknum penyelenggara biro perjalanan umroh dan haji di Kota Lubuklinggau. Sebelumnya, ada 24 jamaah lainnya juga sempat gagal berangkat melalui biro perjalanan tersebut.

Alasannya adalah visa yang tidak kunjung terbit. Awalnya, Ustad YP yang bekerja sebagai koordinator ibadah umroh berhasil mengumpulkan 24 jamaah yang ingin berangkat. Setelah uang disetor, mereka dijanjikan berangkat akhir Juli 2025. Namun, saat mendekati keberangkatan, para jamaah gagal berangkat karena visa tidak terbit.

Setelah kesepakatan bulan Agustus, jika gagal September maka uang akan dikembalikan. Namun, hingga September, kasus serupa terulang. Akibatnya, Ustad YP memutuskan untuk memberangkatkan sendiri 24 jamaah tersebut dengan menjual mobil dan harta lainnya.

Tuntutan dan Harapan

Keluarga korban kini berharap ada itikad baik dari pihak travel untuk bertanggung jawab dan mengembalikan seluruh kerugian yang dialami. Mereka juga meminta pemerintah daerah turun tangan memfasilitasi penyelesaian persoalan ini agar tidak ada lagi masyarakat kecil yang menjadi korban janji manis perjalanan ibadah.

“Jangan hanya janji-janji manis,” tegas keluarga korban, menuntut kejelasan dan pengembalian dana yang menjadi hak mereka.

Langkah Hukum yang Diperkirakan

Karena kasus ini sudah menyeruak lagi, pihak Ustad YP berencana akan mengambil langkah hukum apabila sebidang tanah yang dijanjikan oleh Umi Travel tak diberikan sesuai perjanjian. Ia merasa malu karena uang jamaah sudah disetor ke pihak travel, namun tanah pengganti belum diberikan.

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByLani Kaylila
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kunjungi Desa Swadaya Bangun Jalan, Bupati Blora Dituduh Ngonten

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Kriminal

Netizen Kecam Konten Sewa Pacar di Tasikmalaya

February 4, 2026
Kriminal

Mahasiswa Unila 5 Kali Curang, Kini Terancam Bui

January 19, 2026
Kriminal

Tak Kapok Dihina KDM, Pedagang Es Gabus Minta Mobil ke Kapolres Depok

February 4, 2026
Kriminal

Polisi ungkap peran empat tersangka jaringan senjata KKB Papua

April 1, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?