Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Gaya Hidup

Titik Belungguk, ikon baru Kota Bengkulu yang jadi favorit warga untuk bersantai

Hartono Hamid
Last updated: February 4, 2026 11:45 pm
Hartono Hamid
Share
5 Min Read
SHARE

Belungguk Point: Ruang Publik yang Menjadi Favorit Warga Kota Bengkulu

Belungguk Point kini menjadi salah satu ruang publik yang sangat diminati oleh warga Kota Bengkulu. Tempat ini tidak hanya menawarkan suasana yang nyaman, tetapi juga memiliki tampilan yang estetik dan cocok untuk dijadikan lokasi berfoto sekaligus bersantai.

Contents
  • Belungguk Point: Ruang Publik yang Menjadi Favorit Warga Kota Bengkulu
  • Grand Opening Oleh Wali Kota Dedy
  • Nilai Budaya dan Ekonomi Lokal

Kawasan ini menjadi favorit bagi masyarakat, terutama saat akhir pekan. Sejak sore hari, kawasan ini tampak ramai dikunjungi oleh berbagai kalangan, baik untuk duduk santai, berjalan-jalan, maupun sekadar nongkrong bersama teman atau keluarga. Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa pengunjung menikmati suasana dengan konsep ruang terbuka yang nyaman. Banyak anak muda yang mengabadikan momen dengan berfoto di berbagai sudut yang dinilai estetik. Sementara itu, pengunjung lainnya memilih menikmati suasana sambil mencicipi aneka kuliner yang dijajakan pedagang di sekitar area.

Salah satu pengunjung, Kania, mengaku baru pertama kali mengunjungi Belungguk Point. Ia menyebutkan bahwa tempat ini menarik karena memiliki tampilan yang estetik dan cocok untuk foto-foto. “Bagus, estetik untuk ambil foto. Ini baru pertama ke sini, mau kulineran sama foto-foto,” ujarnya.

Pengunjung lainnya, Nadia, mengatakan bahwa ia sudah dua kali datang ke Belungguk Point. Menurutnya, kawasan ini nyaman untuk dijadikan tempat menghabiskan waktu luang, terutama saat akhir pekan. Selain suasananya yang santai, keberadaan berbagai pilihan kuliner juga menjadi daya tarik tersendiri. “Ini kedua kalinya ke sini. Bagus untuk foto, estetik lokasinya. Sekalian juga mau coba jajanan viral, kan banyak kuliner yang dijual. Bakal balik lagi sih, untuk tempat weekend di sini oke,” paparnya.

Nadia menilai bahwa keberadaan Belungguk Point tidak hanya menjadi ruang interaksi sosial bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif bagi aktivitas ekonomi lokal. “Konsepnya kan terbuka dan ramah pengunjung, jadi kawasan ini jadi tempat bersantai bagi warga menikmati waktu luang bersama keluarga,” ujarnya.

Grand Opening Oleh Wali Kota Dedy

Belungguk Point resmi diresmikan oleh Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, sebagai ikon baru ruang publik dan pusat kreativitas anak muda di tengah Kota Bengkulu. Kawasan yang berlokasi di sepanjang Jalan S. Parman ini diharapkan menjadi tempat berkumpul yang sehat, aman, sekaligus mendorong pergerakan ekonomi masyarakat.

Wali Kota Bengkulu mengatakan bahwa pembangunan Belungguk Point terinspirasi dari kawasan ikonik di sejumlah kota besar di Indonesia. “Kita membangun Belungguk Point ini, pertama kita ingin ada tempat nongkrong yang sehat dan aman di tengah Kota Bengkulu. Kalau di Bandung ada Braga, di Jogja ada Malioboro, di Semarang ada Kota Tua, maka kita perlu membuat ikon tempat berkumpulnya anak muda di Bengkulu,” ujar Wali Kota.

Pemilihan kawasan Jalan S. Parman sebagai lokasi Belungguk Point dilakukan setelah melalui diskusi bersama berbagai pihak, mengingat kawasan tersebut selama ini memang menjadi titik berkumpul masyarakat. “Setelah diskusi kami bersama, maka dipilihlah kawasan sepanjang Jalan S. Parman ini sebagai tempat berkumpul,” kata Dedy.

Nama Belungguk Point sendiri diambil dari bahasa Bengkulu yang memiliki makna berkumpul. “Pemilihan nama Belungguk berasal dari bahasa Bengkulu yang artinya berkumpul. Jadi Belungguk Point itu adalah titik kumpul,” jelas Dedy.

Nilai Budaya dan Ekonomi Lokal

Tidak hanya menjadi ruang publik, Belungguk Point juga sarat dengan nilai budaya lokal. Ornamen kawasan dihiasi motif Batik Basurek serta elemen khas Doll, yang menjadi identitas budaya Bengkulu. Selain itu, Belungguk Point diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian daerah dengan melibatkan ratusan pelaku UMKM.

“Kita ingin ekonomi bergerak. UMKM kita undang, ada sekitar 200 pelaku UMKM yang sudah ikut serta memeriahkan acara ini,” ungkap Dedy.

Ke depan, kawasan ini juga akan menjadi panggung ekspresi bagi anak muda Bengkulu melalui berbagai kegiatan rutin. “Setiap minggu akan ada event anak muda, penampilan band dan seniman,” tambahnya.

Pada acara launching, kemeriahan Belungguk Point ditandai dengan penabuhan 500 Dol oleh seniman dari 20 sanggar, sebagai simbol kekuatan seni dan budaya Bengkulu. Selain itu, Belungguk Point juga digagas sebagai kampung digital. “Belungguk Point ini juga kita namakan kampung digital, dengan pembelanjaan menggunakan QRIS dan rencana ke depan menggunakan parkir digital,” pungkas Dedy.

Dengan konsep budaya, ekonomi kreatif, dan digitalisasi, Belungguk Point diharapkan menjadi ruang publik kebanggaan baru masyarakat Bengkulu sekaligus destinasi favorit anak muda.

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByHartono Hamid
Penulis berita yang aktif menggali cerita dari sudut pandang humanis. Ia senang mengamati kebiasaan masyarakat dan perubahan kultur digital. Hobinya termasuk membuat catatan refleksi, menonton film, dan mengikuti kelas online. Motto: "Menulis adalah jembatan antara fakta dan empati."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Gaya Hidup

Model baju sarimbit terlaris untuk pakaian lebaran

March 4, 2026
Gaya Hidup

Desain kamar pria modern yang mempercantik dan mempernyaman ruangan

December 22, 2025
Gaya Hidup

5 tempat bukber keluarga enak dan nyaman di Malang

February 27, 2026
Gaya Hidup

Arti kata falling down dalam bahasa gaul dan hubungan asmara

February 4, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?