Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Politik

Saan Mustofa Tanyakan Niat KDM Relokasi Warga Karangligar untuk Bangun Danau

Lani Kaylila
Last updated: January 29, 2026 3:34 am
Lani Kaylila
Share
5 Min Read
SHARE

Pandangan Saan Mustofa Mengenai Usulan Relokasi Warga Karangligar

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Saan Mustofa, memberikan komentar terkait usulan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengenai relokasi warga Desa Karangligar, Kabupaten Karawang. Menurutnya, usulan tersebut memiliki sisi positif dan negatif. Meskipun relokasi bisa menjadi solusi jangka panjang, ia menilai bahwa memindahkan warga yang sudah tinggal bertahun-tahun tidaklah mudah dan perlu dipertimbangkan secara matang.

Contents
  • Pandangan Saan Mustofa Mengenai Usulan Relokasi Warga Karangligar
  • Solusi yang Ditawarkan oleh Gubernur Jabar
  • Tanggapan Anggota DPRD Jabar
  • Harapan untuk Pembangunan Infrastruktur di Karawang
  • Kekecewaan Warga Terhadap Janji Gubernur

“Masalah ini harus dilihat dari segi plus minus. Kalau direlokasi, seperti apa? Dibawa ke mana? Bagaimana menjamin keseharian dan kehidupan mereka? Pasti ada transisi yang cukup panjang,” ujar Saan saat diwawancara usai meninjau lokasi posko pengungsian banjir di kawasan Resinda, Karawang, Minggu (25/1/2026). Ia menekankan bahwa bagi warga yang sudah lahir dan besar tinggal di situ secara turun-temurun, proses relokasi akan sangat berat.

Saat ini, pihaknya bersama Pemerintah Pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum dan Pemerintah Kabupaten Karawang sedang fokus pada upaya pengendalian banjir dengan membuat rumah pompa, pemasangan pintu air, hingga normalisasi sungai. Saan menegaskan bahwa relokasi hanya bisa dipertimbangkan jika upaya pengendalian banjir gagal mengatasi masalah banjir di Karangligar.

“Jika upaya ini berhasil mengendalikan banjir di Karangligar, maka usulan relokasi dan dijadikannya danau tidak diperlukan. Tapi jika pengendalian banjir selesai dan saat hujan tetap banjir, maka relokasi bisa dipertimbangkan. Tapi jika pengendalian banjir selesai dan saat hujan tidak banjir, berarti kita sudah menyelesaikan akar masalahnya,” katanya.

Saan menambahkan bahwa penanganan banjir harus memperhatikan akar masalahnya. Penanganan banjir tidak bisa dilakukan secara instan, tetapi harus dilakukan dari sumber akar masalahnya. Akar masalah banjir di Karangligar adalah adanya pertemuan Sungai Cibeet dan Citarum, yang menyebabkan back water sehingga air melimpas dan meluap ke rumah warga.

“

Solusi yang Ditawarkan oleh Gubernur Jabar

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menawarkan solusi permanen untuk mengatasi banjir abadi di Desa Karangligar, Kabupaten Karawang, dengan merelokasi warga dan mengubah kawasan tersebut menjadi danau penampung air. Langkah ini diambil karena posisi geografis Karangligar yang berada di area cekungan, sehingga upaya teknis apa pun dinilainya tidak akan membuahkan hasil selama pemukiman tetap berada di titik terendah tersebut.

“Saya sampaikan kalau yang di cekungan Karangligar itu sampai kapan pun gak akan pernah selesai (banjir) karena itu cekungan, maka tawaran yang terbaik adalah relokasi,” ujar Dedi yang akrab disapa KDM itu di Bandung, Jumat.

Tanggapan Anggota DPRD Jabar

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar X, Sri Rahayu Agustina, menyoroti banjir di Desa Karangligar hingga infrastruktur di Karawang. Menurutnya, persoalan itu harus diselesaikan secara bersama, baik itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Pemerintah Provinsi maupun pemerintah pusat.

“Seperti Karangligar, itu semua harus andil melakukan upaya penyelesaian dan penanganan banjir di lokasi itu,” kata Sri saat ditemui di Karawang pada Selasa (16/12/2025).

Ia juga menyinggung sejumlah masukan strategis yang pernah ia sampaikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat, salah satunya terkait penanganan banjir Karangligar yang hingga kini belum memiliki solusi permanen. Menurutnya, persoalan banjir di Karangligar sudah berlangsung selama puluhan tahun dan kerap terjadi hingga 10 kali dalam setahun.

Harapan untuk Pembangunan Infrastruktur di Karawang

Terkait perencanaan tahun 2026, Sri Rahayu menyebutkan bahwa anggaran Provinsi Jawa Barat diproyeksikan mencapai sekitar Rp30 triliun, dengan fokus pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan pelebaran interchange di wilayah Karawang. Ia menegaskan bahwa saat ini Pemprov Jabar lebih serius menangani jalan-jalan provinsi yang sebelumnya kurang mendapat perhatian, termasuk peningkatan penerangan jalan guna menekan angka kriminalitas.

Selain itu, perbaikan sekolah, pembangunan sekolah baru serta normalisasi sungai. “Pak Gubernur sedang memfokuskan perbaikan-perbaikan infrastruktur di Jawa Barat termasuk di Karawang. Sudah ada proses Rumah Panggung, Pembongkaran Bangli, penambahan sekolah, dan perbaikan jalan-jalan Provinsi,” ujarnya.

Kekecewaan Warga Terhadap Janji Gubernur

Masyarakat langganan banjir di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengaku kecewa terkait janji Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi soal pembangunan rumah panggung. Pasalnya, Dedi Mulyadi saat kunjungan ke lokasi sempat berjanji kepada warga bakal bangun 1.000 rumah panggung, akan tetapi realisasi program itu ternyata hanya 35 unit saja.

“Ingat betul KDM datang ke Karangligar janji 1.000 rumah panggung, tapi saya dapat info hanya 35 unit nggak sampai 10 persen dari janji gubernur,” kata Tokoh Masyarakat Karangligar, Alvino, Rabu (25/6/2025).

Menurut Alvino, jika realisasinya seperti ini, lebih baik membangun selter untuk menampung para korban langganan banjir di Karangligar. Dibandingkan harus membangun rumah panggung. “Lebih baik bangun selter atau tempat ngungsi, nantinya para korban banjir ditampung disitu, semua orang bisa pakai karena milik umum,” tuturnya.

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByLani Kaylila
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Politik

Susunan Pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Manado

March 30, 2026
Politik

Penyelidikan dugaan makar Saiful Mujani, polisi negasi kriminalisasi

April 20, 2026
Politik

Trump Sebut Kebijakan Nuklir Obama Penyebab Masalah Iran

April 12, 2026
Politik

Pramono Anung Marah pada JAKI, Tuntut Inspektorat Periksa Laporan AI

April 9, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?