Peluang Persebaya Surabaya Tampil di Kompetisi Asia Musim 2026/2027
Persebaya Surabaya masih memiliki peluang untuk tampil di kompetisi Asia pada musim 2026/2027 mendatang. Namun, peluang ini bergantung pada beberapa faktor penting yang harus dipenuhi oleh klub berjuluk Bajul Ijo tersebut.
Syarat utama yang harus dipenuhi adalah Persebaya Surabaya harus menempati posisi empat besar klasemen Super League 2025/2026. Saat ini, Persebaya Surabaya berada di peringkat tujuh klasemen sementara dengan 39 poin. Sementara itu, posisi empat besar ditempati oleh Malut United dengan 45 poin, enam angka lebih unggul dari Persebaya.
Dengan sembilan laga tersisa di Super League 2025/2026, Persebaya Surabaya memiliki kesempatan untuk meningkatkan peringkatnya. Jika mampu tampil konsisten dalam sembilan laga terakhir, maka peluang untuk masuk ke empat besar sangat besar.
Hitungan Kukuh Ismoyo: Strategi Persebaya untuk Lolos ke Asia
Pengamat Persebaya Surabaya, Kukuh Ismoyo, memberikan analisis mengenai kemungkinan Persebaya meraih tiket ke kompetisi Asia. Menurutnya, Persebaya perlu menyapu bersih empat laga kandang, yaitu melawan Persita Tangerang, Madura United, PSBS Biak, dan Persik Kediri. Dengan kemenangan di empat pertandingan ini, Persebaya akan memperoleh total 12 poin sekaligus meningkatkan posisi di klasemen.
Sementara itu, lima laga tandang menjadi tantangan terberat bagi Persebaya. Laga tandang terberat adalah saat menjamu Persija Jakarta (11 April) dan Arema FC (28 April). Jika Persebaya mampu mencuri poin di laga-laga tersebut, peluang untuk naik ke empat besar sangat besar.
Menurut Kukuh, jika Persebaya hanya mendapatkan hasil imbang di semua laga tandang, maka mereka akan memperoleh 5 poin tambahan. Total poin yang diperoleh Persebaya akan mencapai 56 poin, yang dinilai cukup dekat dengan posisi empat besar.
Peluang Matematis, Tapi Masih Kecil
Meski secara matematis Persebaya memiliki peluang untuk lolos ke kompetisi Asia, peluang tersebut masih sangat kecil. Jarak poin antara Persebaya dan posisi empat besar tidak terlalu jauh, sehingga ada kemungkinan sebesar 25 hingga 50 persen untuk menembus empat besar.
Namun, peluang ini sangat bergantung pada performa tim-tim di atasnya seperti Persija Jakarta, Persita Tangerang, Malut United, dan Bhayangkara FC. Saat ini, tim-tim tersebut sedang tampil konsisten, sehingga sulit untuk melewati mereka.
Era Realistis di Bawah Kepemimpinan Bernardo Tavares
Kukuh Ismoyo menegaskan bahwa era awal pelatih Bernardo Tavares adalah era “Realistis.” Ia menyarankan Bonek, suporter Persebaya, untuk memahami bahwa Tavares sedang membangun tim dari “sisaan” pemain era pelatih sebelumnya.
Ia menekankan bahwa tidak adil jika langsung menyalahkan Tavares apabila Persebaya gagal meraih tiket ke Asia. Namun, jika Tavares tetap dipercaya dan manajemen memberinya keleluasaan untuk membangun tim, Bonek bisa menagih janji Tavares untuk menjadikan Persebaya sebagai juara.
Ujian Pertama Persebaya Surabaya
Ujian pertama Persebaya Surabaya menghadapi sembilan laga sisa terjadi saat menjamu Persita Tangerang pada 4 April mendatang di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur. Laga ini menjadi titik awal bagi Persebaya untuk membuktikan kemampuan mereka dalam meraih tiket ke kompetisi Asia.
