Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Bisnis

Pemilik Dapur SPPG Akui Belum Balik Modal Meski Omzet Rp6 Juta Sehari

Hendra Susanto
Last updated: March 30, 2026 12:26 am
Hendra Susanto
Share
4 Min Read
SHARE

Pengakuan Pemilik Dapur SPPG yang Viral di Cimahi

Pemilik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang viral di Cimahi, Hendrik Irawan, mengungkapkan bahwa meskipun penghasilannya mencapai jutaan rupiah setiap hari, ia belum sepenuhnya balik modal. Hal ini menunjukkan bahwa usaha yang dijalankannya membutuhkan investasi besar dan proses panjang sebelum mendapatkan keuntungan signifikan.

Contents
  • Pengakuan Pemilik Dapur SPPG yang Viral di Cimahi
  • Investasi Besar dalam Pembangunan Dapur SPPG
  • Siap Diaudit dan Tidak Menghiraukan Kritik
  • Ancaman Melaporkan Netizen
  • Perbedaan Praktik dengan Pengusaha Lain

Hendrik juga memberikan klarifikasi terkait kabar penghasilan Rp6 juta per hari dari pengelolaan Makanan Bergizi Gratis (MBG). Ia menegaskan bahwa insentif tersebut tidak hanya dinikmati oleh dirinya sendiri, melainkan juga diterima oleh semua mitra yang bergabung dalam program tersebut. Menurutnya, uang tersebut digunakan sebagai insentif untuk pembangunan infrastruktur yang telah dibangun dengan modal pribadi.

Investasi Besar dalam Pembangunan Dapur SPPG

Dapur SPPG milik Hendrik Irawan disebut-sebut memiliki konstruksi yang megah. Ia mengungkapkan bahwa seluruh pembangunan dapur tersebut berasal dari kantong pribadinya. “Saya buatnya sampai Rp3,5 miliar,” ujarnya melalui akun TikTok-nya. Ia menambahkan bahwa pembangunan tersebut dilakukan karena adanya apresiasi dari pihak tertentu, termasuk presiden.

Selain itu, Hendrik menyatakan bahwa dirinya sendirilah yang membangun kitchen-kitchen tersebut. “Ini kitchen-kitchen aku bikin semua sendiri,” katanya. Hal ini menunjukkan bahwa ia sangat berkomitmen dalam menjalankan bisnis tersebut.

Siap Diaudit dan Tidak Menghiraukan Kritik

Meski penghasilan jutaan rupiah per hari dari MBG terus mengalir, Hendrik mengaku belum balik modal. Namun, ia tetap siap diaudit jika diperlukan. “Semua SPPG ya audit ya karena semua SPPG menerima Kaka heheh, itu uang insentif pengen akun gedung yang kami bikin dengan modal sendiri dan yang saya bikin 3,5 m Kaka dan blom balik modal, saya siap diaudit dan mempertanggungjawabkan apa yang selama ini,” tulisnya.

Tidak ingin terpengaruh oleh kritik netizen, Hendrik memilih untuk fokus pada pekerjaannya. “Netizen lagi amarah, lagi emosi, Pak Hendrik mah santai saja, saya mah sudah terbiasa dihujat,” ujarnya.

Ancaman Melaporkan Netizen

Sebelumnya, Hendrik viral karena mengaku mendapatkan cuan jutaan rupiah dari membangun dapur MBG. Namun, hal ini membuatnya menjadi sasaran cemoohan netizen di media sosial. Hendrik kesal karena kontennya di TikTok dibagikan ulang oleh beberapa akun media sosial hingga memicu perundungan.

Akibatnya, Hendrik berniat melaporkan akun-akun tersebut karena unggahan mereka memicu hujatan terhadap dirinya. Beberapa waktu lalu, ia langsung mendatangi Polres Cimahi untuk melaporkan akun media sosial yang menjadi tempat netizen menghinanya.

Hendrik menjelaskan bahwa ada dua akun yang dilaporkan. Pertama, akun yang meng-up tanpa izin, dan kedua, akun Instagram yang membabi buta mencaci-maki tanpa dasar. Ia menegaskan bahwa narasi yang dibuat oleh akun tersebut tidak benar, terutama soal dirinya joget-joget menerima uang Rp6 juta.

Perbedaan Praktik dengan Pengusaha Lain

Berbeda dengan Hendrik Irawan, seorang pengusaha lain di Kabupaten Pamekasan, Khairul Umam atau dikenal Haji Her, melakukan praktik yang lebih ramah terhadap masyarakat. Ia menggelontorkan banyak uang untuk membantu masyarakat miskin dan anak yatim piatu.

Menjelang Idul Fitri, Haji Her memberikan santunan kepada anak yatim dan warga miskin di 13 kecamatan di Pamekasan. Total dana yang dikeluarkan mencapai Rp45 miliar. Santunan diberikan langsung ke rumah masing-masing penerima tanpa undangan. Setiap anak yatim menerima Rp5 juta, sedangkan warga miskin menerima Rp1 juta.

Haji Her memerintahkan tim khusus untuk mendistribusikan santunan ke setiap desa. Ia menekankan bahwa tidak ada dokumentasi yang dilakukan agar prosesnya berjalan alami.

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByHendra Susanto
Reporter online yang antusias menjelajahi isu terkini dengan pendekatan analitis. Ia suka membaca buku motivasi, mendengarkan musik akustik, dan membuat catatan ide. Menurutnya, menulis adalah proses belajar yang tak berakhir. Motto: "Setiap paragraf harus mengandung nilai."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Bisnis

Catatan PT Freeport Indonesia: Bantuan Pangan Terbang ke Wilayah Terpencil Papua dengan MI-171

January 14, 2026
Bisnis

Upah Rp1,3 Juta per Barang, Azis Kurir Tetap Bersyukur dengan Kerja dari Subuh hingga Senja

December 16, 2025
Bisnis

Saldo Ayu Puspita Tinggal Ratusan Ribu, Padahal Pernah Raup Rp19 M, Ternyata Buat DP Ini

December 10, 2025
Bisnis

Laba ASII & UNTR Melemah, AALI dan AUTO Tumbuh di Rapor Kinerja Grup Astra 2025

March 4, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?