Penjelasan Seskab Mengenai Upaya Penyelamatan Bencana di Sumatera dan Aceh
Seskab, Teddy Indra Wijaya, akhirnya memberikan pernyataan resmi mengenai penanganan bencana yang terjadi di Sumatera dan Aceh. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa segala upaya penyelamatan telah dilakukan secara masif sejak detik pertama bencana melanda, meski tidak selalu terekam oleh kamera.
Teddy menjelaskan bahwa koordinasi antara pemerintah pusat, daerah, serta unsur TNI/Polri dan Basarnas sudah berjalan sejak awal. Ia menekankan bahwa kehadiran negara tidak selalu harus terlihat secara visual untuk dianggap bekerja.
“Yang di lapangan ini seluruh petugas TNI, PORI, Basarnas yang disampaikan Bapak Panglima, pejabat daerah semuanya di detik pertama, hari pertama tanpa kamera ya,” ujar Teddy dalam siaran persnya.
Gerakan Cepat Presiden Prabowo Subianto
Lebih lanjut, Teddy membeberkan bahwa Presiden Prabowo Subianto langsung turun tangan dalam melakukan koordinasi jarak jauh pada hari kejadian. Saat itu, Presiden sedang berada di Bandara Mokesi Langit dan segera menghubungi para pimpinan daerah di Sumatera Utara.
“Beliau saat itu posisi di Bandara Mokesi Langit. Kemudian menelepon Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan tersambung juga. Kemudian menghubungi Bupati Tabanoli Tengah Pak Masinton tidak tersambung telepon, tapi via WA tersambung dan kepala daerah lainnya,” urai Teddy.
Mobilisasi Skala Besar
Selain komunikasi, instruksi tegas juga diberikan kepada Menko PMK untuk memobilisasi seluruh kekuatan nasional ke titik bencana. Teddy memastikan bahwa sejak hari pertama, seluruh pihak telah berjuang keras melakukan percepatan penanganan di lapangan.
Hingga saat ini, operasi kemanusiaan tersebut melibatkan armada udara yang sangat besar. Tercatat lebih dari 80 helikopter dan pesawat milik TNI, Polri, Basarnas, hingga pihak swasta seperti Susi Air, masih berjibaku menyalurkan bantuan dan melakukan evakuasi.
Presiden pun diketahui langsung meninjau lokasi bencana di hari kelima atau keenam, yang kemudian disusul oleh kunjungan Wakil Presiden serta jajaran menteri lainnya.
Apresiasi untuk Pahlawan Tanpa Wajah
Dalam penjelasannya yang penuh haru, Teddy mengingatkan masyarakat untuk menghargai mereka yang berjuang di garis depan, termasuk para relawan dan warga setempat yang bekerja tanpa pamrih.
“Tentunya bersama-sama warga ini seluruhnya berjuang keras semuanya. Mereka yang kelihatan kamera, mereka yang udah kerja tapi enggak terlihat kamera, dan mungkin mereka yang udah enggak mungkin kita lihat lagi sekarang,” ucapnya.
Menurut Teddy, fokus utama saat ini adalah pemulihan keadaan secepat mungkin. “Semuanya ini berjuang keras secepat mungkin sejak hari pertama, detik pertama sampai seterusnya untuk mempercepat gimana caranya ini segala pulih,” tuturnya.
Pesan untuk Publik: Berhenti Memperkeruh Suasana
Menutup pernyataannya, Teddy mengajak masyarakat, terutama pihak-pihak yang memiliki pengaruh atau influence, untuk menggunakan suaranya secara bijak. Ia meminta agar tidak ada pihak yang mencoba menggiring opini negatif atau memperumit situasi dengan narasi bahwa petugas tidak bekerja.
“Jadi kalau ada di antara saudara-saudara yang dianugerahkan Tuhan, punya pengaruh entah itu kecil atau besar dan punya kemampuan untuk berbicara panjang lebar, gunakanlah dengan bijak,” tegas Teddy.
Ia menekankan pentingnya energi positif dan kolaborasi ketimbang sekadar melempar kritik yang tidak konstruktif. “Bukan sebaliknya. Memperumit,” ucapnya singkat namun tegas.
Ajakan untuk Kolaborasi dan Dukungan
Seskab mengajak semua pihak untuk lebih mengedepankan solusi, seperti memberi informasi kekurangan bantuan di lapangan atau sekadar memberikan dukungan moral kepada para korban.
“Banyak kok yang datang betul-betul niat bantu. Sampaikan ke petugas, ‘Pak, di sana kurang, di sini kurang. Ayo kita sama-sama, Pak. Saya ada ini.’ Kayak gitu,” katanya mencontohkan aksi nyata yang lebih dibutuhkan.
“Kalau niat bantu, ayo sama-sama hibur warga. Kumpulkan optimisme, bikin ketawa, timbulkan senyum, timbulkan keyakinan. Oke, saya rasa itu sekali lagi ayo kita saling bantu, saling jaga, saling dukung, sebarkan energi positif ya,” pungkas Teddy.
