Perselingkuhan Jule dan Pria Diduga Petinju Memicu Perceraian dengan Na Daehoon
Perceraian antara Na Daehoon dan Julia Prastini atau yang lebih dikenal sebagai Jule resmi terjadi setelah putusan pengadilan. Putusan ini diumumkan pada Rabu (3/12/2025) oleh Hakim Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Dalam putusan tersebut, Na Daehoon memenangkan hak asuh ketiga anaknya dari pernikahannya dengan Jule.
Kuasa hukum Na Daehoon, Rio Effendi, mengungkapkan bahwa putusan cerai telah dibacakan sejak hari Rabu. Hakim mengabulkan gugatan talak yang diajukan oleh Na Daehoon kepada Jule. Selain itu, hak asuh atas tiga anak mereka juga dikabulkan oleh pihak pengadilan.
“Putusan ini mengabulkan permohonan pemohon (Na Daehoon) secara verstek,” kata Rio Effendi saat dihubungi oleh awak media pada Sabtu (6/12/2025). Ia menambahkan bahwa semua gugatan yang diajukan oleh Na Daehoon kepada Jule juga disetujui oleh pengadilan.
Namun, Rio Effendi tidak menjelaskan secara rinci bagaimana respons Na Daehoon terhadap putusan perceraian ini. Ia hanya memastikan bahwa kedua belah pihak akan menjalani kesepakatan yang sudah ditetapkan sebelumnya.
Jule Minta Maaf atas Isu Perselingkuhannya
Sebelum putusan perceraian dijatuhkan, Jule angkat bicara mengenai isu perselingkuhannya dengan seorang pria yang diduga merupakan petinju bernama Safrie Ramadhan. Foto-foto yang menunjukkan kemesraan antara Jule dan pria tersebut viral di media sosial, sehingga membuatnya menjadi sorotan publik.
Dalam foto-foto tersebut, Jule terlihat berpose mesra dengan Safrie. Hal ini berbeda dengan penampilannya yang biasanya menggunakan hijab. Tidak hanya itu, isu perselingkuhannya makin mengemuka ketika ketiga anaknya lebih sering diasuh oleh ayahnya daripada Jule.
Jule akhirnya memberikan pernyataan melalui unggahan di Instagram pribadinya @juliaprt7. Dalam pesannya, ia meminta maaf kepada suaminya, Na Daehoon, serta ketiga anaknya. Ia juga tidak menyangkal adanya hubungan yang tidak seharusnya antara dirinya dan Safrie.
“Assalamu’alaikum Wr Wb. Halo teman-teman, pertama saya mau menyampaikan bahwa saya membuat tulisan ini dengan segenap kerendahan hati dan penuh harapan agar teman-teman bisa menyikapinya dengan hati yang lapang terbuka,” tulis Jule dalam surat terbukanya.
Ia kemudian menyatakan bahwa dirinya tidak ingin mengelak atau mencari alasan atas kejadian yang terjadi. Jule juga menyadari bahwa masalah pribadinya telah berdampak pada banyak pihak, termasuk orang-orang terdekat, teman, dan brand yang bekerja sama dengannya.
“Dari hati yang paling dalam, saya meminta maaf kepada orang tua saya, Daehoon, anak-anak saya yaitu: JH, EH, JN, keluarga besar serta teman-teman dan brand karena telah mengecewakan dan membuat ketidaknyamanan,” ujarnya.
Selain itu, Jule meminta netizen untuk tidak menghujat orang-orang di sekitarnya. Ia menegaskan bahwa masalah ini murni kesalahannya sendiri dan tidak ada kaitannya dengan orang-orang terdekat atau pihak-pihak yang bekerja sama dengannya.
Menyadari Kesalahan dan Berjanji Memperbaiki Diri
Jule mengaku bahwa dirinya telah mengecewakan banyak orang. Ia berjanji akan memperbaiki diri dan menjadikan pengalaman ini sebagai pelajaran berharga agar tidak terulang kembali.
“Saya tau kepercayaan itu tidak mudah dibangun, namun saya berjanji akan memperbaiki diri serta menjadikan ini pelajaran berharga agar tidak terulang kembali,” janjinya.
Di akhir surat terbukanya, Jule menyampaikan terima kasih atas dukungan yang masih diberikan oleh orang-orang di sekitarnya. Ia berharap bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan kembali dipercaya di masa depan.
