Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Bisnis

Apindo Kalsel Dorong Kebijakan Pro-Bisnis di Tengah Tekanan Ekonomi 2025

Rafitman
Last updated: December 29, 2025 9:28 am
Rafitman
Share
4 Min Read
SHARE

Refleksi Pengusaha Kalimantan Selatan di Tengah Tantangan Ekonomi 2025

Pada tanggal 20 Desember 2025, sejumlah pengusaha di Kalimantan Selatan yang tergabung dalam DPP APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia) mengadakan pertemuan untuk melakukan refleksi dan evaluasi terkait realitas, peluang, serta tantangan berusaha sepanjang tahun 2025. Pertemuan ini berlangsung di Rumah Alam Sungai Andai, Banjarmasin.

Dalam pertemuan tersebut, hadir puluhan pengusaha dari berbagai sektor seperti jasa, perdagangan, perhotelan, transportasi, perkebunan, perumahan, kesehatan, dan lainnya. Mereka menyampaikan pandangan dan pengalaman mereka terkait situasi dunia usaha yang mereka alami selama setahun terakhir. Kesimpulan yang muncul adalah bahwa tantangan dalam berusaha semakin berat, meskipun angka-angka pertumbuhan ekonomi yang disampaikan pemerintah terlihat bagus.

Tantangan yang Dihadapi Pengusaha

Evi, seorang pengusaha perdagangan dan jasa, menyampaikan bahwa tantangan berusaha semakin berat. Ia merasa bahwa pengusaha harus berjuang sendiri tanpa dukungan yang memadai dari pemerintah. Meski telah berupaya membuka lapangan kerja, pemerintah hanya memberikan janji-janji tanpa realisasi.

Teguh, pengusaha perhotelan, menilai bahwa data-data yang disampaikan pemerintah sangat berbeda dengan pengalaman nyata pengusaha. Menurutnya, pihak-pihak yang seharusnya menjadi “regulator” justru menjadi “operator” saat situasi sulit. Pengusaha sering kali disalahkan, sementara SDM yang ada tidak memiliki kualitas yang memadai. Etos kerja rendah, kurang disiplin, dan kurang karakter menjadi masalah utama.

Henis, pengusaha bidang perkayuan, merasakan perlakuan yang tidak adil terhadap pengusaha. Ia mengeluhkan bahwa pengurusan perizinan semakin rumit dan biaya meningkat. Meski pemerintah mengklaim izin sudah satu pintu dan menggunakan OSS, nyatanya prosesnya tetap membingungkan dan mahal.

Hasan Yuniar, pengusaha perkebunan, berharap APINDO dapat memperkuat pengusaha di Kalimantan Selatan. Ia menyarankan agar APINDO lebih aktif dalam kegiatan yang melibatkan semua sektor. Namun, ia juga mengkhawatirkan dampak iklim terhadap produksi, terutama pada siklus alam yang berubah.

Suta, pengusaha perumahan dan perhotelan, mengeluhkan bunga bank yang tinggi. Ia menilai bahwa bunga bank di Indonesia lebih tinggi dibandingkan negara-negara Asia lainnya, sehingga memberatkan pengusaha. Ia menyarankan agar pemerintah menurunkan bunga bank agar pengusaha bisa berkembang.

Ferdi, pengusaha muda di bidang advertising, menyatakan bahwa pengusaha cenderung saling menjaga “kapal” masing-masing, tanpa kolaborasi. Ia menilai bahwa kualitas SDM yang rendah membuat regulasi yang baik tidak berjalan sebagaimana mestinya. APINDO, menurutnya, harus menjadi wadah yang lebih besar, bukan hanya bagi individu, tapi bagi semua pengusaha.

Harapan dan Solusi

Winardi Sethiono, Ketua DPP APINDO Kalimantan Selatan, menyatakan bahwa APINDO akan terus melakukan advokasi kebijakan untuk mendukung pengusaha. Ia menekankan pentingnya komunikasi dan perlindungan hukum bagi pengusaha. Melalui pelatihan dan kegiatan lainnya, APINDO akan terus bergerak dinamis untuk memperjuangkan kepentingan pengusaha.

Refleksi ini menghasilkan beberapa kesimpulan:

  1. Tantangan dan Hambatan

    Banyak tantangan dalam berusaha, termasuk perlindungan hukum, kemudahan perizinan, akses permodalan, bunga bank yang tinggi, jaringan dan kolaborasi terbatas, serta SDM tenaga kerja yang rendah. Semua faktor ini memengaruhi pengembangan usaha.

  2. Kebijakan Efisiensi

    Kebijakan efisiensi yang diterapkan pemerintah pusat dan daerah berdampak pada perputaran ekonomi dan pendapatan pelaku usaha. Hal ini berimplikasi pada penyerapan lapangan kerja dan pajak. Jika efisiensi masih diberlakukan, perlu kebijakan alternatif yang dapat mendorong geliat ekonomi.

  3. Pertumbuhan Ekonomi

    Pertumbuhan ekonomi 2025 belum menggembirakan. Pemerintah diharapkan lebih fokus pada kebijakan pengembangan usaha, sehingga pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja dapat diupayakan bersama antara pelaku usaha dan pemerintah. Kemudahan berusaha masih terkendala oleh ketidakseriusan pemerintah dalam memberikan pelayanan publik.

  4. Perubahan Iklim dan Bencana Alam

    Perubahan iklim dan rentannya bencana alam menjadi refleksi keras bahwa usaha ekonomi ekstraktif tidak dapat dipertahankan dalam jangka panjang. Kalimantan Selatan perlu mulai membenahi sektor ekonomi alternatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.




Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByRafitman
Reporter digital yang mencintai dunia jurnalisme sejak bangku sekolah. Ia aktif mengikuti perkembangan media baru dan belajar teknik storytelling modern. Hobinya antara lain menyunting foto, menonton film thriller, dan berjalan malam. Motto: "Setiap cerita punya sudut pandang yang menunggu ditemukan."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Bisnis

Alasan Kredit Motor Ditolak? Cek di Sini!

January 19, 2026
Bisnis

Tingkatkan Kompetitif IKM, Disperindag DIY Gelar Pameran Kerajinan Jogja 2026

March 14, 2026
Bisnis

Cara Lapor SPT Tahunan Pribadi via Coretaxdjp.pajak.go.id

February 20, 2026
Bisnis

Perbankan Waspadai Tantangan NIM Tahun Ini

February 12, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?